powered by Google

Anggota baru: Yulia Rahmawati menjadi jurnalis dan pemimpin redaksi di Boulevard ITB

Rabu, 29 Oktober 2014


Nama (Name)              : Yulia Rahmawati
Nama panggilan (Nickname) : Yulia


Jurusan di ITB            : Teknik Fisika
Jenjang S1 / S2 / S3      : S1
Angkatan Tahun            : 2010

Personal Web/URL/Blog    : http://yuliaaar.wordpress.com
Foto / Alamat Facebook    : http://www.facebook.com/lielliawati
Rekaman Video / Film      : http://www.youtube.com/


Profesi (Profession)      :
Keahlian (Expertise)      :
Alamat Rumah (Home Adr)  : Kp.Waas No.10 RT.01/02 Sukasari, Kec.Pameupenguk
Kota/Negara (City/Country): Bandung/Indonesia
Perusahaan (Company)      :
Alamat Kantor (Office Adr):
Kota/Negara (City/Country):
Company Web/URL          : http://
Tempat/Tanggal Lahir (Place/Date of Birth) : Jakarta, 4 Juli 1993
Umur (Age)      : 21
Hobby/Life Style : Menulis, Jalan-Jalan

Ceritakan 1 pengalaman berkesan semasa di kampus ITB : Menjadi jurnalis dan pemimpin redaksi di Boulevard ITB sehingga dapat bertemu dan sharing dengan banyak orang.
Ceritakan juga 1 pengalaman berkesan sesudah berkarir :
Interest (ketertarikan, aspirasi, minat) join dengan Senyum-ITB :



REFERENSI

Bagaimana Anda tahu milis Senyum-ITB ?
[  ] Search Engine (Google, Yahoo, dll)
[  ] Yahoo Groups page
[  ] Teman. Nama/email : 

[ v ] Lain-lain. Tolong sebutkan : Bapak Wakil Dekan



Read more...

Kenangan kenalan dengan Susi Pudjiastuti di Pangandaran

Selasa, 28 Oktober 2014


Baca juga:
- Nilai Perekonomian Laut Indonesia Mencapai Rp 36.000 - 60.000 Triliun - Per Tahun
- Video: Susi Air mendarat di Bandara Nusawiru, Pangandaran
Pakar Kelautan ITB: "Ngaco" Mengangkat Susi Jadi Menteri Kelautan dan Perikanan




Susi Pudjiastuti dan Susi Air

From: "Sugeng Setyadi 
Date: Tue, 28 Oct 2014 21:15:55 +0700
Subject: Re: [sinergi-ia-itb] Susi



Saya termasuk mengenal Susi dan keluarganya. 

Karena pada awal 90an saya punya hotel di Pangandaran. Ketika awal2 pengembangan hotel saya banyak teman2 ITB yg ikut terlibat. Ada Didi SR73, Dodo AR80, Budiono AR80 (alm), dll. 
Spt biasa anak ITB, modal kecil tapi pikiran dan konsepnya mengawang-awang. 
Mau bikin hotel inti rakyat, Badan Otorita Pengembangan Pariwisata Pangandaran, 
Cruise nyusuri pantai sampai segara anakan dan nusa kambangan, boating dan sailing di teluk pangandaran, ngembangin batukaras, ngidupin kereta cowboy banjar-pangandaran, dll. ya biasalah Anak itb : dreaming. 

Pangandaran kota yg kecil, kedatangan holiday boys dr Bandung yg kasep2 maka cepat menyebar. Eh, enggak dik. Waktu itu ada cewek2 penggembira dr Unpad. Umurku sdh hampir  kepala empat, tapi pacarku masih sma. Yang saya kenal ketika baru mulai berbulu sampai brewokan (bagian ini disensor utk Tara). Nggak tahu ktm di mana tiba2 holiday boys ini bisa kenalan sama Susi. Spt biasa hasil ngedobos soal ide2 ngembangin Pangandaran membuat kita diundang ke rumahnya. Lebih tepatnya di restoran seafood punya dia, yg diberi nama Hilman Rest (Hilman adalah nama anaknya). 
Semalaman kita ngobrol disitu dan alhasil salah satu anggota holiday boys pacaran sama Susi. 
Saya sendiri tidak begitu dekat dng Susi, tapi lebih dekat dng Haji Karlan, almarhum bapaknya. 
Dimana kalau habis kalah judi paginya selalu telepon saya nawarin tanahnya yang mau dijual.

Catatan saya ttg Susi, dia adalah wanita yg cepat belajar. Dari suaminya yg kedua orang Finlandia, seorang ahli perikanan, dia belajar bisnis ikan. Sampai bisa menguasai pasar eksport lobster. Konon 60% eksport lobster hidup Indonesia ke Jepang dr dia. Dari suaminya yang ketiga orang Jerman, ahli pesawat yg pernah bekerja di PT DI, dia belajar tentang penerbangan. Yang akhirnya masuk ke bisnis penerbangan non schedule dengan puluhan pesawat. Dia the bigest customer utk pesawat jenis twin otter dan caravan. Karena itu setiap produk baru dr pabrikan itu, sebelum negara lain dapat, dia dulu yang memperolehnya. Ketika ribut2 soal sodetan citanduy awal thn 2000 an, saya sempat dlm satu forum dng dia. Fasih banget ngomongin soal ekosistem Segara Anakan yang akan rusak akibat dr sodetan itu. Soal ini mentornya adalah Prof Mubiyar dari ITB dan Mang Ihin Solichin GP. Jadi kesimpulan saya, beri kesempatan dia untuk bekerja. Apabila ada yang dekat dng dia coach dia dng persoalan makro dan teori. Dengan kapasitas belajar dia, maka akan cepat paham dan menguasai persoalan. Sehingga apa yg dikuatirkan orang terhadap dia akan pupus. 



Sugeng S/MA76  



Lelang ikan di Pangandaran


Read more...

Pakar Kelautan ITB: "Ngaco" Mengangkat Susi Jadi Menteri Kelautan dan Perikanan

Baca juga:
- Muslim Muin: Program Studi Teknik Kelautan ITB memperoleh Akreditasi ABET tanpa Dana Khusus





Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014). TRIBUN NEWS / DANY PERMANA




KOMPAS.com — Pakar ilmu kelautan dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Muslim Muin, mengatakan, posisi-posisi menteri strategis yang terkait pengembangan kemaritiman dalam Kabinet Kerja Jokowi diisi oleh orang yang tidak tepat.

Pengangkatan Susi Pudjiastuti sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, misalnya, dinilai Muslim tidak tepat. Susi memang sukses dalam mengembangkan industri pengolahan hasil laut serta transportasi antar-pulau. Namun, menurut Muslim, itu tak cukup.

"Ngaco mengangkat Susi sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Sukses menjadi pengusaha ikan bukan berarti bisa memimpin KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan)," ungkap Muslim kepadaKompas.com, Senin (27/10/2014).

Muslim mempertanyakan apakah Susi paham mengenai teknologi kelautan, marine products economics, coastal processes, danunderwater technology. Menurut Muslim, kepakaran Susi hanyalah tentang penangkapan dan penjualan ikan.

"Kelautan bukan hanya urusan ikan," katanya. "Pengangkatan Susi sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan menandakan Jokowi tidak paham laut. Cita-cita dia, Indonesia jadi poros maritim dunia, tidak akan tercapai," imbuh Muslim.

Muslim mengatakan, tugas Menteri Kelautan adalah meregulasi laut. Contoh nyata terkait dengan proyek Tanggul Raksasa. Seorang menteri kelautan harus bisa mengkaji dampak yang mungkin ditimbulkan.

Contoh lain adalah masalah eksploitasi ikan. Beberapa wilayah di Indonesia mengalami overfishing karena eksploitasi berlebihan. Seorang menteri kelautan juga harus mampu memahami masalah tersebut.

"Kalau tidak, ikan akan terus dieksploitasi. Kita kelihatan hebat karena produksi ikan kita tinggi, tetapi ikan kita habis. Apakah Susi paham itu?" ujar Muslim. Menurut Muslim, menyerahkan kursi menteri kepada seorang pengusaha ikan adalah keputusan yang salah.



Read more...

Indroyono Soesilo: Profil Menko Kemaritiman

Minggu, 26 Oktober 2014


Baca juga:
Nilai Perekonomian Laut Indonesia Mencapai Rp 36.000 Triliun sampai Rp 60.000 Triliun - Per Tahun






"iMarine data platform for collaborations" Workshop, 7 March 2014, Rome, Italy: Welcome by Marc Taconet and Indroyono Soesilo




Presiden Joko Widodo menunjuk Indroyono Soesilo sebagai Menteri Koordinator Kemaritiman dalam Kabinet Kerja periode 2014-2019. Pengumuman dilakukan di halaman Istana Negara, Minggu (26/10/2014).
Indroyono dipercaya Jokowi untuk menjabat posisi baru ini menyusul cita-cita komitmen Jokowi menggencarkan program pembangunan berlandaskan maritim di Indonesia. Jokowi berniat mengembalikan kejayaan maritim saat zaman kerajaan Sriwijaya. 

Berikut profil singkat Indroyono:
Nama Lengkap : Indroyono Soesilo
Tempat, Tanggal Lahir : Bandung, Jawa Barat, 27 Maret 1955
Agama : Islam
Jabatan : Kepala Badan Riset Kelautan dan Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan

PENDIDIKAN :
Umum :
- Jurusan Teknik Geologi ( 1978 )
- Jurusan Remote Sensing University Michigan, Amerika Serikat ( 1981 )
- Jurusan Geologic Remote Sensing The University of Iowa, Amerika Serikat ( 1987 )
Khusus :
- Remote Sensing Satellite Ground Station Management Training, Canada, ( 1992 )

PERJALANAN KARIER :
Pekerjaan :
- Dosen luar biasa kursus staf senior TNI-AD Seskoad Bandung ( 1991 )
- Asisten laboratorium petrografi dan asisten kampus lapangan geologi, Karang Sambung Dep. Teknik ITB ( 1976 - 1978 )
- Research asistant, Department of Geology, Amerika Serikat The University of Iowa ( 1981 - 1986 )
- Teaching assistant, Department of Geology The University of Iowa, Amerika Serikat ( 1983 - 1986 )
- Dosen luar biasa Sesko ABRI Bandung ( 1988 - 1989 )
- Dosen luar biasa, jurusan Meteorologi dan Geofisika ITB ( 1994 - 1995 )
- Dosen luar biasa Program Pascasarjana Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Surabaya ( 1995 )
- Dosen luar biasa Fakultas Teknologi Mineral Jurusan Teknik Geologi Universitas Trisakti (1996)
- Dosen Fakultas MIPA UI ( 1997 )
Pemerintahan :
- Direktur Jenderal Penyerasian Riset dan Eksplorasi Laut Departemen Kelautan dan Perikanan
- Kepala Subdirektorat Inventarisasi Sumber Daya Alam (Tisda) Matra Dirgantara (BPPT) ( 1992 - 1995 )
- Direktur Inventarisasi Sumberdaya Alam (Tisda) BPPT ( 1993 - 1997 )
- Anggota Panitia Tetap Dewan Kelautan Nasional Departemen Kelautan dan Perikanan ( 1997 )
- Deputi Ketua BPPT, Bidang Pengembangan Kekayaan Alam ( 1997 - 1998 )
- Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam ( 1998 )
- Kepala Badan Riset Kelautan dan Perikanan ( 2001 )

KEGIATAN LAIN :
- Ketua Kelompok Kerja Sumberdaya Alam dan Lingkungan Dewan Pengembangan Kawasan Timur Indonesia ( 1997 )
- Anggota Dewan Riset Nasional (DRN) ( 1999 )

PENGHARGAAN :
- Worldwide Permina Foundation Award USA ( 1980 )
- Indonesian Cultural Foundation Award USA ( 1981 )
- Isabel-Demple Foundation Award USA ( 1984 )
- Member, Sigma XI, Scientific Research Honor Society USA ( 1987 )
- Adhicipta Rekayasa Persatuan Insinyur Indonesia ( 1993 )
- Satya Lencana Pembangunan RI ( 1995 )
- Who's Who of The World ( 1998 )
- Satya Lencana Karya Satya X Tahun ( 1999 )
- Bintang Ajasa Utama ( 1999 )




Read more...

Bohemian Rhapsody dibawakan dengan gitar klasik oleh Jubing Kristianto

Kamis, 23 Oktober 2014


Baca juga:
Konser Queen: Kadang aku berharap tidak ingin dilahirkan, Ibu!






Bohemian Rhapsody by Jubing Kristianto

Uploaded on Nov 4, 2008
A collaboration within Jubing Kristianto, Once Dewa, and The Guitar Queen Prisa, perform in Global TV.

-------------------------------------
From: "'B. Antariksa (Erik)' 
Date: Sun, 26 Oct 2014 23:34:37 +0800
Subject: [EL-ITB] Bohemian Rhapsody dibawakan dengan gitar klasik oleh Jubing Kristianto, MBA-CCE Night


Selamat malam, Rekan2,

Hari Kamis lalu, 23 Okt 2014, saya datang ke acara "FUN-trepreneur
Night" yang diadakan MBA-CCE di Jl Gelapnyawang Bandung.

Salah satu musisi yang tampil ialah Jubing Kristianto yang mahir
membawakan gitar klasik.
Bagi yg tidak sempat hadir, saya tampilkan rekaman video lagu Bohemian
Rhapsody yg dibawakan dengan gitar klasik oleh Jubing Kristianto,

Video Jubing membawakan Bohemian Rhapsody :
http://senyum-itb.blogspot.com/2014/10/bohemian-rhapsody-dibawakan-secara.html

Video konser Queen membawakan Bohemian Rhapsody :
http://senyum-itb.blogspot.com/2012/10/so-you-think-you-can-stone-me-and-spit.html

Terima kasih utk Mas Dwi Larso TI'84 yang sudah mengundang ke acara FUN-trepreneur.
Duet Mas Budi Rahardjo EL'81 dan Jubing kelihatannya bisa mengalahkan duet Freddy Mercury dan Brian May nih heheheeeheeee.

Selamat menonton :-)



Salam kompax
Erik
__._,_.___
-------------------------------------------




"Bohemian Rhapsody" (F. Mercury) - arranged and performed by Jubing

Uploaded on Dec 14, 2009
"Bohemian Rhapsody" (F. Mercury) arranged and performed on solo acoustic guitar by Jubing Kristianto at Rumah Budaya Tembi, Yogyakarta, 21 March 2009.


Jubing Kristianto

Read more...

Nilai Perekonomian Laut Indonesia Mencapai Rp 36.000 Triliun sampai Rp 60.000 Triliun - Per Tahun.

Rabu, 22 Oktober 2014




KEKAYAAN LAUT INDONESIA

Published on Nov 17, 2013

----------------

Visi Maritim Jokowi, Tantangan Bernilai Ribuan Triliun Rupiah

Selasa, 21 Oktober 2014 | 20:34 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu visi Presiden Joko Widodo dalam pidato pelantikannya adalah menjadikan Indonesia berjaya di sektor kelautan dan maritim. Visi ini disebut layak didukung sekaligus dikritisi. Menghapus kerugian ribuan triliun rupiah dari kekayaan laut adalah tantangan visi ini.

"Banyak pekerjaan rumah agar Indonesia layak menjadi poros maritim dunia," kata anggota DPR Yudi Widiana Adia, dalam pernyataan yang diterima Kompas.com pada Selasa (21/10/2014). Dia mengatakan, 70 persen wilayah Indonesia merupakan laut tetapi justru pembangunan sektor kelautan dan maritim masih jauh tertinggal.

"Sampai dengan era SBY selesai, Indonesia belum layak dIsebut sebagai negara maritim karena perekonomian, industri, serta perniagaannya belum betul-betul mengoptimalkan potensi laut," ujar Yudi.

Karenanya, Yudi meminta Jokowi memunculkan cetak biru pembangunan pelabuhan-pelabuhan laut untuk mewujudkan visi Indonesia sebagai poros maritim dunia tersebut. Bagaimanapun, ujar dia, pelabuhan merupakan simpul pergerakan orang, barang, dan jasa, yang dengannya nilai ekonomi laut akan meningkat.

Yudi juga berpendapat, kekuatan armada laut Indonesia juga harus mantap bila memang menghendaki negara ini berjaya di samudera. "Bukan hanya menjaga pertahanan keamanan, tetapi juga kekayaan sumber daya laut Indonesia dari penjarahan asing," tegas dia.

Kerugian ribuan triliun rupiah

Potensi kemaritiman Indonesia, lanjut Yudi, juga belum digarap optimal. Keuntungan posisi strategis Indonesia, misalnya, menurut dia justru dinikmati Singapura karena kemampuan negara kota itu memberikan layanan yang memuaskan bagi kapal dagang yang melintas di perairan Nusantara.

"Indonesia memiliki tiga alur laut kepulauan Indonesia (ALKI) dengan potensi nilai perdagangan 1,5 juta dollar AS per hari, setara sekitar Rp 18 miliar per hari, tetapi belum memberi manfaat secara ekonomi," papar Yudi.

Berdasarkan data Badan Pangan Dunia (FAO), tutur Yudi, nilai perekonomian dari laut Indonesia diperkirakan mencapai 3 triliun dollar AS sampai 5 triliun dollar AS --setara sekitar Rp 36.000 triliun sampai Rp 60.000 triliun-- per tahun. 

"Sayangnya, kekayaan sumber daya alam yang besar itu dijarah asing," kecam Yudi. Menurut Yudi, nilai ikan yang dicuri oleh nelayan asing dari wilayah laut di Indonesia tak kurang dari 23 miliar dollar AS -sekitar Rp 276 triliun- per tahun. Karenanya, Yudi meminta Jokowi benar-benar berkomitmen mengembalikan kekayaan maritim Indonesia. 

Menurut Yudi, mutlak dibutuhkan penguatan infrastruktur yang menunjang pembangunan ekonomi maritim, peningkatan sumber daya manusia--terutama nelayan dan masyarakat pesisir--, serta penegakan hukum di laut. "Termasuk penguatan armada pengamanan laut, merupakan pekerjaan rumah utama yang harus dituntaskan Jokowi untuk visi ini."



Kekayaan Laut Indonesia

Read more...

Anggota baru: Andy Santoso, karyanya dikirim ke Texas Instruments di Amerika

Selasa, 21 Oktober 2014




A Brief History of TI (Texas Instruments)

Published on Jan 28, 2013


---------------------


DATA PRIBADI
Tak kenal maka tak sayang

Lampiran foto terkini (Foto attachment) ?  [  ] Ada dong :-)    [ X ] Tidak

Nama (Name)              : Andy Santoso
Nama panggilan (Nickname) : Andy


Jurusan di ITB            : Elektro
Jenjang S1 / S2 / S3      : S1
Angkatan Tahun            : 1994
Personal Web/URL/Blog    : http://
Foto / Alamat Facebook    : http://www.facebook.com/ 
Rekaman Video / Film      : http://www.youtube.com/ 


Profesi (Profession)      :IT / Software
Keahlian (Expertise)      :IT / Software


Alamat Rumah (Home Adr)  : Jl. Kayu Jati III No 4
Kota/Negara (City/Country): Jakarta Timur
Perusahaan (Company)      : Living Social
Alamat Kantor (Office Adr):  Graha Aktiva Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 3 Blok. X-1 Kuningan Timur Jakarta Selatan 12950
Kota/Negara (City/Country): Jakarta
Company Web/URL          : http://www.livingsocial.co.id


Tempat/Tanggal Lahir (Place/Date of Birth) : Jakarta/17/7/1976
Umur (Age)      : 38
Hobby/Life Style : makan

Ceritakan 1 pengalaman berkesan semasa di kampus ITB :
Pas mengikuti lomba Digital Signal Processing di ITB, karya kami dikirim ke Texas Instruments di Amerika. Walaupun kami tidak menang, namun sewaktu membuat karya tersebut, kami senang sekali bisa mendapat ilmu canggih dari dosen ITB dan juga bisa berkarya bareng teman. Fun and high-tech.

Ceritakan juga 1 pengalaman berkesan sesudah berkarir :
Pengalaman berkarya di ITB dengan team ternyata menjadi pengalaman berarti karena selanjutnya saya mendirikan beberapa perusahaan di Indonesia. Sangatlah berkesan ketika saya kembali ke perusahaan yang sudah saya dirikan setelah absen beberapa lama lalu saya mendapat standing ovation walaupun baru masuk pintu saja.


Interest (ketertarikan, aspirasi, minat) join dengan Senyum-ITB :
Saya ingin mengetahui event-event terkini di ITB dan ingin bertemu dengan teman-teman lama yang sudah kehilangan kontak.





REFERENSI


Bagaimana Anda tahu milis Senyum-ITB ?
[  ] Search Engine (Google, Yahoo, dll)
[  ] Yahoo Groups page
[X  ] Teman. Nama/email :  Setiawan EL-94
[  ] Lain-lain. Tolong sebutkan : 


Terima kasih banyak sudah mengisi form !

------------

Peta: Texas Instruments Inc. Dallas, Texas

Read more...

Video: Deva Choesin EL'74 belanja online di US, lalu dikirim SingPost ke Singapura dengan biaya murah






vPost - Globeshopping. Without Globehopping

Published Jun 4, 2014
Get your overseas purchase delivered right at your doorsteps in 4 simple steps:

1. Sign up at vPost & get your overseas addresses.
2. Shop online & check out with your overseas address.
3. Declare & Pay your packages when they arrive at the overseas address.
4. Receive them at your doorstep!

-------------------

From: "Deva Choesin
Date: Tue, 21 Oct 2014 11:17:01 +0800
Subject: Re: [Senyum-ITB] SingPost to develop fully integrated eCommerce Logistics Hub in Singapore


Betul, SingPost aslinya Kantor Pos Singapore. Tapi sudah "privatized" dan bekerja berdasarkan "license" untuk pelayanan pos di Singapore (Wikipedia ==> Singapore Post)

Salah satu produk yang saya pakai namanya VPost (Virtual Post). Jadi saya bisa belanja on-line, minta dikirim ke satu alamat di Portland, Amerika. Nanti mereka akan kirim barengan supaya biaya bisa murah. Sesampai di Singapore, mereka pakai "PopStation," semacam locker yang bisa dibuka dengan password. 

Sebelum ada fasilitas ini, saya harus ambil sendiri ke kantor pos pada jam kerja. Tapi sekarang tinggal datang kapan saja untuk menerima kiriman saya. Kalau di Jakarta, mungkin masih lebih murah buka 24 jam untuk nasabah bisa ambil sendiri kiriman paket. Bisa pakai tenaga part-timer seperti mahasiswa untuk shift malam. Lumayan, dapat uang saku tambahan kan?

Regards,
Deva - EL74
 



From: "herisetiono004
Date: 19 Oct 2014 07:16:11 -0700
Subject: [Senyum-ITB] SingPost to develop fully integrated eCommerce Logistics Hub in Singapore



Apakah SingPost ini semacam Kantor Pos seperti di Indonesia?
Jika ya, akan sangat menarik bagaimana perusahaan ini bisa mentransformasikan dirinya menyesuaikan perkembangan jaman menjadi perusahaan yang bergerak dalam bidang e-commerce dan maju sebagai pemain regional.

-------------------


SingPost to develop fully integrated eCommerce Logistics Hub in Singapore, the first such modern facility in the region

    Pre-positioning Singapore as the region’s leading ecommerce hub
    S$182M investment to cater to expanding ecommerce logistics business and address rapid ecommerce market growth
    553,000 square ft hub comprises 3-storey integrated centre with fully automated parcel sorting facility, 2 warehousing floors, 150 simultaneous loading bays and an office block

Singapore, 14 October 2014 – In line with its vision to be the regional leader in ecommerce logistics and trusted communications, SingPost will be developing a fully integrated regional eCommerce Logistics Hub to cater to its expanding ecommerce logistics business and the fast-growing ecommerce market.

The 3-storey SingPost eCommerce Logistics Hub in Tampines LogisPark will be the first of its kind in Southeast Asia, equipped with state-of-the-art technology. Housing a fully-automated parcel sorting facility on the ground floor, with two modern warehousing floors above, it will serve Southeast Asia and be the connecting point to the rest of Asia. The development will also comprise an adjoining 8-storey office block to house SingPost’s local and regional logistics operations i.e. Quantium Solutions, Singapore Parcel and Lock+Store. The Hub and adjacent office building will be built on a 3.25-hectare plot of land leased from JTC Corporation for 30 years.

Construction of the 553,000 square ft eCommerce Logistics Hub (comprising the integrated centre and office block) is expected to be completed by end January 2016 and fully operational in the second half of 2016.

The estimated development cost for the SingPost eCommerce Logistics Hub is S$182 million and includes lease of the land, construction costs and cost of equipment. The development will be funded internally, from the Group’s cash holdings.

Dr Wolfgang Baier, Group Chief Executive Officer of SingPost said: “Given its strategic location and pro-business environment, Singapore is an ideal location for the development of our premier regional eCommerce Logistics Hub.  I expect our new facility will, in turn, further boost Singapore’s aspiration to be the region’s ecommerce hub. This Hub is also an integral part of SingPost Group’s strategy as we expand our ecommerce logistics business and capitalize on the fast-growing ecommerce market here in Singapore and the region. With this critical infrastructure in place, it will radically transform our full range of ecommerce logistics capabilities, across warehousing, fulfillment, sorting and delivery. It will also enable SingPost to offer very cost-efficient fully integrated efulfilment solutions to our customers in a scalable manner.”

The ecommerce market in Asia Pacific is going through exponential growth, with B2C sales expected to hit US$708 billion in 2016 or a 41% increase from 2014’s US$502 billion, driven mainly by the rise of the middle income group as well as mobile and internet penetration[1]. In tandem, the ecommerce logistics market in Asia Pacific is estimated to grow to more than US$175.24 billion by 2016[2].

Mr Lee Eng Keat, Director of Logistics, Singapore Economic Development Board said: “We continuously endeavour to strengthen Singapore’s position as a strategic location to access the growth opportunities in Asia. The establishment of SingPost’s regional e-fulfillment hub will help pre-position Singapore as the leading regional hub for brands and retailers looking to use e-commerce to access the growing markets in the region. Moreover, SingPost’s investments in automatic parcel sorting systems and warehousing solutions are in line with our efforts to enhance productivity.”

Added Dr Baier: “As part of our growth strategy, we have been strengthening our logistics network in the region and also investing in ecommerce logistics infrastructure, technology and capabilities. As we expand our local market presence in Asian countries with local warehousing and local delivery, we need an efficient regional hub. There is no better place for such a hub

Read more...

Video: Pendiri Facebook dan Jokowi blusukan ke Pasar Tanah Abang

Sabtu, 18 Oktober 2014


Baca juga:
Video: Film tentang berdirinya Facebook
Belajar Bisnis dari Film



Mark Zuckerberg dan Jokowi Sama-Sama Pamer Foto Blusukan di Tanah Abang


Pendiri Facebook Mark Zuckerberg (dua dari kiri) bersama Presiden Terpilih Joko Widodo (kiri) berbincang dengan salah seorang pedagang saat 'blusukan' di pasar Tanah Abang, Jakarta (13/10).


Metrotvnews.com: CEO Facebook Mark Zuckerberg memamerkan fotonya ketika blusukan ke Pasar Tanah Abang, Jakarta, bersama Joko Widodo, Senin kemarin. Di akun Facebook-nya, Mark menceritakan pertemuannya dengan Jokowi dan blusukan yang sudah menjadi ciri khas presiden terpilih itu.

"Blusukan adalah cara yang bagus untuk berhubungan dengan orang secara langsung. Dia baru-baru ini meluncurkan e-Blusukan online sehingga dia bisa terhubung dengan seluruh rakyat Indonesia dengan cara yang sama di seluruh nusantara," kata Mark.




Hal yang sama juga dilakukan Jokowi di status Facebooknya. "Hari ini saya bersama Mark Zuckerberg melakukan blusukan ke Pasar Tanah Abang. Merupakan kesempatan yang luar biasa bagi saya untuk dapat mengajak beliau berkeliling di Pasar Tanah Abang," katanya. Menurut penuturan Jokowi kepada wartawan, kegiatan blusukan bersama Mark sama sekali tak direncanakan. Permintaan justru datang dari bos Facebook itu karena dia penasaran.


ABE

------------------



13 Okt 2014 Gub Jokowi menerima kunjungan pendiri Facebook 

Published on Oct 13, 2014
13 Oktober 2014 Gubernur Provinsi DKI Jakarta Jokowi menerima kunjungan pendiri Facebook (Mr.Mark Zuckerberg) diBalaikota dan sekaligus mengunjungi pasar Tanah Abang

Read more...

JokoWis dilantik dulu sebelum Jokowi

Jumat, 17 Oktober 2014


vivanews.com - Foto Jokowi wisuda, disampingnya itu Ibu Iriana kan?

------------------

From: "djoko suharto 
Date: Fri, 17 Oct 2014 10:14:28 +0000 (UTC)
Subject: [sinergi-ia-itb] JokoWis dilantik dulu sebelum Jokowi



Rekan rekan ysh,

Ini kejadian yang "kebetulan" saja.
Besok pagi mahasiswa saya (dan Prof Mardjono) bernama Joko Wisnugroho atau disingkat JokoWis akan dilantik sebagai sarjana pada acara wisuda pertama ITB tahun 2014/2015 pada hari Sabtu tgl 18 Oktober 2014 sebelum Pak Jokowi, presiden terpilih dilantik hari Senin minggu depan.

Ybs memang mahasiswa yg  brilian karena menulis tugas sarjana S1 nya dalam bahasa Inggris berjudul " Numerical Study in Weld Joints of Steel Longitudinal Welded Piles during Pile Driving Process" yang tujuannya ingin menunjukkan bahwa pipa baja dengan sambungan las longitudinal bisa digunakan untuk "pile" di "offshore structure" menggantikan pipa tanpa sambungan las (yang lebih mahal).
Ybs juga pernah aktif sebagai "menteri" di kabinet Keluarga Mahasiswa (KM ITB) tahun 2013/14 dan mendapat ikatan dinas Pertamina (mencari dana pendidikan secara mandiri karena ayahnya pensiunan pegawai Taman Mini Indonesia).
Mungkin JokoWis akan menjadi pemimpin Indonesia 25 tahun dari sekarang, siapa tahu !!



Salam
Djoko Suharto (DS) M 67


Jokowi, Alumni UGM

Read more...

Berita MEC: Akhlak mulia seorang pengusaha, Part 1

Kamis, 16 Oktober 2014


From: "Hari Tjahjono
Date: Fri, 17 Oct 2014 09:36:18 +0700
Subject: [sinergi-ia-itb] Berita MEC: Akhlak mulia seorang pengusaha, Part 1



Pada saat mahasiswa dulu, saya sering berdebat dengan sahabat baik saya tentang kelakuan buruk para pengusaha. Di RBR (Ruang Bau Rokok) di jurusan Teknik Penerbangan ITB, sahabat saya itu ngotot mengatakan bahwa kelakuan pengusaha itu di-mana2 sama saja: pengin menang sendiri, korup, jahat, dll. Pokoknya semua atribut akhlak buruk melekat pada diri pengusaha.

Kita tentu maklum kalau stereotipe buruk tentang pengusaha itu terbentuk seperti itu, karena obrolan ngalor-ngidul itu terjadi pada pertengahan tahun 80an, ketika orde baru masih sangat jaya2nya, ketika banyak pengusaha jahat juga sedang berjaya. Tapi waktu itu saya pun ngotot membantah pendapat sahabat baik saya itu dengan mengatakan bahwa tidak semua pengusaha jahat, masih banyak pengusaha mulia, karena baik buruk seseorang tidak ditentukan oleh profesinya. Dan seperti biasa, diskusi ringan itu diakhiri dengan kesepakatan untuk tidak sepakat... :-)

Perihal akhlak pengusaha ini muncul kembali dalam benak saya ketika kemarin saya bersama dengan pengurus IAM (Ikatan Alumni Mesin) dan aktivis MEC (Mesin Entrepreneur Club) mengunjungi pak Benny Subianto, seorang alumni senior yg layak menjadi panutan kami. Sebagai seorang pengusaha yg berhasil, pernah masuk orang terkaya dunia versi majalah Forbes, ternyata pak Benny Subianto begitu rendah hati. Ketika sedang asyik berdiskusi mengenai gagasan2 MEC, pak Benny mohon maaf mengatakan bahwa waktunya habis karena beliau ada janji dengan tamu penting yg lain. Jadi mohon maaf diskusi terpaksa harus disudahi sampai di sini saja. Nanti dicarikan waktu lagi untuk melanjutkan diskusi yg belum selesai.

Kami tentu maklum kalau jadwal pak Benny begitu padat karena kelompok usaha yg beliau pimpin begitu banyaknya. Pasti banyak sekali rapat dan tamu penting yg sedang mengantri. Akhirnya kami pun pamit, dan tidak lupa sempat foto2 bersama dulu. Maklum budaya fb memang sedang menjalar ke-mana2... he-he-he...

Ketika pamit, saya ter-kaget2 waktu mengetahui bahwa tamu penting pak Benny itu ternyata bukan pejabat atau pengusaha beken seperti yg kami duga. Tamu yg diperlakukan sangat penting dan mendapat penghormatan sangat tinggi dari pak Benny itu ternyata "hanya" seorang perempuan muda dengan penampilan sangat sederhana. Jilbab sederhana yg dikenakanpun terlihat lusuh. Menurut sekretaris pak Benny, anak muda yg beruntung dan mendapat penghormatan begitu tinggi itu adalah seorang sarjana baru dari Universitas Diponegoro (?) penerima beasiswa President Club (?) yg digagas dan didanai pak Benny Subianto. Prestasi anak muda itu pastinya begitu hebat, karena mendapat perhatian begitu spesial dari pak Benny. BTW, mohon maaf kalau informasi yg saya sampaikan ini banyak diberi tanda tanya dan tidak akurat, karena saya memang tidak sempat dan merasa tidak perlu memverifikasi informasi tsb karena memang bukan itu poin pembicaraan saya. Poin yg ingin saya sampaikan adalah, sebagai pengusaha besar, ternyata pak Benny Subianto tetap menjaga prinsip2 akhlak mulia seperti kerendahan hati yg sangat mengagumkan. Bagi beliau, semua orang itu penting, tidak peduli apakah mereka seorang pejabat tinggi atau hanyalah seorang mahasiswa lusuh penerima beasiswa.

Jadi tidaklah benar pandapat sahabat baik saya lebih dari 25 tahun yg lalu bahwa semua pengusaha itu akhlaknya buruk. Kalau stereotipe akhlak buruk itu menjadi kendala bagi sahabat semua untuk terjun menjadi pengusaha, mulai sekarang buanglah jauh2 anggapan itu, karena seorang pengusaha besar seperti pak Benny Subianto pun telah menunjukkan bahwa beliau tetap memegang teguh prinsip2 akhlak mulia.
(Bersambung)



Salam,
Hari, MS/PN84

Read more...
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Pencarian

10 Halaman Favorit

  © Blogger template On The Road by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP