powered by Google

Mobil Tenaga Listrik Dan Surya Mulai Di Lirik Banyak Orang

Minggu, 25 Maret 2012

Mobil Tenaga Listrik Dan Surya Mulai Di Lirik Banyak Orang


Expensive electric cars and solar car which has adhered to the assumption of all the people who can not afford and want to feel great and high-tech car is indeed very difficult. But will Yes, electric cars Spyder The XC has been designed by Kim Seung order to be able to walk on the edge of town, this car even aspired to be owned by people who earn Rp. 30 Million / Year, so easy not to get it. Once the rapid climate change that occurred recently, the creator wanted to create in the near future would like to propose this system to the car assembly in order to be mass produced.

Vehicles powered by electric motors of electric power generated from batteries or solar power or sunlight. Power source from a lithium-ion batteries can power the electric motors menghasilkn for 100hp, so it can carry more passengers ride as far as 600km.

The XC Spyder cars are equipped with solar panels integrated layer with the glass roof is also utilizing renewable energy throughout the day. In addition, unique patterns of solar panels installed to make us admire the elegance and sophistication of this vehicle. Designers expect that the vehicle can be produced from recycled materials going forward, including ultra-light aluminum body that can be made from recycled aluminum cans so easy to be applied on systems and other devices, for a better world, of course, kim said on its website .


Future Cars


Future vehicles can be operated in two modes: first as a battery-powered electric cars as well as a balcony!

This car can crawl and climb on the walls of the building and parked right in front of your apartment window. This is a solution to the increasingly limited parking in the future as it increasingly crowded big cities


Sumber: autozone-us.blogspot.com

Read more...

Tips backhand berguna

Tips backhand berguna



Berikut ini ada tips backhand berguna kiriman Mas Eddy Purnomo.
Selamat mencoba :-)



Salam maniez,

;-))
Anna Kournikova AS99 dan 99Venus Team



Baca juga :
Perubahan Latihan Tenis IA-ITB


----------
From:
"Eddy Purnomo" <purnomo@bit.net.id>
Date: Sun, 25 Mar 2012 07:59:02 +0700

Re: [Senyum-ITB] Perubahan Latihan Tenis IA-ITB

Mulai Kamis 29/03/2012 , mas Arie.

Latihan mas dan pak Dany pelatihnya cukup bagus kok untuk nambahin kombinasi pukulan2 kita.
Aku sudah memperatekkan untuk backhand. Tadinya backhand ku sangat lemah, tapi sepertinya sekarang bisa mukul backhand agak keras.

Teori dari pak Dany untuk Backhand :
1. Kaki kanan didepan dengan kuda2. (tanpa kuda2 bola akan selalu Out atau malah kena net).
2. Bunderan Raket seolah dikempit diketiak dengan bonggol (ujung tangkai ) menghadap kedepan.
3. Pukulkan sampai sedikit diatas kepala .
4. Bola akan berputar dan menyilang .
Coba praktekkan, enak sekali dan bola lebih sering masuk, keras dan menyilang .


Thanks.
EddyPur

Read more...

Perubahan Latihan Tenis IA-ITB

From: "Eddy Purnomo" <purnomo@bit.net.id>
Date: Sun, 25 Mar 2012 07:59:02 +0700
Subject: [Senyum-ITB] Perubahan Latihan Tenis IA-ITB



Diberitahukan bahwa hari latihan tenis bagi rekan-rekan Alumni ITB dirubah dari Rabu menjadi Kamis, jam 17-22 Wib. Bagi rekan-rekan yang berkeinginan latihan, silahkan hadir di di Elite Club , Kuningan Jakarta Selatan. Disediakan Pelatih bagi mereka yang masih sebagai pemula.

Untuk mereka yang akan mengikuti Turnamen Tenis IA-ITB 2012 bulan Mei di Bandung, silahkan mendaftarkan secara Online di www.ptg-iaitb.org , dimana setiap orang hanya bisa mengikuti 2 kategori. Turnamen ini juga akan diikuti oleh Mahasiswa/i ITB. Thanks.
Eddy Purnomo


Baca juga :

Tips backhand berguna

-----------------------------

Video: Pelatih baru PTG yang cuantikkkk
PTG = Persatuan Tenis Ganesha




Read more...

Tiap sudut menyapaku bersahabat

Tiap sudut menyapaku bersahabat



Pulang ke kotamu
Ada setangkup haru dalam rindu
Masih seperti dulu
Tiap sudut menyapaku bersahabat
Penuh selaksa makna

Terhanyut aku akan nostalgi
Saat kita sering luangkan waktu
Nikmati bersama suasana Jogja


Karena Kak Esthi Bhirawati dan Mas Katon Bagaskara sudah mengirim lagu ini dalam versi video klip, maka saya akan mengirimkan yang versi konser akustiknya untuk seluruh anggota Senyum-ITB.
(Baca : Ijinkanlah Aku Untuk Selalu Pergi Ke Pasar Beringharjo)
Jika dalam versi video klip, bagian tengah interlude-nya diisi permainan keyboard Adhi, maka dalam versi akustik ini, bagian tengah interlude-nya diisi permainan biola.
Disimak dan dibandingkan bedanya deh.

Video berikut saya kirimkan juga untuk Kak Arthur yang keren dan Kak Ari yang agak keren hihihihii.
Semoga menghibur di hari Minggu ini dan membuat bersemangat untuk menyambut hari Senin besok.



Selamat menonton.




Salam maniez,

;-))
Frida Lidwina dan 99Venus Team





Baca juga :
Ijinkanlah Aku Untuk Selalu Pergi Ke Pasar Beringharjo

Read more...

Ijinkanlah aku untuk selalu pulang lagi

Sabtu, 24 Maret 2012

Ijinkanlah aku untuk selalu pulang lagi



Walau kini kau t’lah tiada tak kembali
Namun kotamu hadirkan senyummu abadi
Ijinkanlah aku untuk s’lalu pulang lagi
Bila hati mulai sepi tanpa terobati



Pasar Beringharjo, 1910


Saya kirim video klip berikut untuk Esthi Bhirawati yang sedang menikmati hari Minggu dengan keluarga.
Semoga harum rempah-rempah dan aroma bunga kering di Pasar Beringharjo dapat tercium sampai rumahnya.





Selamat menonton !




Salam dari Pasar Beringharjo, Malioboro, Yogyakarta,

;-))
Katon Bagaskara, Lilo, dan 99Venus Team


Baca juga :
Frida Lidwina menyapa bersahabat
Adakah Waktu Mendewasakan Kita ?



Pasar Beringharjo

Read more...

Kehangatan Cinta Kasih Dapat Kubaca Jelas Di Situ

Kehangatan cinta kasih dapat kubaca jelas di situ


Melukiskanmu lagi di dalam benakku
Perlahan terbayang pasti garis wajahmu
Kehangatan cinta kasih
Dapat kubaca jelas di situ


Jika sebelumnya saya sudah mengirim versi akustiknya
Silahkan baca Adakah Waktu Mendewasakan Kita ?,
maka sekarang saya kirim versi rekaman studionya.





Adakah waktu mendewasakan kita

Kuharap masih ada hati bicara
Mungkinkah saja terurai satu persatu
Pertikaian yang dulu bagai pintaku
Semoga........


Selamat mendengarkan,

:-))
Katon Bagaskara, Lilo, dan 99Venus Team


Baca juga :
Adakah Waktu Mendewasakan Kita ?

Kulihat Cinta Di Mata Kabogohku

Read more...

Adakah Waktu Mendewasakan Kita ?

Adakah Waktu Mendewasakan Kita ?


Adakah waktu mendewasakan kita
Kuharap masih ada hati bicara
Mungkinkah saja terurai satu persatu
Pertikaian yang dulu bagai pintaku
Semoga........


Saya kirim video konser akustik kami di GKJ (Gedung Kesenian Jakarta) untuk Niawati Anita yang sedang bermalam minggu.
Video akustik ini dimulai dengan permainan piano Adhi, dengan variasi permainan biola Hengki Lamere.






Selamat mendengarkan,

;-))
Katon Bagaskara, Lilo, dan 99Venus Team


Baca juga :
Kulihat Cinta Di Mata Kabogohku

Kehangatan Cinta Kasih Dapat Kubaca Jelas Di Situ

Ijinkanlah aku untuk selalu pulang lagi

Istri yang romantis dan gak mufakat

------

From: niawati.anita@yahoo.co.id
Date: Sat, 24 Mar 2012 12:59:00 +0000
ReplyTo: IA-ITB@yahoogroups.com
Subject: Re: [IA-ITB] Kulihat Cinta Di Mata Kabogohku


Re: [IA-ITB] Kulihat Cinta Di Mata Kabogohku


Ini balesannya dari kla project, lagu jaman kuliah baheula, buat seseorang

Semoga - Artist: Kla Project

Merenungkanmu kini
menggugah haruku
berbagai kenangan berganti
masa yang tlah lalu
sebenarnya ku ingin
menggali hasrat untuk kembali

Melukiskanmu lagi didalam benakku
perlahan terbayang pasti garis wajahmu
kehangatan cinta kasih
dapat kubaca jelas di situ

Reff :
Adakah waktu mendewasakan kita
kuharap masih ada hati bicara
Mungkinkah saja terurai satu persatu
pertikaian yang dulu bagai pintaku
semoga

Lihatlah ku disini memendam rindu
setiap kuberseru
yang kusebut hanya namamu

Back to Reff :
Sebenarnya kuingin
Menggali hasrat kembali
Kuingin agar kau mengerti
Semoga

Read more...

Video : Dago Car Free Day oleh Frida Lidwina, Metro TV

Video : Dago Car Free Day oleh Frida Lidwina, Metro TV










Frida Lidwina Tanadinata (lahir di Jakarta, 23 Juni 1974; umur 35 tahun) adalah presenter berita Metro TV. Ia biasa tampil dalam program berita Indonesia Now, News Flash, Metro Malam, Metro World News dan beberapa program lainnya.

Frida adalah bungsu dari tiga bersaudara dari pasangan Egi Kusnadi dan Nellyanti Wijaya. Ia memiliki tinggi 174 cm dan berat 52 kg. Sejak duduk di bangku SD, Frida sudah menunjukkan ketertarikannya di bidang jurnalistik sehingga kelak ia mengambil kuliah di bidang tersebut di University of California, Berkeley setelah menyelesaikan pendidikan menengahnya di BPK Penabur. Selain itu ia juga berhasil meraih gelar master dalam bidang finance di University of Western Australia, Perth.

Sekembalinya ke Indonesia ia sempat bekerja di sebuah perusahaan investasi properti dan mengawali karirnya di bidang jurnalisme sebagai reporter di Trans TV. Tahun 2004, ia bergabung dengan Metro TV. Dalam tahun pertamanya di stasiun TV itu, ia sering turun ke lapangan untuk meliput berbagai peristiwa di tanah air. Tak lama kemudian ia dipercaya untuk memandu acara Sports Corner (SC) atas rekomendasi dari Boy Noya, rekannya sesama presenter di Metro TV. Ia juga terkadang membawa berita dalam Bahasa Inggris dalam program berita tiga bahasa karena kefasihannya dalam bahasa tersebut. Sejak awal 2008, ia menjadi pemandu tetap program Indonesia Now bersama Dalton Tanonaka.


Read more...

Sejarah Singkat 'Silicon Valley'

Sejarah Singkat 'Silicon Valley'





Saat ini hampir semua perusahaan dunia yang berbasis teknologi informasi berkantor di Silicon Valley. Dahulu siapa yang menyangka tanah gersang di lembah terpencil ini akan menjadi pusat teknologi dunia. Seperti Las Vegas, sebidang tanah gurun yang tadinya tak berarti apa-apa kemudian “disulap” menjadi surga penuh impian kaya mendadak. Tidak ada yang menyangka jika sebuah wilayah di California Utara, Amerika Serikat yang kini dikenal dengan julukan Silicon Valley ini bisa menjadi pusat impian teknologi dunia.

TENTARA DAN MAHASISWA
Sejarah Silicon Valley tidak bisa dilepaskan dari dua instansi besar, militer dan akademisi. Dalam hal ini adalah Angkatan Laut Amerika Serikat yang telah melakukan kegiatan riset dan teknologi di wilayah San Fransisco yang dikenal sebagai Bay Area. Sementara itu, dari sisi akademisi adalah Stanford University yang memiliki peran besar dalam melahirkan Silicon Valley. Lulusan Stanford, Cyril Erwell, adalah pendiri Federal Telegraph Corporation yang bermarkas di Palo Alto, California. Wilayah yang kini lebih dikenal sebagai pusat dari Silicon Valley. Bukan kebetulan juga jika kemudian dua lulusan Stanford menjadi pionir di Lembah Silikon itu. Adalah William Hewlett dan David Packard yang kemudian mendirikan Hewlett-Packard dari garasi David di wilayah itu. Garasi terkenal di dunia itu kerap menjadi simbol “rahim” yang melahirkan Silicon Valley dan hingga kini tetap dipertahankan sebagai bangunan bersejarah.

Istilah Silicon Valley dipopulerkan oleh jurnalis Don Hoefler yang menulis serial artikel bertajuk “Silicon Valley, USA” di mingguan Elektronic News, Hoefler konon mendapat istilah itu dari temannya, seorang pengusaha bernama Ralph Vaerst. Ketika itu Hoefler merujuk pada wilayah Santa Clara Valley, di selatan San Fransisco Bay, yang dijamuri oleh perusahaan-perusahaan terkait industri semikonduktor dan komputer (yang berbahan baku silikon). Demam silikon di wilayah itu bisa dilacak pada seorang bernama William Shockley yang pada 1956 mendirikan Shockley Semiconductor Laboratory (Shockley Labs.) di Mountain View, California (kini juga dikenal sebagai markas Google). Shockley adalah orang yang mendorong penggunaan silikon sebagai semikonduktor. Pada 1957, Shockley menghentikan riset silikon dan menyebabkan kaburnya delapan insinyurnya untuk membentuk Fairchild Semiconductor. Dua dari karyawan asli Fairchild adalah Robert Noyce dan Gordon Moore, dua pendiri perusahaan produsen mikroprosesor paling tekemuka di dunia saat ini, Intel.
Peran militer dalam menghidupkan lembah tersebut kembali terjadi melalui DARPA (Defence Advanced Research Project Agency). Lembaga riset Departemen Pertahanan Amerika Serikat inilah yang kemudian melahirkan Internet.

GELEMBUNG DOT COM
Kurang lebih pada pertengahan periode 1990-an, terjadi apa yang dikenal kemudian sebagai Dot Com Bubble, alais Gelembung Dot Com. Istilah ini merujuk pada pertumbuhan pesat perusahaan yang memiliki basis bisnis di Internet dan biasanya memiliki website beralamat .com (dot com). Silicon Valley diakui sebagai pusat gelembung tersebut. Bahkan pada saat besar-besarnya gelembung tersebut, sebuah wilayah di Silicon Valley yang dikenal dengan nama Sand Hill Road menjadi wilayah perkantoran paling mahal di dunia. Sand Hill Road adalah pusat tumbuhnya perusahaan investor modal ventura di Silicon Valley. Banyaknya perusahaan pemodal ventura membuat perusahaan dot com banyak yang memilih untuk mendirikan perusahaan mereka di wilayah Silicon Valley. Selain itu, nilai sejarah wilayah itu sebagai tempat berkembangnya teknologi semikonduktor dan software agaknya juga menjadi faktor menarik bagi para “dot com-ers”. Gelembung dot com disebut demikian karena nilai para perusahaan dot com di bursa Nasdaq menggelembung gila-gilaan pada periode 1995-2000. Namun kemudian, diikuti dengan “ledakan” yang membuat banyak perusahaan bangkrut.

Yahoo!, eBay, dan Google hanyalah beberapa perusahaan dot com ternama yang memiliki markas di Silicon Valley. Ketiganya kebetulan mampu bertahan melewati masa terburuk usai gelembung dot com pecah. Patut dicatat bahwa kemudian industri dot com mengalami pematangan pada periode sekitar 2005-2006 seiring dengan sukses yang dialami Google. Raksasa Internet itu juga merupakan perusahaan yang didirikan oleh dua orang lulusan Stanford dan berawal dari sebuah garasi di Silicon Valley.
Kebetulan? Rasanya tidak.


Sumber : muhammadaziisasyraf.blogspot.com

Baca juga :
Tsinghua University: Pelopor Pertumbuhan Inovasi China?

Biodiversity dan Studi Kekayaan Botani Indonesia

Read more...

Silicon Valley, Surga Penggiat Start-Up

Silicon Valley, Surga Penggiat Start-Up
Minggu, 30 Januari 2011 12:09 wib





Saat merintis Facebook, Mark Zuckerberg menerima saran dari Sean Parker untuk pindah ke California. Tepatnya di Silicon Valley. Dia akhirnya setuju dan hingga kini kantor Facebook masih berada di Palo Alto, Silicon Valley, California.

Nama Silicon Valley memang terdengar unik. Sebab, kerap mengingatkan orang pada operasi plastik. Sedikit-banyak memang ada hubungannya, sebab silikon paling sering digunakan untuk membuat serat optik. Nah penggunaan serat optik sangat populer di wilayah tersebut ketika seorang bernama William Shockley yang pada 1956 mendirikan Shockley Semiconductor Laboratory (Shockley Labs) di Mountain View, California (kini juga dikenal sebagai markas Google).

Shockley adalah orang yang mendorong penggunaan silikon sebagai semikonduktor. Popularitas penggunaan silikon itu menarik perhatian jurnalis Don Hoefler yang menulis serial artikel bertajuk “Silicon Valley, USA” di mingguan Electronic News. Dari situlah nama tersebut berasal dan kini di Silicon Valley merupakan basis semua perusahaan teknologi informasi berkantor. Dalam sejarahnya, Silicon Valley sedikit-banyak mirip dengan Las Vegas.

Seperti Sin City, kota tersebut merupakan sebidang tanah gurun yang tadinya tak berarti apa-apa. Namun berkat sulap silikon, tempat itu kini menjadi surga informasi dan teknologi. Sejarah Silicon Valley tak bisa dilepaskan dari dua institusi besar: militer dan akademis. Dalam hal ini adalah Angkatan Laut Amerika Serikat yang telah melakukan kegiatan riset dan teknologi di wilayah San Fransisco yang dikenal sebagai Bay Area.

Sementara itu, dari sisi akademisi adalah Stanford University yang memiliki peran besar dalam melahirkan Silicon Valley.Lulusan Stanford, Cyril Elwell, adalah pendiri Federal Telegraph Corporation yang bermarkas di Palo Alto,California.Wilayah yang kini lebih dikenal sebagai pusat dari SiliconValley. Bukan kebetulan juga jika kemudian dua lulusan Stanford menjadi pionir di Lembah Silikon itu.

Adalah William Hewlett dan David Packard yang kemudian mendirikan Hewlett-Packard dari garasi David di wilayah itu. Garasi terkenal di dunia itu kerap menjadi simbol “rahim” yang melahirkan Silicon Valley dan hingga kini tetap dipertahankan sebagai bangunan bersejarah. Peran militer dalam menghidupkan lembah tersebut kembali terjadi melalui DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency). Lembaga riset Departemen Pertahanan Amerika Serikat inilah yang kemudian melahirkan Internet.

Gelembung Dot Com

Kurang lebih pada pertengahan periode 1990-an, terjadi apa yang dikenal kemudian sebagai Dot Com Bubble alias Gelembung Dot Com. Istilah ini merujuk pada pertumbuhan pesat perusahaan yang memiliki basis bisnis di internet dan biasanya memiliki website beralamat .com (dot com). Silicon Valley diakui sebagai pusat gelembung tersebut.

Bahkan pada saat besar-besarnya gelembung tersebut, sebuah wilayah di Silicon Valley yang dikenal dengan nama Sand Hill Road menjadi wilayah perkantoran paling mahal di dunia. Yahoo!, eBay, dan Google hanyalah beberapa perusahaan dot com ternama yang memiliki markas di Silicon Valley.

Nama Silicon Valley menjadi legenda dengan keberhasilannya mencetak perusahaan-perusahaan berteknologi tinggi, seperti National Semiconductor dalam bidang integrated circuit, Intel dalam bidang advanced micro devices, Apple Computer dalam bidang komputer personal, Sun Microsystems dalam bidang workstations, Silicon Graphics dalam bidang 3D graphics, Oracle dalam bidang database software, 3Com dan Cisco Systems dalam bidang network computing, dan Yahoo! sebagai pelopor dalam web search engine.
(SINDO//mbs)


Sumber: news.okezone.com

Baca juga :
Tsinghua University: Pelopor Pertumbuhan Inovasi China?

Prof Suhono mengajak swasta berinovasi

Read more...
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Pencarian

10 Halaman Favorit

  © Blogger template On The Road by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP