powered by Google

Teori Konspirasi Baru di balik Kecelakaan MH 370 ?

Selasa, 25 Maret 2014

Oleh: Heru Andika


13957241161796660877
Sumber: MAS MH 370 (psychadelic adventure.net)

Saat Pasukan Amerika Serikat menarik diri dari Afghanistan, salah satu dari peralatan komunikasi untuk komando dan pengendalian yang biasa digunakan untuk mengendalikan pesawat UAV mereka (ingat ! ini salah satu senjata yang dikabarkan digunakan untuk menyergap Osama Bin Laden) dibajak oleh gerilyawan Taliban.Pembajakan ini dilakukan saat gerilyawan Taliban mencegat iring-iringan kendaraan militer pasukan AS yang hendak bergerak pulang ke AS, menuju bandara di suatu daerah perbukitan di Afghanistan.Serangan gerilyawan Taliban tersebut menewaskan 2 personil militer AS, merampas segala peralatan militer yang penting termasuk yang bersifat "rahasia", yaitu "command and control system" yang tersebut di atas, seberat 20 ton dan sedang di pak terpisah dalam 6 peti kayu. Peristiwa ini berlangsung pada bulan Februari 2014. Sayang tanggal pastinya tak disebutkan.Gerilyawan Taliban menginginkan uang dari hasil penjualan "senjata rahasia" tersebut.Kepada siapa?Siapa lagi jika bukan Russia atau RRC. Dan pemerintah China adalah pemenang nya. Mereka berani bayar mahal, dan segera mengirimkan 8 orang agen intelijen nya ke Afghanistan, markas Taliban setempat, dan melakukan analisa dan cek fisik atas "barang dagangan" yang ditawarkan.Kesepakatan bisnis dicapai, jutaan US Dollar dikabarkan dibayarkan kepada gerilyawan Taliban.Bayangkan ! Dengan alat itu, jika berhasil menemukan "cracking code" nya.....berhasil mempelajari titik kelemahannya, atau bahkan membuat tiruannya, betapa tidak berguna nya UAV (Pesawat intai tanpa awak/drones) milik AS di medan perang manapun. Apalagi jika berkonflik dengan RRC !!Singkat kata, diputuskan lah bahwa keenam peti kayu berisi peralatan komando yang dianggap senjata rahasia rampasan perang tersebut, entah bagaimana suatu hari di awal Maret 2014, transit di kargo Kuala Lumpur International Airport, Malaysia, untuk selanjutnya dibawa ke Beijing RRC, sebagai kargo samaran.....rute pengirimannya pun tak langsung dari Afghanistan yang lebih dekat ke RRC, namun di "putar" terlebih dahulu ke Malaysia agar tak mencurigakan pihak AS dan sekutu nya.Namun sebelum dibawa langsung ke Beijing, kargo tersebut dititipkan sementara di Kedubes RRC di KL,Malaysia.Sementara itu pemerintah AS melalui badan intelijennya seperti CIA, dan NSA tak tinggal diam.Mengetahui ada "senjata rahasia berbahaya" yang hilang dicuri, mereka pun segera mengontak sahabat karib mereka...Agen Rahasia Israel yang terkenal kehandalannya di dunia intelijen internasional sejak tahun 1950-an. Mereka berhasil menjejaki dan melacak keberadaan kargo "tak wajar" ini di Malaysia. Dan mereka memutuskan untuk membuntuti lalu merampas balik di saat yang tepat. Bila perlu dengan teknik sabotase ataupun pencegatan konvoi ala gerilyawan Taliban di atas.Di sisi lain, Pemerintah RRC memutuskan hanya menyimpan kargo "tak wajar" selama satu hari. Diputuskan bahwa kargo ini akan "dititipkan" pada pesawat terbang sipil yang tak mencurigakan, untuk menghindari agen intelijen AS yang mereka sadari tak akan tinggal diam.Singkat kata dipilihlah, flight Malaysian Air System (MAS) nomor penerbangan MH-370, yang terbang menjelang tengah malam dar KL, dengan ETA (estimated time arrival) di Beijing sekitar 4,5 jam setelah lepas landas dari KL. Mungkin sekitar pukul 5 atau 6 pagi waktu Beijing.Di dalam daftar penumpang, diisukan terdapat 5 WN AS dan agen rahasia Israel (MOSSAD) yang telah terlatih dengan pengendalian pesawat terbang Boeing. Dicurigai, dua WN Iran yang menggunakan passport curian, sebenarnya adalah para agen Israel yang menyamar tersebut.Dengan kecanggihan alat sadap mereka....dicurigai, pada saat kontak terakhir co-pilot Fariq dengan tower KLIA menjelang perbatasan Vietnam pukul 01.30 waktu Malaysia, saat itulah para agen rahasia AS tersebut melakukan jamming signal terhadap sistem pengendalian dan komunikasi pesawat, serta mengambil alih kemudi pesawat dengan remote control.Dikabarkan, setelah peristiwa Menara WTC 9/11 tahun 2001, seluruh pesawat Boeing dihubungkan dengan sistem remote control agar pesawat dapat dikendalikan oleh pihak selain pilot, dari darat (tower) ataupun pesawat intai militer seperti AWACS.Tujuannya untuk menghindari pembajakan pesawat yang mengambil alih kemudi pesawat seperti peristiwa tanggal 9 September 2001. Kendali pesawat dapat dilumpuhkan dari dara atau pesawat AWACS yang mengikuti pesawat yang dibajak, sehingga diharapkan upaya pembajak mengarahkan pesawat sesuai keinginan mereka, dapat dicegah.Kelima agen rahasia AS dan Israel tersebut mengambil alih sistem kemudi pesawat segera, dan membelokkan arah penerbangan ke arah barat. Mengapa?Ini misi hendak menyabot operasi intelijen RRC. Maka adalah hal konyol jika terbang menuju timur seperti Filipina dan Guam yang sebenarnya terdapat pangakalan militer AS yang dapat dengan mudamenyelamatkan/mendaratkan pesawat tersebut. Namun rutenya harus melalui Laut China Selatan yang saat ini sedang habis-habisan dipantau oleh segenap radar maupun alutsista RRC, akibat konflik sengketa wilayah yang melibatkan 6 negara, termasuk RRC dan Filipina.Radar militer milik Malaysia, Thailand dan India sebenarnya telah melacak pesawat "tak dikenal" saat itu. Namun sayang nya reaksi mereka tidak cepat atau memang dibuat begitu?Pesawat MH 370 terbang di atas laut Sumatra Utara, Kep. Anambas Selatan India dan mendarat di Maladewa untuk isi avtur (Inilah yang menyebabkan beberapa nelayan di wilayah tersebut bersaksi sempat melihat "penampakan" pesawat tersebut.Tujuan selanjutnya, pesawat Boeing 777-300 ER MAS flight MH 370 beserta seganap awak, penumpang dan terutama kargo nya, akan diterbangkan ke pangkalan militer AS dan Inggris di pulau atol Diego Garcia di tengah Samudera Hindia. Yang hanya beberapa ribu kilometer jaraknya dari Maladewa. Lebih dekat daripada jarak KL-Beijing.Di sana, kargo dipindahkan, diduga juga bersama Black Box nya agar pesawat tak terlacak jika jatuh. Dari Diego Garcia, pesawat selanjutnya diterbangkan lagi, kali ini melaui perangkat remote control yang dimiliki US Air Base Diego Garcia, berarti juga kelima agen rahasia dan kargo "curiannya" tetap di P. Diego Garcia.Sementara awak pesawat dan penumpang entah disengaja atau tak sengaja, dibuat tak sadarkan diri akibat kekurangan oksigen. Hal ini dapat dilakukan sesuai teori seorang ahli penerbangan tanggal 12 Maret 2014, dengan menerbangkan pesawat di atas ketinggian normal seperti 45.000 kaki (ketinggian normal pesawat jenis ini adalah 35.000 kaki). Pada kondisi seperti itu, manusia di dalam pesawat bukan hanya dapat pingsan....namun tak menutup kemungkinan tewas, karena kehabisan oksigen akibat tipisnya tekanan udara.Misi rahasia ini tak boleh meninggalkan saksi.Pesawat kemudian dijatuhkan ke tengah Samudera Hindia dengan kecepatan tinggi, sehingga hancur berkeping-keping.Jika melihat ulasan di atas, sebenaranya kesimpulan-kesimpulan dan dugaan yang selama ini beredar sudah "menyerempet-nyerempet" ke sana. Namun sengaja dibuat simpang siur, karena memang para pelaku tak ingin segra ketahuan.Diarahkan dulu mencari ke Laut China Selatan, lalu bergeser ke arah barat, yaitu Selat Malaka, lalu lama-lama informasi digiring ke arah Samudera Hindia, setelah sebelumnya sempat dicurigai mengarah ke utara (Kazakhstan yang letak nya berdekatan dengan Afghanistan !!)Di sisi lain, mereka juga tak akan nyaman jika pesawat tersebut hilang tanpa jejak.....oleh karena itulah AS kemudian mengarahkan negara sekutunya, yaitu Prancis dan Australia untuk mendapatkan "titik terang" dimana seahrusnya mencari pesawat MH 370 yang hilang tersebut.Sekitar 2.500 km sebelah Barat Perth, sebagaimana yang heboh ditelusuri pesawat militer, kapal dagang sipil dan kapal perang dari India, Norwegia,  Australia, Jepang, RRC dan AS (nah ini nih biang keroknya), selama seminggu terakhir ini.Hampir saja mereka keduluan RRC, yang penginderaan satelit militernya ternyata tanggal 20 Maret 2014 lalu juga sempat mengindera objek mengapung pada lokasi yang berdekatan dengan yang ditemukan oleh satelit Inggris, Prancis, dan Australia sebelumnya.
1395724198453243073
Sumber: Lokasi diduga jatuhnya MH 370 (www.tempo.co.id)
Perhatikan betapa besarnya upaya pengarahan alutsista RRC dalam mencari pesawat yang membawa 120-an warga negaranya ini. Namun untuk apa, RRC yang dikenal amat menjaga kerahasiaannya sampai terpaksa mengumbar segala alutsista nya seperti pesawat intai militer Il-76 Ilyushin, kapal perusak anti rudal sepanjang lebih dari 150 meter, kapal perang canggih lainnya. Jangan-jangan kapal selam mereak pun ikut "turun gelanggang".
13957243222002293788
Sumber: Pesawat militer RRC yang dikerahkan mencari MH 370 (www.abc.net.au)
Ya, diduga karena ada kargo "khusus" yang amat mereka tunggu kedatangannya, terbawa di pesawat nahas tersebut, dan mereka harus adu cepat menenmukannya sebelum pihak AS dan sekutunya menemukannya dan merebut balik.Ini semua hanyalah sebuah teori konspirasi dari seseorang pengamat intelijen Indonesia yang tak sudi disebutkan identitas nya.
1395724248592366522
Sumber: Ratapan keluarga korban setelah pengumuman PM Malaysia 24 Maret 2014 (www.abc.net.au)
Itulah sebabnya hingga hari ini, banyak pihak di Indonesia baik pengamat dunia penerbangan, praktis seperti ketua asosiasi, pilot, petugas ATC, termasuk keluarga korban yang masih tak percaya pesawat jatuh karena kerusakan teknis, malah ada yang menganggap penumpang masih hidup, tak peduli pidato pernyataan PM Malaysia Najib Razak tanggal 24 Maret 2014 yang mengatakan bahwa kemungkinan tak ada yang selamat dari keceakaan tersebut.Percayakah Anda akan teori ini?Tanpa bermaksud "mengganggu" keluarga korban yang sedang berduka, sebaiknya kita tunggu saja kelanjutan dari pemecahan misteri ini.

Sumber: kompasiana.com

---------------------

From: irwanitb
Date: Wed, 26 Mar 2014 06:46:10 +0000
Subject: Konspirasi MH370

Menarik

Read more...

Wirausaha: Lulus MIT, tapi Pilih “Jualan” Sepatu

Baca juga:
- Senyum-ITB Ventura

Bersama Pak Ali Tanuwidjaja (paling kanan) di Showroom Pabrik PT Karyamitra, Pasuruan, Jatim

Banyak pihak yang khawatir kalau Indonesia tidak akan mampu bersaing saat diberlakukannya Komunitas Ekonomi ASEAN (KEA) 2015. Tapi bagi Pak Ali Tanuwidjaja, Indonesia bukan hanya mampu, melainkan sanggup menjadi pemimpin pasar, khususnya di bidang alas kaki. Pak Ali tentu tidak main-main dengan ucapannya. Ia adalah pemilik PT Karyamitra Budisentosa, produsen sepatu kelas dunia, yang 97 persen produknya diekspor ke luar negeri.

Saya bertemu dengan Pak Ali di pabriknya yang terletak di wilayah Pasuruan, Jawa Timur. Di sana, saya diajak melihat proses pembuatan sepatu di pabriknya yang seluas 5 hektar. PT. Karyamitra khusus memproduksi sepatu perempuan. Bukan hanya sembarang sepatu perempuan, melainkan sepatu perempuan brand kelas dunia.

Pak Ali memproduksi sepatu perempuan, seperti Prada, Aigner, Rotteli, Geox, dan berbagai merek lainnya. Jadi, sepatu branded itu, yang dijual di butik-butik terkenal Eropa, diproduksi di Pasuruan. Wah mengagumkan.
Pasar ekspornya mencakup Singapura, Australia, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Portugal, Spanyol, Swiss, AS, Inggris, Jepang, Rusia, Belgia, Hong Kong, dan Taiwan. Dalam setahun ia memproduksi sepatu sebanyak 2,5 juta pasang. Untuk pasar lokal, sejak 1996, Karyamitra mengeluarkan sejumlah merek, yaitu Rotelli, Gosh, dan Bellagio.

Tapi ada satu hal yang menarik dari Pak Ali. Latar belakang pendidikan dan pekerjaannya sangat tidak sejalan. Ali Tanuwidjaja adalah lulusan dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), salah satu universitas top di Amerika Serikat, Jurusan Aerospace Engineering. Ia pernah bekerja di Boeing dan memiliki keahlian khusus di bidang helikopter. Katanya, dulu Pak Habibie pernah memanggilnya dan memintanya meneruskan cita-cita membuat pesawat di Indonesia.

Jalan hidup dan suratan nasib kadang tidak berjalan lurus. Pulang ke Indonesia, pada tahun 1991, Pak Ali justru memulai usaha membuat sepatu. Ia memulai usaha dari nol. Awalnya tidak tahu sama sekali seluk beluk membuat sepatu. Ia hanya punya satu cita-cita, bagaimana bisa memberikan nilai tambah terhadap bahan yang banyak tersedia di tanah air, dan bagaimana bisa menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia.

Pak Ali kemudian memanggil pembuat-pembuat sepatu home industry dan belajar dari mereka. Dari situlah ia yakin bisa menjalankan bisnis sepatu. Dalam industri sepatu, Ali meyakini bahwa pemahaman akan hal detail sangatlah penting. Kalau orang memilih baju, beda 5 milimeter saja tidak jadi masalah. Tapi kalau sepatu, itu jadi masalah. Untuk itulah ia menjaga betul hal-hal detail dalam proses produksi sepatu. Mulai dari fittingnya, kecocokan bentuk kaki, harga, hingga selera pasar.

Kemampuan untuk memahami hal detail inilah yang menarik hati merek-merek sepatu internasional untuk membuat sepatunya di PT Karyamitra.  Pak Ali kemudian mampu menembus pasar Eropa. Kita tentu mengetahui kalau kiblat mode sepatu perempuan adalah Eropa. Oleh karenanya, saat pak Ali mampu menembus pasar Eropa, order langsung datang bertubi-tubi.

Sejumlah strategi sudah dipikirkan Pak Ali dan timnya untuk menembus pasar global. Salah satu yang dilakukan adalah upaya mereka untuk memenuhi standar internasional ISO 9001 (Quality Management System). Perusahaannya juga harus mengikuti setiap peraturan yang diberlakukan di negara tujuan, seperti berbagai sertifikat uji standar internasional.

Apa yang membuat produksi sepatu dari Indonesia unggul? Menurut Pak Ali, kulit sapi Indonesia, sebagai bahan baku pembuat sepatu, adalah yang terbaik di dunia. Hal ini diakui oleh AS, China, dan Eropa. Oleh karenanya, para pengusaha sepatu dari Tiongkok selalu berupaya membeli pasokan kulit lokal dari Indonesia. Nah, hal inilah yang membuat pasokan kulit untuk pasar domestik berkurang. Beberapa pengusaha penyamakan kulit mengolah kulitnya sebentar, sehingga bisa mengekspor kulit tersebut ke luar negeri.

Karena itulah, menurutnya, Karyamitra berusaha mempertahankan hubungan baik dengan para pemasok bahan baku. Saat ini pasokan bahan baku kulit Karyamitra ada yang dari pemasok lokal, yakni PT Rajawali Tanjungsari (Jawa Timur), PT Sayung Adhimukti (Jawa Tengah), PT Budi Makmur (Yogyakarta), dan perusahaan dari Cianjur. Sementara sisanya masih ada yang diimpor untuk memenuhi kebutuhan produksi.

Kendala lain bagi industri sepatu di tanah air adalah kurangnya industri pendukung, seperti pembuat hak sepatu, sol sepatu, dan sebagainya. Karyamitra masih menghadapi kesulitan memperoleh SDM yang mengerti perkulitan. Untuk memperkuat riset dan pengembangan di perusahaannya, Pak Ali merekrut lulusan Akademi Teknik Kulit Yogyakarta. Namun jumlah mahasiswa akademi tersebut dalam 10 tahun terakhir ini semakin menurun prestasinya. Pak Ali pun merancang program beasiswa bagi mahasiswa ATK berprestasi yang dijamin dapat bekerja di perusahaannya.

Kini, PT Karyamitra telah memiliki karyawan lebih dari 5 ribu orang. Sebagian besar karyawannya adalah kaum perempuan. Nah, selain memperluas kesempatan kerja, juga mengangkat peranan ekonomi kaum perempuan. Saat saya tanya, apakah ia tidak menyesal keluar dari industri pesawat di luar negeri, yang tentunya menjanjikan uang dan kenyamanan hidup, Pak Ali berkata, ia tak pernah menyesal.

Katanya, “Hidup ini bagi saya yang terpenting adalah memberi manfaat bagi orang banyak. Di Pasuruan ini, saya bisa memberi pekerjaan pada ribuan orang. Kalau bekerja di luar negeri, manfaatnya hanya buat saya saja. Jadi saya memilih yang pertama”.

Bagi saya, pak Ali ini juga adalah seorang nasionalis. Upayanya memilih jalur sepatu khusus untuk ekspor, menunjukkan semangat nasionalismenya untuk memperkenalkan Indonesia ke dunia global melalui produk-produknya.

Semoga semakin banyak pengusaha yang memiliki idealisme dan semangat seperti Pak Ali Tanuwidjaja dan PT Karyamitranya. Pada gilirannya nanti, produk-produk Indonesia akan mampu menembus pasar global.

Salam


Sumber: Kompasiana.com

--------------

From: irmas tr 
Date: Wed, 26 Mar 2014 10:18:38 +0800 (SGT)
Subject: [Senyum-ITB] Lulus MIT tapi jualan sepatu.

Tapi ada satu hal yang menarik dari Pak Ali. Latar belakang pendidikan dan pekerjaannya sangat tidak sejalan. Ali Tanuwidjaja adalah lulusan dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), salah satu universitas top di Amerika Serikat, Jurusan Aerospace Engineering. Ia pernah bekerja di Boeing dan memiliki keahlian khusus di bidang helikopter. Katanya, dulu Pak Habibie pernah memanggilnya dan memintanya meneruskan cita-cita membuat pesawat di Indonesia..



Massachusetts Institute of Technology - MIT Campus Tour


Uploaded on Dec 19, 2010
MIT tour of impressive buildings and 168 acre campus spanning over a mile along the Charles River in Cambridge, MA

Read more...

Video: Anis Baswedan, Ganjar Pranowo, Jokowi, JK, Abraham Samad menyanyi bersama





Speech Composing spesial talkshow Mata Najwa METRO TV On Stage
------------------

Komentar seru di Senyum-ITB Facebook :



-----------------

Keterangan Video:

Published on Jan 1, 2014
Speech Composing spesial talkshow Mata Najwa METRO TV On Stage yang menghadirkan bintang tamu:

Bpk. Jusuf Kalla (Mantan Wakil Presiden Indonesia)
Bpk. Jokowi (Gubernur DKI Jakarta),
Bpk. Abraham Samad (Ketua KPK),
Bpk. Anies Baswedan (Rektor Universitas Paramadina)
Bpk. Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah),
dan presenter Najwa Shihab


Tayang di Metro TV tanggal 1 Januari 2014.

CHORD

Verse:
C... D... F... C... (2x)
Am... D... F... C. G/B.
Am... D... F... ....

Chorus:
C... Dm... Am... F...
C... Dm... Am... F...

C... Dm... Am... F...

LIRIK:

Seorang pemimpin yang paling penting
Integritas harus beres (Iyaa... That's right!)
Kita membutuhkan pemimpin yang trus menerus
Menegakkan kebenaran

Rakyat butuh figur baru yang slalu optimis
Gak banyak berkeluh kesah
Bukan yang bertingkah palsu
Dan yang ingkar janji
Dan yang tidak tahu diri


(Aiyaaa...) Pemimpin bangsa
(Aiyaaa...) Harus
(Aiyaaa...) Pelan-pelan
(Aiyaaa...) Menebas para koruptor

(Aiyaaa...) Ya tentu saja
(Aiyaaa...) Harus
(Aiyaaa...) Punya ketegasan menebas para koruptor

(That's Right!)
(Itu bisa diatasi)


Kita bekerja untuk masyarakat
Tidak tidak ada kepentingan (Iyaa... That's right!)
Publik mesti melihat lebih dalam lagi
Siapa pemimpin yang peduli

Seberat apapun masalah bangsa itu bisa diatasi
Pemimpin itu mendobrak keadaan
Bukan mengokohkan kemapanan


(Aiyaaa...) Pemimpin bangsa
(Aiyaaa...) Harus
(Aiyaaa...) Pelan-pelan
(Aiyaaa...) Menebas para koruptor

(Aiyaaa...) Ya tentu saja
(Aiyaaa...) Harus
(Aiyaaa...) Punya ketegasan menegakkan hukum
Tanpa syarat pada siapapun
Semuanya demi bangsa




Read more...

Orang berpendapatan tertinggi dari Google Adsense


From: Iwan Nadapdap 

Date: Mon, 24 Mar 2014 16:59:15 +0800
Subject: [Senyum-ITB] Orang berpendapatan tertinggi - google adsense.



Ini tentu saja tidak termasuk website perusahaan seperti koran, atau sejenisnya. Hanya perorangan.

ehow.com/ $500,000/month
mashable.com/ $400,000/month
forums.digitalpoint.com      $300,000/month
pof.com/ $250,000/month
digg.com/ $200,000/month
perezhilton.com/ $100,000/month
shoemoney.com/ $80,000/month
labnol.org/ $50,000/month
clickindia.com/ $20,000/month

untuk yang gemar ngeblog bisa dijadikan rujukan. 


salam, 
iwan nadapdap, el94


------------------------------

Komentar:

From: "B. Antariksa (Erik), 99Bali International, www.99Bali.com" <bantariksa2@gmail.com>
Date: Tue, 25 Mar 2014 01:13:55 +0000
Subject: Re: [Senyum-ITB] Orang berpendapatan tertinggi dari Google Adsense.


Rekan2,

Siapa yg juga punya pendapatan tinggi dari G Adsense?
Yuk diskusi japri.

Saya kenal Alumni ITB yg punya blog dengan hanya 10 cerita.
Karena dia suka SEO, maka blog nya ramai.
Lalu dia pasang G Adsense dan bisa dapat sekitar Rp 40 jt per bulan.
Tapi lalu Google tidak memperbolehkan model bisnis yg begini, sehingga dia kehilangan income ini.

Selamat berkarya, Rekan2.


Salam kompax
Erik

============

B. Antariksa (Erik)
Director / EL86

- 99Bali International, http://99Bali.com
- Petualangan Erik, http://Petualangan-Erik.blogspot.com
============

__._,_.___

Read more...

P/E Facebook dan P/E LinkedIn

Senin, 24 Maret 2014


From: Wahyu Adhi Prasetyo 
Date: Mon, 24 Mar 2014 21:08:58 +0700
Subject: Re: [EL-ITB] P/E Facebook dan Sewa Properti/Hotel

 
Halo Bang Erik dan Bang Iwan,

Kalau boleh saya ikut nimbrung obrolannya, kebetulan saya sedang membangun startup di bidang online advertising di Indonesia.

Kalau untuk valuasi tech startup ini memang agak unik, karena tidak seperti industri lain yang sudah cukup mature, industri tech startup ini saat ini sedang tumbuh (dan mungkin masih akan terus tumbuh karena tren teknologi selalu berubah-ubah) jadi valuasi suatu perusahaan bisa sangat subjektif. Namun pada umumnya valuasi startup sendiri biasanya diperhitungkan sesuai dengan tahapan startup itu sendiri.

Yang pertama adalah tahapan pre revenue, pada tahapan ini startup sudah mulai belum menghasilkan uang sama sekali/baru menghasilkan sedikit sekali untuk bisa diperhitungkan. Dalam startup financing, biasanya tahap ini adalah seed funding sampai series A, tp untuk beberapa bidang startup seperti biomedic/social media bisa sampai ke series B bahkan hingga G (contohnya twitter). Di tahap ini biasanya valuasi startup dihitung dari siapa saja pendirinya, seberapa besar pasar yang bisa diraih dan potensi keuntungannya, seberapa unik idenya, dan siapa saja kompetitornya. Untuk tahap ini ada beberapa metode yang bisa dipakai, cuma yang paling sering dipakai adalah VC Model.

Yang kedua adalah tahapan post revenue, di mana perusahaan sudah mulai memiliki penghasilan yang cukup signifikan, dan mulai mengembangkan pasarnya. Di tahapan ini karena perusahaan sudah mulai memiliki track record, bisa metode valuasi perusahaan pada umumnya sudah bisa digunakan, seperti discounted dividend, free cash flow, ataupun P/E multiples. Tp pada akhirnya tetap saja subjektifitas sangat berpengaruh karena bisnis2 ini berada di industri yang sedang tumbuh dengan pesat sehingga metode-metode itu tidak selalu bisa dijadikan patokan. Sebagai contoh di area social media, selain facebook yang P/E nya 100x, LinkedIn yang merupakan social media untuk professional, memiliki P/E 869.51x.


Warm regards,
Wahyu Adhi Prasetyo (EL-04)

Read more...

Lupa bayar makan

From: "rudolf x. damanik"
 Sender: Senyum-ITB@yahoogroups.com
Date: Mon, 24 Mar 2014 09:34:59

Subject: [Senyum-ITB] Lupa bayar makan



#rudolf | m83.solidarity forever! • e19.wcds
*entregado por Blackberry®

Read more...

Kembali ke Mobil Listrik


Pak Pekik,


Untuk full electric vehicle, sekarang sudah bisa jarak jauh. 
Lihat ModelS dari Tesla. Lihat di youtube untuk cerita2 orang2 yang memakai ModelS untuk jarak jauh. 

Kendala utama adalah harga batre sehingga saat ini mereka baru bisa bersaing di kelas atas (S class, BMW 7 seris, dan Audi A8). Di US, tahun lewat, ModelS sudah melampaui saingannya (http://www.forbes.com/sites/markrogowsky/2014/01/16/tesla-sales-blow-past-competitors-but-with-success-comes-scrutiny/). 

Targetnya 2015, Tesla motor akan punya produk dengan harga $40ribu. Mereka juga berencana membangun giga factory untuk produksi batre dengan target produksi tahun 2017.

Elon Musk pendiri Tesla Motor, juga turut mendirikan Solarcity (www.solarcity.com). Yang menarik, bahwa masalah terbesar solar panel bukan di teknologi, tetapi bagaimana membuat paket bisnis yang menarik bagi pengguna. Dalam artian, mereka menyediakan solusi solar panel yang bisa menghemat uang pengguna. 
Tentu saja ini sulit di Indonesia, seperti Pak Pekik jelaskan di forum lain, karena harga listrik di Indonesia yg disubsidi.


salam, 
iwan nadapdap, el94

-----------------------------------------


2014-03-09 3:46 GMT+08:00 Pekik Dahono :

Apa kabar dengan mobil listrik kita?
Kesimpulan sementara saya, dengan teknologi sekarang: 
Jarak dekat, bisa full electric vehicle. 
Jarak jauh, hybrid vehicles atau plug-in hybrid vehicles. 
Heavy vehicles mungkin layak memakai fuel-cell vehicles.
Dalam masa transisi, pemanfaatan teknologi integrated starter generator bisa banyak membantu hemat bahan bakar. Demikin pula transisi dari tegangan 12 Vdc menjadi 36 Vdc pada banyak mobil modern.
Di masa yang akan datang, komputer, mobil, dan kapal merupakan small electrical power system yang mana terdapat banyak pembangkit dan bermacam beban.
Semuanya menjadi semacam microgrid yang juga harus smart.
Wuihh menjadi semakin menarik untuk diteliti dan dikembangkan.
Sayangnya ga ada perusahaan yang tertarik untuk mendanai pengembangannya.
Jadinya aku cuma bisa bengong melihat perkembangan teknologinya.
Kemajuan teknologi di bidang ini bisa diterapkan juga untuk mengatasi sistem kelistrikan di banyak pulau terpencil.


Salam


Read more...

Kondisi Listrik di Padang

Minggu, 23 Maret 2014


From: "hadi ismoyo" 
Date: Sun, 23 Mar 2014 14:05:47 +0000
Subject: Re: [Senyum-ITB] JAMAN GINI LISTRIK MATI, MAU PEMILU? Masih mau dipilih?


Pak Rudy ysh.

Ikut prehatin dengan situasi byer pet disana. Masalah Gas, tiga tahun lalu sudah dipersiapkan FSRU di Belawan. Tapi entah karena apa, tiba tiba di pindah ke Lampung. Padahal kalau mau mengejar pasar gas Jabar sudah ada Nusantara Gas. Justru yang lebih penting menurut saya adalah Sumut. Barangkali pemikiran Pak Dis waktu itu beralasan membangun pipa lebih cepat dari membangun FSRU. Ternyata prosesnya panjang juga.

Sebenarnya di sana juga ada Block A dan Block Pase (reaktivasi sumur) yang siap diproduksi, entah kenapa juga gak jalan jalan. Barangkali teman teman di SKKMIGAS bisa memberikan pencerahan kenapa tidak dipercepat untuk menolong PLN dan Industri mendapatkan gas.

Atau ada masalah lain yang tak terlihat oleh awam.


Salam
Tm87



From: akhmadkh
Date: Sun, 23 Mar 2014 13:41:11 +0000
Subject: Re: [Senyum-ITB] JAMAN GINI LISTRIK MATI, MAU PEMILU? Masih mau dipilih?


Batu baranya di jual, Gas nya di export maka AAF di ujung utara Sumatera juga harus dimatikan krn nggak ada bahan baku Gas.





From: Rudy setyopurnomo 
Date: Sun, 23 Mar 2014 20:27:02 +0700
Subject: [Senyum-ITB] JAMAN GINI LISTRIK MATI, MAU PEMILU? Masih mau dipilih?



Teman alumni,

Saya di kota Padang Ibukota Sumatra Barat, provinsi tempat banyak orang cerdas dan banyak sumber daya alam.

Batu bara, panas bumi, air terjun, semua ADA dan semua bisa untuk membuat LISTRIK.

Tapi disini listrik mati, sudah Dua Jam.

Lucu juga ya, semua ada untuk bikin listrik tapi listriknya tidak ada.

Mau janji apa lagi kita ke rakyat??? Masih mau dipilih???

Yang pasti produktivitas masyarakat tidak akan optimal.

Ya sudah, memang adanya begini,
Kita jalani saja
Kita pilih yang baik saja dan tidak hanya janji.

Salam Dari Padang Sumatra Barat nan indah permai

MERDEKA

Sent from IPad of rudyspur@post.harvard.edu rudysetyopurnomo@alum.mit.edu



Read more...

Pol Tracking: Jusuf Kalla dan Jokowi, Capres Potensial versi 330 Profesor Indonesia


Baca juga:
- Video: Isu baru koalisi Jokowi -JK

JK dan JKW (jusufkalla.info)

Pemilihan Umum yang akan diselenggarakan di tahun ini mencakup pemilihan anggota Legislatif dan Pemilihan Presiden. Diawali dengan Pemilihan Legislatif di bulan April, pemilihan Kepala Negara yakni Presiden akan menyusul di bulan Juli mendatang. Beberapa nama tokoh politik telah mendeklarasikan diri menjadi Calon Presiden (Capres) yang diusung oleh berbagai Partai Politik. Nama-nama yang santer terdengar seperti Aburizal Bakrie, Wiranto, Jokowi, Hatta Rajasa, hingga sejumlah calon presiden konvensi partai Demokrat hampir tiap hari menghiasi pemberitaan di media-media. Profil dan perilaku tokoh-tokoh ini menjadi menarik diikuti mengingat keingintahuan masyarakat tentang karakter calon yang akan memimpin bangsa ini selama lima tahun ke depan.
Berbagai pro dan kontrapun bermunculan akan hal pencapresan tokoh di atas. Setiap lapisan masyarakat memiliki pola pikir tersendiri mengenai seorang tokoh. Maka tak heran, masing-masing Capres memiliki fans yang berbeda-beda. Bukan hanya Capres-capres yang saling sentil-menyentil dan mencoba saling menjatuhkan, panasnya Politikpun mulai merembes kepada penggemar masing-masing Capres yang pada akhirnya terlibat dalam debat kusir berkepanjangan. Setiap orang bisa jadi mengunggulkan pilihannya dalam memperebutkan kursi di Istana. Sehingga bermunculan prediksi yang berbeda-beda tentang siapa yang akan menduduki jabatan pimpinan tertinggi di negara ini untuk periode 2014-2019 mendatang.
Prediksi Capres adalah suatu bentuk rasa penasaran masyarakat tentang siapa yang berpeluang besar dalam pemenangan Pemilu tahun ini. Rasa penasaran masyarakat ini menggugah beberapa pihak ataupun lembaga untuk mengadakan survey kelayakan tokoh yang mendeklarasikan diri menjadi Capres. Hasil survey bisa juga menjadi referensi masyarakat dalam menentukan pilihannya nanti. Maklum saja masyarakat yang tidak mengenal secara dalam Capres, perlu memiliki referensi dan bahkan rekomendasi untuk pilihan mereka. Walau banyak survey dicurigai masyarakat sebagai ulah beberapa Parpol demi mendulang popularitas, tetapi tidak ada salahnya melirik hasil survey. Karena toh, tak semuanya dipolitisasi kan? Lagipula, akan tampak jelas bagaimana hasil survey yang dipolitisasi pasti akan mengarah pada okoh sentral suatu Parpol yang terlalu dilebih-lebihkan. Masyarakat cukup cerdaslah untuk menilai bagaimana hasil suatu survey.
Setelah beberapa bulan lalu, berbagai lembaga survey telah merilis hasil surveynya tentang Capres yang paling dominan elektabilitasnya. Kini giliran Pol trackin institute yang merilis survey teranyar tentang siapa Capres paling layak memimpin Indonesia. Survey yang bertajuk Mengukur kualitas personal para Kandidat Capres-Cawapres 2014 ini mengambil 330 orang Profesor yang berasal dari 33 provinsi di Indonesia. Guru besar yang berasal dari berbagai Ilmu, seperti Politik, Ekonomi, Sosial hingga teknik ini menjadi responden. Dari hasil survey yang dilaksanakan sejak 3 Februari 2014 hingga 10 Maret 2014 ini menempatkan mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK) di posisi paling wahid dengan nilai 7.7. JK dianggap paling potensial diantara 25 nama lain yang dianggap mampu menjadi Presiden dengan nilai 6 ke atas . Menyusul JK, Capres PDI-P Jokowi tampil dengan total skor yang beda tipis dengan JK, yakni 7,66. Kemudian ada Mahfud MD (7,55), Wiranto ( 7.09), Prabowo Subianto (7.08), Dahlan Iskan (6.97), Tri Rismaharini (6,84), Surya Paloh (6,81), Yusril Ihza Mahendra (6,72),  Aburizal Bakrie (6,70), Basuki Tjahaja Purnama (6,69),  Anies Baswedan (6,61),  Hatta Rajasa (6,56), AkbarTanjung (6,39), Megawati Sukarnoputri (6,39), Hidayat Nurwahid (6,33), Gita Wirjawan (6,18), Marzuki Alie (6,18), Syahrul Yasin Limpo (6,16),  Sutiyoso (6,15), Endriartono Sutarto (6,09), Isran Noor (6,07),  Suryadharma Ali (6,06), Pramono Edhie Wibowo (6,04), Hary Tanoesoedibjo (6,00).
Survey ini menilai tokoh politik berdasarkan 7 poin, yakni : integritas, visi dan gagasan, leadership dan keberanian mengambil keputusan, kompetensi dan kapabilitas, pengalaman dan prestasi, kemampuan memimpin pemerintahan dan negara serta kemampuan memimpin koalisi partai politik di pemerintahan. Professor yang menjadi responden melakukan survey dengan metode Focus Group Discussion (FGD) dengan membahas satu per satu tokoh.
Seperti survey biasanya Jokowi tetap bertengger di posisi teratas bersama JK. Popularitas dan kelayakan Jokowi menjadi RI-1 sepertinya bukan hanya keinginan rakyat awam saja bahkan secara penilaian kualitas menurut pakar pun Jokowi layak menggantikan SBY. Capres Gerindra, Prabowo yang dalam survey biasanya mengekor di belakang Jokowi justru disalip oleh Mahfud MD versi pilihan Profesor-profesor ini. Pesona Aburizal Bakrie yang sudah sejak tahun lalu mengumandangkan pencapresannya malah kalah oleh kualitas Walikota Surabaya, Tri Rismaharini. Pramono Edhie yang digadang-gadang akan menjadi pemenang konvensi justru berada di posisi 2 terbawah. Dahlan Iskan menjadi Capres Konvensi dengan nilai paling tinggi untuk survey ini.
Survey ini sebenarnya menyajikan 35 nama, tetapi yang dianggap lolos atau pantas menjadi Capres yang berkualitas hanya 25 dengan batas nilai 6. Sedangkan Capres terburuk yakni di posisi 35 pilhan survey ini jatuh kepada raja dangdut, Rhoma Irama yang pernah terkabarkan akan menjadi Capres dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Seperti yang tertera pada websitenya di poltracking.com, Poltracking sendiri merupakan suatu lembaga yang berupaya menjadi pusat kajian politik mengenai demokratisasi dan pelembagaan institusi-institusi demokrasi. Secara berkala lembaga ini menyajikan riset tentang kajian politik (Politic research), Monitoring Opini Publik (Public Opinion Monitoring) dan Pendidikan Publik (Public Education). Terkait hasil survey terbaru yang dikeluarkannya ini bisa jadi suatu referensi bagi pemilih yang belum menentukan atau menemukan calon presiden yang akan dicoblos nantinya. Menggunakan responden orang terpelajar, dalam hal ini professor menjadi standar kualitas hasil suatu survey. Tapi tetap saja tak menjamin terhadap kualitas kepemimpinan tokoh yang memimpin jajaran hasil survey. Namun demikian apapun itu, mari mengenali dulu sejarah dan track record Capres sebelum menentukan pilihan, agar kelak tidak menyesal dan tidak banyak demo anarkis jika kebijakan pemerintahannya tidak sesuai. Semoga di tahun ini hasil pemilu memunculkan tokoh yang benar-benar mau berjuang untuk rakyat. Tanpa intervensi parpol atau golongan tertentu. Dan semoga masyarakat berpartisipasi dan menggunakan hak pilihnya untuk Indonesia yang lebih baik.


Sumber: kompasiana.com

Read more...
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Pencarian

10 Halaman Favorit

  © Blogger template On The Road by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP