powered by Google

Video: Ahok dan Prof Suhono berdiskusi tentang Smart City

Kamis, 19 Desember 2013




Ahok menerima  LPIK ITB (Lembaga Pengembangan Inovasi Kewirausahaan ITB)

________

From: Suhono Harso Supangkat
To: B. Antariksa ,
Subject: Watch AHOK dan SHS ttg Smart City
Sent: Dec 19, 2013 22:08

Salam
Mas Erik siapa tahu mau nonton AHOK dan Suhono dalam diskusi
smart city di Youtube.

semoga bermanfaat

-------------

Baca juga:

Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) Minta Penggerak Teknologi Dukung "Smart City"



Read more...

Peluang Beasiswa Research untuk Doctoral Degree

From: olivica priyono
Date: Wed, 18 Dec 2013 22:29:15 -0800 (PST)
Subject: [Senyum-ITB] Peluang Beasiswa Research untuk Doctoral Degree




Yth. Alumni ITB

Hari ini saya mendapatkan informasi dari Profesor saya mengenai peluang beasiswa research bagi Doctoral Degree di Indonesia yang diselenggarakan oleh Korea Fondation for Advanced Studies (KFAS). Untuk informasi lebih lanjut bisa dilihat di link berikut:


(Setelah saya lihat-lihat di websitenya. Dari daftar sejarah penerima beasiswa ini, dari 711 penerima beasiswa yang diselenggarakan sejak tahun 2000, hanya terdapat 2 orang Indonesia. Mungkin hal itu disebabkan belum adanya ARC (Asia Research Center) di Indonesia sehingga informasi mengenai beasiswa ini belum akrab ditelinga pelajar Indonesia. )


Read more...

2030: PDB China Geser Amerika, PDB Indonesia Masuk 5 Besar?

VIVAnews - Perekonomian dunia kini berada dalam super-cycle (siklus-super). Ini adalah masa pertumbuhan global historis yang tinggi, yang berlangsung satu generasi atau lebih. Super-cycle yang ditandai dengan munculnya pertumbuhan ekonomi yang cepat ini dinikmati oleh negara seperti Cina, India dan Indonesia sekarang.

Ada banyak faktor pendorong terjadinya hal ini, termasuk peningkatan perdagangan, tingginya tingkat investasi, urbanisasi yang cepat dan inovasi teknologi.

Dalam sejarahnya, perekonomian dunia telah dua kali menikmati super-cycle sebelumnya. Pertama, 1870-1913, mengalami pick-up signifikan pada pertumbuhan global. Rata-rata pertumbuhan ekonomi dunia setiap tahun sebesar 2,7%, satu persen lebih tinggi dari sebelumnya. Siklus itu dipimpin oleh munculnya Amerika Serikat, serta munculnya peningkatan perdagangan dan penggunaan teknologi yang lebih besar dari Revolusi Industri.

Super siklus kedua, dari 1945 hingga awal 1970-an, pertumbuhan rata-rata 5% dan ditandai oleh rekonstruksi pasca-Perang dan catch-up di sebagian besar dunia. Ini juga ditandai oleh munculnya kelas menengah yang besar di Barat dan negara-negara pengekspor di Asia, dipimpin oleh Jepang.

Sekarang, kita mungkin berada dalam super-cycle yang berbeda, namun dengan aspek-aspek serupa seperti dua super-cycle sebelumnya.

Bagi orang-orang di Asia dan di seluruh dunia, muncul ide pertumbuhan mungkin terdengar tidak biasa. Tapi bagi banyak orang di Barat, pikiran dari Super-Cycle bukan hal aneh mengingat masalah inilah yang dihadapi perekonomian dunia. Faktanya,ekonomi dunia sekarang lebih dari US$62 triliun, sekitar dua kali lipat dibandingkan satu dekade lalu, bahkan telah melampaui puncak pra-resesi.

Selama dua tahun terakhir, ekonomi telah rebound didorong oleh kebijakan stimulus di Barat dan oleh pertumbuhan kuat di Timur. Memang, pasar di negara-negara berkembang, yang merupakan sepertiga dari ekonomi dunia, saat ini mencapai dua-pertiga pertumbuhannya. Tren ini tampaknya akan terus berlanjut.

Pada tahun 2030, perekonomian dunia bisa tumbuh menjadi US$308 triliun. Proyeksi ini berarti tingkat pertumbuhan riil sebesar 3,5% untuk periode mulai tahun 2000 -- saat Super-Cycle dimulai -- hingga 2030. Atau rata-rata pertumbuhan riil sebesar 3,9% dari sekarang hingga 2030. Ini akan menjadi kemajuan signifikan dibandingkan dengan pertumbuhan 2,8% selama 1973 hingga 2000.

Situasi yang luar biasa tidak hanya berupa kemungkinan skala ekspansi ini, tetapi juga ramalan yang didasarkan pada proyeksi pertumbuhan yang terlalu berhati-hati. Misalnya, China diperkirakan akan tumbuh rata-rata 6,9% per tahun selama periode tahun 2030 dan India sebesar 9,3%.

Pada tahun 2030, India mungkin telah menjadi ekonomi terbesar ketiga di dunia. Selain itu, Indonesia, yang saat ini perekonomian peringkat 18 terbesar kemungkinan besar akan pindah menjadi lima terbesar dunia dalam jangka waktu dua puluh tahun saja, setelah menikmati hampir rata-rata 7% pertumbuhan selama periode tersebut.

Memang, selalu ada risiko yang dapat mempengaruhi pertumbuhan global. Super-cycle pertama berakhir dengan pecahnya Perang Dunia Pertama, yang kedua dengan guncangan minyak bumi diawal tahun tujuh puluhan. Namun, kali ini semoga dunia mempunyai posisi lebih baik untuk mengatasi risiko munculnya badan pengambil keputusan internasional dan forum kebijakan seperti G20.

Sangatlah penting menekankan bahwa super cycle bukan berarti pertumbuhan akan terus menguat selama seluruh periode. Dalam tiga atau empat tahun terakhir saya termasuk di antara yang paling pesimis tentang pertumbuhan ekonomi AS. Saya masih berhati-hati karena perekonomian AS masih akan berjuang di tahun depan dengan pertumbuhan di bawah tren. Demikian juga Eropa dan Jepang, keduanya akan menghadapi prospek jangka pendek yang masih lesu dengan pertumbuhan datar.

Karena itu, perkembangan akan lebih luar biasa jika Asia dapat mendorong lebih banyak pertumbuhan mereka sendiri. Apalagi hal tersebut sangat dibutuhkan dunia.

Tahun depan, China akan melihat tahun pertama dari rencana lima-tahunan ke-12. Hal ini seharusnya akan membantu pertumbuhan mereka. Namun demikian, bank sentral China dan lainnya di seluruh Asia akan melakukan pengetatan kebijakan untuk menahan inflasi. Pada gilirannya, hal ini harusnya memungkinkan pertumbuhan yang lebih berkelanjutan, namun dengan tingkat yang mendekati atau bahkan di bawah yang terlihat pada tahun ini. Jadi, dalam Super-Cycle, jelas akan ada tantangan bagi para pembuat kebijakan.

Sebagaimana pentingnya untuk fokus pada tantangan jangka pendek, namun sangat penting tetap melihat peluang jangka panjang. Selama Super-Cycle, kami percaya bahwa China bisa menggantikan AS sebagai perekonomian terbesar dunia pada 2020, jauh lebih cepat daripada yang banyak pihak prediksikan.

Namun, dari perkiraan itu yang paling penting adalah cerita yang terjadi dibaliknya.

Tak bisa dipungkiri, ada skala perekonomian yang tengah berkembang. Seiring dengan pertumbuhannya, negara-negara berkembang akan memberikan pengaruh lebih besar pada perekonomian dunia. Begitupun dengan dampak dari pertumbuhan koridor-koridor perdagangan baru. Hampir 85% dari populasi dunia kini semakin saling terkait melalui perdagangan, sehingga memungkinkan pertambahan jumlah orang yang akan berkontribusi pada perekonomian global.

Sumber-sumber pendanaan akan menjadi penggerak pertumbuhan yang penting, mengingat tingginya kebutuhan investasi, khususnya di bidang infrastruktur. Lalu ada hal lain yang saya sebut perspiration atau keringat dari makin banyaknya jumlah orang yang bekerja dan berbelanja, dan juga kreativitas yang makin besar atas inovasi dan teknologi.

Negara-negara yang akan berhasil adalah negara yang paling banyak memiliki uang tunai, komoditas dan kreativitas. Dalam beberapa tahun terakhir saya kerap menjelaskan keadaan yang tengah terjadi sebagai New World Order, mencerminkan pergeseran keseimbangan kekuatan ekonomi dan keuangan dari Barat ke Timur.

Nah, di tengah pergeseran ini masih berlaku, Super-Cycle lebih tepat mencerminkan apa yang sedang terjadi. Barat masih sangat mungkin berhasil dengan lingkungan seperti ini, terutama jika perekonomian di sana kreatif. Namun sudah jelas bahwa Asia akan muncul menjadi pemenang.



Namun, dua dekade lagi, bank terkemuka yang berpusat di Inggris itu meyakini posisi lima besar akan benar-benar berganti. China akan menempati posisi pertama, lantas diikuti oleh Amerika Serikat, India, Brazil dan Indonesia. Berikut ini profil singkat lima raksasa ekonomi dunia 2030.

1. China
Pada 2030, China akan menjadi negara adikuasa secara ekonomi. volume PDB China diperkirakan akan mencapai US$73,5 triliun atau tertinggi di dunia.Saat ini, PDB China mencapai US$5,9 triliun atau terbesar kedua dunia. China akan menguasai 24 persen ekonomi dunia. Negeri dengan jumlah penduduk tertinggi sejagat ini akan tetap menjadi mesin utama pertumbuhan yang ditopang oleh industri manufaktur. Apalagi, kaum berpendidikan tinggi di China melonjak sangat signifikan.

2. Amerika Serikat
Saat ini, Amerika merupakan mbahnya kapitalisme dunia dan negara adidaya ekonomi dengan PDB terbesar dunia, yakni US$14,6 triliun. Amerika juga termasuk negara kaya dunia dengan tingkat pendapatan penduduk per kapita cukup besar, yakni US$46.760 per tahun.

Jumlah penduduk dan kondisi geografis membuat negara adidaya ini tak muncul sebagai negara paling kaya di dunia. Negara ini mengedepankan perekonomi kapitalis yang tak terlalu memprioritaskan program sosial. Namun, negara ini tak ragu menghabiskan anggaran besar untuk pendidikan. Meski tergolong maju, kesenjangan sosial-ekonomi di negara ini cukup kentara.

3. India
PDB India diperkirakan akan mecapai US$30 triliun dalam dua dekade lagi. India yang juga memiliki populasi terbesar kedua di dunia, diperkirakan akan menjadi mesin pertumbuhan besar kedua setelah China. Negara ini telah meningkatkan investasi luar biasa besar dari 24 persen PDB pada 2000 menjadi 40 persen PDB pada 2010. Kapasitas produksi, perbaikan infrastruktur, serta upaya memperbaiki standar pendidikan akan memicu pertumbuhan India.

4. Brazil
Sebagai calon raksasa ekonomi keempat di dunia, PDB Brazil diperkirakan akan mencapai US$12,2 triliun pada 2030. Selain memiliki jumlah penduduk yang tinggi, Brazil juga dikenal sebagai negara yang memiliki kekayaan sumber alam serta perkembangan di industri manufaktur.

5. Indonesia
Indonesia merupakan salah satu kuda hitam yang akan menempati posisi kelima dunia pada 2030. Indonesia bukan hanya menggeser Rusia, melainkan juga menggeser Jepang yang kini merupakan kekuatan ekonomi terbesar ketiga dunia. Pada saat itu, Indonesia akan memiliki PDB sebesar US$9,3 triliun.



SUMBER : Kaskus.us dan VIVAnews

Read more...

Cinta BJ Habibie di Abu Dhabi

Senin, 09 Desember 2013




Habibie & Ainun full movie


--------------------

From: Hendra Messa
Date: Tue, 10 Dec 2013 01:43:01 +0800 (SGT)
Subject: [Senyum-ITB] kuliah lagi dg BJ Habibie di Abu Dhabi

Waktu serasa berputar ulang 25 tahun yg lalu, saat jadi mahasiswa dulu hadir di gedung aula barat ITB, mendengarkan BJ Habibie menyampaikan orasi nya yg penuh semangat tentang teknologi. Saat ini jauh di perantauan negeri gurun pasir Abu Dhabi, saya bagaikan menghadiri lagi kuliah beliau, tapi beliau bercerita ttg hal yg lain lagi, beliau bercerita ttg Cinta, menarik sekali betapa seorang profesor ahli pesawat terbang bercerita ttg Cinta, apa beliau akan menyampaikan rumus2 baru ttg cinta ? , beliau bercerita ttg cinta, padahal istri tercinta beliau, telah wafat 3 tahun yg lalu

namun beliau bukan bercerita ttg cinta romantis semacam cerita Layla Majnun, cinta yg dramatis dll, 
tapi ternyata beliau menjelaskan ttg Cinta yg lebih tinggi maknanya, cinta pada Tuhan, subhanallah 

Pada tgl 7 desember 2013, Professor BJ Habibie, guru bangsa, guru kita semua, bersilaturahmi dg masyarakat Indonesia di Abu Dhabi, esoknya beliau mengadakan pertemuan pula dg para expatriat bidang penerbangan yang bekerja di Abu Dhabi, yg kebetulan sebagian besar adalah anak buah beliau dulu di IPTN/PTDI, sebuah "reuni" yg mengharukan. Selain itu beliau juga menyampaikan kuliah umum di salah satu Universitasi di Abu Dhabi, dan mengadakan pertemuan dg pejabat penting & pihak2 lain nya. Hari selanjutnya beliau akan melanjutkan perjalanan ke Doha, Qatar, bertemu pula dg masyarakat Indonesia di sana.


Acara dimulai dg pemutaran film yg sangat menarik , "Ainun & Habibie" , kemudian beliau menyampaikan hikmah dari film tsb, dilanjutkan dg ceramah beliau, dan tanya jawab mengenai berbagai hal aktual.

Sungguh menarik apa yg disampaikan beliau, nanti saya coba tuliskan di blog saya, sehingga bisa jadi pelajaran yg bermanfaat bagi semua pihak.


salam dari gurun pasir Abu Dhabi
Hendra Messa, TI 88

-------------------

Peta: (A) Dubai - (B) Abu Dhabi = 150 km

View Larger Map


------


Selasa, 10/12/2013 03:35 WIB

'Habibie dan Ainun' Gugah Ratusan WNI di Abu Dhabi

Ramdhan Muhaimin - detikNews
Jakarta - Ratusan warga negara Indonesia yang bermukim di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab ramai-ramai menonton film 'Habibie dan Ainun'. Program ini bersamaan dengan kedatangan mantan presiden Bj Habibie ke salah negara teluk tersebut.

Dalam rilis dari KBRI Uni Emirat Arab (PEA) yang diterima detikcom, Selasa (10/12/2013), acara nonton bareng ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan Habibie ke Abu Dhabi dari tanggal 6 hingga 9 Desember 2013 dalam rangka memperkuat tali silaturahmi dan meningkatkan kerjasama ekonomi antara Indonesia dan PEA. Rencananya, Habibie dan rombongan juga akan mengunjungi Qatar dan Arab Saudi.

Nonton bareng 'Habibie dan Ainun' digelar di Abu Dhabi Theatre yang terletak di pinggiran Pantai Corniche, Abu Dhabi. Gedung pertunjukan modern tersebut berkapasitas 500 penonton. WNI yang datang dari kota Al Ain, Ruwais, dan sekitar Abu Dhabi. Habibie berkunjung didampingi kedua putranya, yaitu Ilham Habibie dan Thariq Habibie.

Sebelum film ditayangkan, para penonton disuguhkan lagu dan tari-tarian tradisional yang dimainkan oleh anak-anak Indonesia di Abu Dhabi.

Film yang dimainkan oleh aktor utama Reza Rahardian dan aktris Bunga Citra Lestari (BCL) itu sempat membuat Dubes RI untuk Abu Dhabi, Salman Al Farisi terharu. Bahkan dubes pun mengaku sering mengusap air matanya sepanjang pemutaran film tersebut. Begitupun dengan penonton yang hadir.

“Cerita ini mengangkat contoh tentang komitmen pengabdian untuk bangsa, contoh persistensi terhadap perjuangan, dan contoh indah tentang cinta," ujar Salman.

Usai pemutaran, Habibie menggelar dialog dengan warga Indonesia. Dalam dialognya, Habibie mengungkap kesedihannya atas penghentian proses produksi pesawat CN 250 padahal tinggal selangkah lagi mendapat sertifikat internasional layak komersial.

"Perjuangan itu perlu pengorbanan, dan saya ikhlas pengorbanan itu berupa dihentikannya industri strategis yang dengan susah payah kita rintis dan sudah berkembang," kata Habibie.

Read more...

Edy Surya EL'81 mengajak nonton Losmen, Sandiwara TV

Minggu, 08 Desember 2013



Losmen - Opening

-----Original Message-----

From: "Edy Surya" 
Sender: Senyum-ITB@yahoogroups.com
Date: Sun, 8 Dec 2013 20:46:33
Subject: [Senyum-ITB] Quiz :  Sandiwara TV

Sebelum disebut dg istilah  sinetron,dulu disebut sandiwara TV, 
Ada 1 serial sandiwara TV yg cukup populer yg dibintangi Mieke Wijaya Mathias Muchus, Mang Udel, Dewi Yul, Ida Leman dg sutradara Wahyu Sihombing, mengenai suka duka Keluarga Broto mengelola penginapan

Apa judul serial sandiwara TV tsb?


Edy Surya
Sent from my  BlackBerry®

-------------------
Keterangan video:

Uploaded on Jul 29, 2010
salah satu serial jaman 1980-an yang Fenomenal :)
ceritanya simple banget tentang penginapan Bu Broto sama Pak Broto ada juga Mathias Muchues sebagai KARJO heheeh
bener bener Nostalgia deh :)

Read more...

99 Cahaya di Langit Eropa


99 Cahaya Di Langit Eropa Trailer 2013


Published on Oct 29, 2013
99 Cahaya Di Langit Eropa
Sutradara : Guntur Soeharjanto
Pemaran : Acha Septriasa, Abimana Aryasatya, Raline Shah, Dewi Sandra, Alex Abbad, Nino Fernandez.
Genre: Drama
-----------------------------

From: Rangga Almahendra 
Date: Thu, 5 Dec 2013 23:20:14 -0800 (PST)
Subject: [Senyum-ITB] KARENA KAMI PERCAYA PENONTON INDONESIA SUDAH CERDAS

Salam,

Perkenalkan saya Rangga Almahendra (Ketua IA ITB Yogyakarta, Alumni LFM-ITB 1998 ) dan istri saya Hanum Salsabiela.

Kami sedang berikhitiar mencoba membuat sebuah karya film berjudul 99 Cahaya di Langit Eropa, sebuah film perjalanan spiritual yang dibalut persahabatan dalam menghadapi tantangan lintas budaya hidup sebagai minoritas di Eropa.

Ternyata niatan untukmembuat karya edukatif dan inspiratif melalui sebuah film di Indonesia ini harus menemui banyak tantangan yang tidak ringan. Ijinkan saya sharing pengalamanyang mungkin bisa menjadi bahan renungan kita semua.

Beberapa hari yang lalu, tim produksi film 99 Cahaya Di Langit Eropa datang ke kantor Cinema 21untuk memastikan lagi tentang rencana pemutaran film kami. Betapa kagetnya kami, ternyata pada awal rencana, film kami dialokasikan untuk tayang hanya di80 layar bioskop saja. Padahal beberapa film lain bisa mendapatkan kesempatan pertama untuk bisa tayang di lebih dari 120, 150 bahkan hingga 200 layar. Yang lebih membuat kami prihatin, beberapa film horror bermuatan seksual dan kekerasan pernah mendapatkan jumlah layar berlipat-lipat dibanding kami.

Harus kami akui, memang kami pemain baru di industri ini, yang mungkin terlalu naif mencoba menawarkan tayangan alternatif bagi masyarakat Indonesia. Film yang kami harap bukan hanya sekedar menjadi tontonan,namun juga tuntunan dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk.

Kami sudah lakukan segala upaya untuk meyakinkan Cinema 21 terkait niat kami ini. Namun sepertinya pihak 21 memiliki aturan main tersendiri. Pada akhirnya mekanisme pasarlah yang akan menentukan ditambah atau dikuranginya jumlah layar, yang akan diberikan untuk sebuah film.

Kami selama ini menyadari, jumlah layar yang berlebih akan selalu diberikan untuk film yangmengandung 3G (Ghosts, Girls, Guns). Topik horror, seksualitas dan kekerasan tidak bisa dipungkiri menjadi main stream dunia perfilman saat ini. Di satu sisi, retorika untuk memajukan perfilman Indonesia pasti akan selalu terbentur oleh dilema produser untuk membuat film yang cepat menghasilkan uang, dengan mengedepankan kengeriankekerasan dan seksualitas.Tiga hal yang harus kita akui juga ikut membentuk potret masyarakat Indonesia saat ini. 

Melalui film 99 Cahaya di Langit Eropa ini, kami berusaha untuk meninggalkan mainstream tersebut;karena kami percaya bahwa sudah saatnya  masyarakat Indonesia mendapatkan haknya memilih film yang berkualitas, tidak lagi terpenjara oleh pilihan dengan tema itu itu saja.

Kami yakin masyarakatIndonesia sudah cerdas memilih film film berbobot yang seharusnya ditonton. Kami berharap masyarakat Indonesia bisa menerima film kami dan pada akhirnya juga akan membuka mata kita semua, bahwa sebuah peradaban bangsa yang kuat juga harus didukung oleh produk budaya-budayanya yang berkualitas.

Dengan segala kerendahan hati, kami bermaksud mengajak seluruh sahabat, teman, saudara,handai taulan untuk menyaksikan film 99 Cahaya Di Langit Eropa yang sudah mulaitayang tanggal 5 Desember yang lalu. 

Film yang kami buat dengan sepenuh hati,dengan niatan semata untuk mengajak masyarakat Indonesia untuk tak pernah lelahberikhitar menebarkan kebaikan dan manfaat untuk sekitarnya.

Sekian. Terima kasihsudah meluangkan waktu untuk membaca email ini. Kami juga ingin mengucapkanterimakasih pada pihak Cinema 21 yang akhirnya memberikan 20 layar tambahanuntuk kami, setelah menyaksikan sendiri tanggapan masyarakat yang menonton film kami (http://99cahaya.com/)

Majulah perfilman Indonesia…majulah peradaban bangsa Indonesia.



Salam
Rangga Almahendra
Associate Produser 99Cahaya di Langit Eropa
Anggota LFM-ITB tahun 1998



Read more...

Nelson Mandela dan Pengampunan

Jumat, 06 Desember 2013




Nelson Mandela statue, Parliament Square, Westminster 


From: "Rudi Susilo"
Date: Sat, 7 Dec 2013 00:22:00 +0000
Subject: Re: [Senyum-ITB] NELSON MANDELA DIE


Nelson Mandela dan Pengampunan

Nelson Mandela bukan hanya sosok yg memperjuangkan kebebasan demokrasi di Afrika Selatan, tp lebih dari itu, beliau memiliki hati emas.

Mandela di penjara selama 27 thn oleh lawan politiknya, ia dituduh dengan dakwaan palsu dan penuh rekayasa.
Ketika Mandela keluar dari penjara kemudian berhasil menjadi presiden Afsel, dia tidak dikuasai kebencian dan niat utk balas dendam thd lawan2 politiknya yg dulu memenjara kan nya.
Mandela bahkan menolak usul dari panglima tentaranya utk menangkap lawan2 politiknya.
Mandela mengajarkan bagaimana membalas kejahatan dgn kebaikan; dan kebencian dgn kasih.

Apa yg kita lakukan ketika kita sudah begitu dilukai oleh seseorang dan kini kita memiliki kesempatan utk balas dendam? Mampukah kita meng ampuni? Seberapa luas dan lapang ukuran hati kita?

Jika kita ingin menjadi orang besar, kita harus memiliki hati dan jiwa yg besar.
Ini ditunjukkan melalui sikap kita yg mau mengampuni orang2 yg telah menyakiti kita.

Paul Boose berkata dengan sangat bijak mengenai pengampunan:
"Memaafkan memang tidak bisa mengubah apa yg sudah terjadi di masa lalu, namun akan melapangkan jalan kita ke masa depan."

Kebencian dan sikap tidak mau mengampuni sebenarnya sedang menutup jalan utk masa depan kita sendiri, dan menutup pintu berkat kita.
Ketika kita mengampuni, kita sedang membuka jalan yg lapang utk masa depan kita dan terutama sedang membuka keran pengampunan dari Tuhan atas segala dosa dan kesalahan kita sendiri...

Orang yg paling diuntungkan ketika kita mengampuni adalah diri kita sendiri, bukan orang yg kita ampuni tsb.

"Pengampunan adalah hadiah terbaik yg bisa kita berikan kepada diri kita sendiri.."

jadilah seperti pohon mangga yg tumbuh subur berbuah banyak dipinggir jalan raya, walau dilempar dengan Batu tp dibalas dgn Buah.

Salam
Sent from my BlackBerry®
powered by Liquitex

From: Gatot Aristo 
Date: Sat, 7 Dec 2013 07:09:46 +0700
Subject: [Senyum-ITB] NELSON MANDELA DIE



Dia lah tokoh demokrat yang sebenarnya. Tidak anarki. Dia rela dipenjara 27 tahun untuk kehidupan yang lebih baik, lebih damai bagi bangsanya , HITAM dan PUTIH. Dia layak untuk kita jadikan contoh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita yang semakin carut marut ini. SELAMAT JALAN MANDELA.
__


-----

Kisah Perjuangan Nelson Mandela, Si Manusia Malam

MINGGU, 12 AGUSTUS 2012

Kisah perjuangan Nelson Mandela, Si Manusia Malam - Dua Pria muda kulit hitam berjalan-jalan di Alun-alun Westminster ( Parlemen Inggris ) suatu hari di tahun 1962. Mereka mengagumi para tokoh dunia yang namanya diabadikan dengan pemasangan patung mereka di sana, seperti Presiden Amerika Serikat Abraham Lincoln, Perdana Menteri Inggris Winston Churchill, pemimpin India Mahatma Gandhi, pemimpin Afrika Selatan Jan Christiaan Smuts, dan masih banyak lagi.
kisah-perjuangan-nelson-mandela.jpgKedua orang itu adalah Oliver Tambo dan sahabat seperjuangannya, Nelson Rolihlahla Mandela. Mereka berada di London dalam pelarian, dikejar-kejar polisi Afrika Selatan, sekaligus untuk menggalang bantuan buat perjuangan melawan rezim apartheid. Ketika melihat patung Jan Smuts, setengah berkelakar mereka mengikrarkan impian bahwa suatu saat patung orang kulit hitan didirikan di sana.
Tambo, yang wafat pada 24 April 1993, tidak bisa menyaksikan ketika impian itu akhirnya terwujud. Mandela datang lagi ke halaman Westminster pada 29 Agustus 2007 untuk menghadiri peresmian patung pria kulit hitam berbaju batik setinggi 2,7 meter. Perdana Menteri Inggris Gordon Brown, dalam sambutannya setelah penyibakan tirai patung, mengatakanMandela akan dikenang sepanjang masa sebagai pemimpin yang mengakhiri politik perbedaan warna kulit ( apartheid ).
"Dia tidak bisa dibungkam dengan sel penjara, pengadilan sandiwara, dan bahkan ancaman eksekusi," kata Brown, yang memapah tamu kehormatannya itu saat menuju podium. Di mata Brown, keyakinan Mandelaakan masa depan begitu kuat, bahkan tak lekang didera derita 27 tahun di balik jeruji penjara dan kawat berduri.
Mandela merendah, Ia menganggap kehadiran patung dirinya di Wesrminster itu sebagai representasi perjuangan banyak manusia. "Meski ini patung satu orang, tapi sejatinya ia melambangkan mereka semua yang melawan penindasan terutama di negara saya," kata Mandela, 89 tahun, di depan 7.000-an hadirin. Menurut sang legenda, sejarah perjuangan di Afrika Selatan kaya dengan kisah-kisah pahlawan, sebagian kisah para pemimpin, sebagian lagi kisah para pengikut. Dan semua kisah itu patut dikenang.
"Oliver pasti bahagia seandainya berada di sini, " ujar Mandela menyebut nama depan sahabatnya yang pernah menjabat Presiden Kongres Nasional Afrika ( ANC ). Partai yang dilarang semasa apartheid itu meraih 62% suara pada pemilihan umum demokratis multiras pertama di Afrika Selatan dan mengantarkan Mandela menjadi presiden kulit hitan pertama di negara itu pada 10 Mei 1994.
Saat itu, Mandela telah terentaskan dari jurang gelap penindasan rezimapartheid Afrika Selatan, yang selama puluhan tahun tak mengusik perhatian negara kampiun demokrasi. Perjuangan panjang Mandela dan rakyat Afrika Selatan akhirnya didengar masyarakat dunia, dan ia dinobatkan menjadi peraih Hadiah Nobel Perdamaian 1993, bersama rekannya, Frederick Willem de Klerk. Keduanya dinilai berjasa menyudahi era rezim apartheid secara damai, dan meletakkan pondasi demokrasi Afrika Selatan.
Sebelum fajar demokrasi itu, Mandela hidup dalam dua jenis kegelapan, yaitu main kucing-kucingan dengan aparat di alam gerakan bawah tanah, dan pengapnya penjara Robben Island. "Saya menjadi makhluk malam," tulis Mandela dalam otobiografinya Long Walk to Freedom, yang mengisahkan tentang masa pelariannya.
Ia bersembunyi di siang hari, dan beraksi saat hari gelap. Suatu hari, ia berada bersama komunitas muslim di Cape Town, hari yang lain Mandela ada di antara pekerja di Natal, atau bersama buruh di pelabuhan Elizabeth. Ia bergerak dari satu kota ke kota lain untuk menghadiri pertemuan-pertemuan rahasia pada malam hari.
Pada tanggal 26 Juni 1961, di hari kemerdekaan Afrika Selatan, Mandela mengirim surat ke koran-koran setempat untuk memompa semangat masyarakat pendukungnya. Ia mengajak mereka menuntut terus konvensi nasional konstitusi. "Saya menyatakan lagi bahwa kampanye pembangkangan seluruh negeri akan dilancarkan jika negara tak mau mengadakan konvensi seperti itu," kata Mandela dalam surat itu.
Mandela sadar sepenuhnya bahwa surat perintah penangkapan dirinya telah keluar dan polisi memburunya. Namun, Dewan Aksi Nasional yang dimotori para tokoh ANC menyarankan agar ia tidak menyerahkan diri. "Saya menerima saran ini dan tak akan menyerahkan diri ke pemerintah yang tidak saya akui. Setiap politikus yang serius akan menyadari bahwa kondisi saat ini di negara ini, mencari kesyahidan murahan dengan menyerahkan diri ke polisi adalah naif dan kriminal..."
Mandela berkisah, penyamaran yang sering dilakukannya adalah menjadi sopir, juru masak, atau tukang kebun. Keadaan ini kerap menjadi sumber imajinasi pers. Halaman muka koran-koran berisi klaim tentang keberadaannya. Lalu, aparat membuat blokade jalan di seluruh negeri, namun polisi selalu gigit jari.
Meskipun gemar berkawan, Mandela mengaku lebih menyukai kesendirian. Dengan begitu, ia punya kesempatan menjadi diri sendiri, membuat rencana dan berfikir. Namun, tak ada orang yang tahan terus-menerus kesepian. "Saya sangat merindukan istri dan keluarga saya." Hanya, ada saja kejadian-kejadian yang membuatnya tabah.
Suatu sore di Johannesburg, ia menyamar sebagai sopir, menyandang kain lap panjang dan mengenakan topi, menunggu penjemputan di satu sudut jalan. Mandela tahu seorang polisi mengawasinya. Ia melihat sekeliling untuk mencari-cari tempat aman. Namun, belum sempat ia kabur, si polisi tersenyum padanya seraya mengacungkan dua jempol tanda salut ANC dan pergi. Di lain hari, seorang sersan memberitahu Winnie ( istri Mandela ): "Pastikan Madiba ( gelar klan Mandela ) tak berada di Aleksandra Rabu malam karena akan ada penggrebekan di sana." Maka, Mandela kian yakin gerakannya didukung banyak polisi, terutama polisi kulit hitam. Akibatnya, polisi kulit hitam kerap dikritik keras oleh kolega mereka karena dinilai membantu gerakan Mandela.



Jalan Hidup Nelson Mandela

1918
Dengan Nama Rolihlahla Dalibhunga Mandela lahir di sebuah desa kecil di provinsi Cape.
1927
Ayah Mandela meninggal
1943
Bergabung ke Kongres Nasional Afrika ( ANC ), sebagai aktivis.
1944
Bersama sahabat karibnya, Oliver Tambo, dan Walter Sislu, Membentu Liga Pemuda ANC. Di tahun ini pula Nelson Mandela menikahi Evelyn Mase ( istri Pertama ). Mereka bercerai tahun 1957 setelah mempunyai tiga anak.
1956
Bersama 155 aktivis politik lain, dituduh berkonspirasi menumbangkan penguasa.
1958
Menikahi Winnie Madikizela ( istri kedua )
1960
Membentuk sayap militer ANC
1962
Ditangkap polisi, dinyatakan bersalah melakukan sabotase dan pengkhianatan dan dihukum seumur hidup, mula-mula di Robben Island
1992
Bercerai dengan Winnie setelah istrinya itu terlibat penculikan
1993
Bersama FW de Klerk mendapat Hadiah Nobel Perdamaian
1994
Terpilih sebagai presiden Afrika Selatan
1998
Menikahi Graca Machel, janda bekas presiden Mozambique, pada ulang tahun ke-80.
1999
Mundur dari kursi presiden untuk memberi jalan bagi Thabo Mbeki, yang dijagokan ANC


Sumber: mediakliping.blogspot.com


------------

Keterangan video:

Published on Jun 26, 2013
Nelson Mandela statue, Parliament Square, Westminster


Wikipedia:
Nelson Rolihlahla Mandela (Xhosa pronunciation: [xoˈliːɬaɬa manˈdeːla]; born 18 July 1918) is a South African anti-apartheid revolutionary and politician who served as President of South Africa from 1994 to 1999. He was the first black South African to hold the office, and the first elected in a fully representative, multiracial election. His government focused on dismantling the legacy of apartheid through tackling institutionalised racism, poverty and inequality, and fostering racial reconciliation. Politically an African nationalist and democratic socialist, he served as the President of the African National Congress (ANC) from 1991 to 1997. Internationally, Mandela was the Secretary General of the Non-Aligned Movement from 1998 to 1999.

Read more...

Video Third Wave of Coffee: Dodo Juliman AR'80 mengajak menyeruput Kopi Nikmat

Kamis, 05 Desember 2013



Third Wave Coffee Movement | Trendspotting

Published on Jul 26, 2012
Deborah Acosta tells us about the Third Wave Cofee Movement, and its arrival in Miami.

-------
On 4 Des 2013, at 14:30, Dodo Juliman wrote:


Hehe.. Saya sementara penjadi penikmat dan pengamat kopi dulu Mas Sugeng.. Senang melihat antusiasme teman-teman ITB terhadap kopi. Sekarang ini semakin banyak klub-klub kopi di Bandung, baik yang dikembangkan oleh alumni ITB maupun warga Bandung secara umum. Mudah-mudahan dengan semakin banyaknya teman-teman ITB yang menjadi pencinta kopi akan muncul teknologi perkopian yang semakin maju di Jawa Barat maupun Indonesia. Seperti kita ketahui, teknologi canggih di perkopian hampir sebagian besar dikembangkan oleh perusahaan-perusahaan Eropa, Jepang dan Amerika. Memang mereka konsumen terbesar di dunia, sekaligus pencipta nilai tambah perekonomian kopi dunia. Dari hampir USD 100 milyar nilai perekonomian kopi dunia, 88% dikuasai tiga pelaku dunia tersebut. Negara penghasil kopi hanya menikmati 11-12% saja dari nilai perekonomian kopi dunia. 

Nah, pengembangan nilai tambah perekonomian kopi inilah yang belum banyak kita lakukan. Padahal pasar dalam negeri kita sangat besar, tetapi malah dikuasai oleh berbagai pemain asing. Illy Coffee, yang film dokumenternya akan diputar ulang oleh Mas Moko merupakan perusahaan kopi Italy yang mengembangkan teknologi canggih mulai dari mesin sortasi biji kopi yang diimpor dari Amerika Latin, Afrika, dan Asia Pasifik, sampai dengan pengujian citarasa, dari peyangraian (roasting) sampai pengemasan dengan gas nitrogen agar bisa tahan lama. Malah Illy punya sekolah kopi tercanggih di dunia. Indonesia sebagai negera produsen kopi-kopi terbaik di dunia kok malah tidak punya sekolah perkopian dan pusat pengembangan teknologi perkopian. Yang ada hanya Puslitbang Kopi dan Kakao di Jember yang walaupun banyak memiliki ahli-ahli kopi yang bagus, tetapi masih kurang didukung dengan teknologi yang canggih. Kalau kita ingin meningkatkan nilai tambah kopi untuk bangsa kita, saya kita kerjasama pemerintah-industri-perguruan tinggi (triple helix) untuk pengembangan teknologi perkopian perlu dikembangkan.

Beberapa teman di ITB tertarik untuk mengembangkan peran teknopreneur di perkopian, tetapi belum ada modalnya. Saya kira jejaring alumni ITB yang luar biasa ragam peran dan penguasaan sumberdayanya tidak akan sulit mengatasi hal tersebut.

Potensi Jawa Barat untuk kopi arabika (banyak disukai pasar dunia dan pencinta kopi karena citarasanya yang enak - memiliki aroma, rasa, sweetness, acidity, dan body yang berkelas aristokrat.. :-)) cukup besar, namun seperti kata Basuki, baru mengalami 'reborn' setelah habis oleh hama karat daun di awal 1920-an. Karena kopi merupakan minuman penambah semangat kerja (setelah minum kopi jadi cenghar, nggak ngantuk) dan juga selalu mengikuti perkembangan "gaya hidup", maka kebutuhan dunia akan kopi yang berkualitas (sering disebut sebagai specialty coffee) akan semakin meningkat. Makanya sejak tahun 2002 di Amerika Serikat muncul istilah "the third wave coffee" seperti kutipan wikipedia berikut:

The Third Wave of Coffee refers to a current movement to produce high-quality coffee, and consider coffee as an artisanal foodstuff, like wine, rather than a commodity. This involves improvements at all stages of production, from improving coffee bean growing, harvesting, and processing, to stronger relationships between coffee growers and coffee traders and roasters, to higher quality and fresh roasting, at times called "microroasting" (by analogy withmicrobrew beer), to skilled brewing.
Third Wave Coffee aspires to the highest form of culinary appreciation of coffee, so that one may appreciate subtleties of flavor, bean varietal, and growing region – similar to other complex culinary products such as wine, tea, and chocolate. Distinctive features of Third Wave Coffee include direct trade coffee, high-quality beans (see specialty coffee for scale), single-origin coffee (as opposed to blends), lighter roasts of the beans, and latte art. It also sometimes includes naked portafilters, and revivals of alternative methods of coffee preparation, such as vacuum coffee (sometimes called "siphon") and individual drip brew.
Semoga kita bisa memanfaatkan peluang di ekonomi perkopian ini untuk mulai merasakan "manisnya" berkebun dan berbisnis kopi bersama para petani kopi dan pekerja bisnis perkopian yang mulai berkembang, daripada hanya sekedar menonton pelaku asing mengembangkan bisnis tersebut dan membiarkan bangsa kita menikmati "pahitnya" rasa kopi yang diolah dengan cara yang tidak tepat.. :-)


Salam kopi,
DJ
       
Dodo Juliman
Barista@KoffieWagen
--------------------



First, Second, and Third Wave Coffee


Uploaded on Jun 20, 2011

A brief look at the history of coffee in the 20th within the United States by Billy Kangas



Read more...

Persimon yang tertutup salju di Tashkent, Uzbekistan



Tashkent Snow, Winter 11 Feb 2012

---------------------------

From: Dewi Utami
Date: Thu, 5 Dec 2013 12:07:15 +0500
Subject: [Senyum-ITB] persimon yg tertutup salju [4 Attachments]

Teman 

bbrp wkt yll, mas Erik minta foto rmhku di tashkent, dan kmdn diskusi ttg persimon. 
Hari ini, maksudku tadi pagi, salju datang, dan pohon persimon dan buahnya dihiasi salju seperti pohon natal,
Foto teakhir, sebelum salju datang

Salam,
Dewi

------------------------




Read more...
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Pencarian

10 Halaman Favorit

  © Blogger template On The Road by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP