powered by Google

Video: Bagaimana "Internet of Things (IOT)" akan mengubah segalanya, termasuk kita?

Selasa, 28 Januari 2014


How the Internet of Things Will Change Everything--Including Ourselves




Internet of Things ( IOT ) adalah sebuah skenario di mana objek, binatang, atau orang disediakan dengan pengidentifikasi unik dan kemampuan untuk secara otomatis mentransfer data melalui jaringan tanpa memerlukan manusia ke manusia atau interaksi manusia ke komputer .
IOT telah berkembang dari konvergensi teknologi nirkabel , sistem mikro elektromekanis ( MEMS ) dan Internet .

Things (sesuatu) di Internet of Things bisa menjadi orang dengan monitor implan jantung, hewan ternak dengan transponder biochip , sebuah mobil yang telah built-in sensor untuk memperingatkan pengemudi ketika tekanan ban rendah - atau alam lainnya atau objek buatan manusia yang dapat diberi alamat IP dan dilengkapi dengan kemampuan untuk mentransfer data melalui jaringan . Sejauh ini, Internet of Things telah paling erat terkait dengan mesin - ke-mesin ( M2M ) komunikasi di bidang manufaktur dan kekuasaan , utilitas minyak dan gas. Produk dibangun dengan kemampuan komunikasi M2M sering disebut sebagai cerdas .

Peningkatan yang sangat besar IPv6 dalam ruang alamat merupakan faktor penting dalam pengembangan Internet of Things . Menurut Steve Leibson , yang menyebut dirinya sebagai " pemandu sesekali di Museum Sejarah Komputer , " perluasan ruang alamat berarti bahwa kita bisa " menetapkan alamat IPv6 untuk setiap atom di permukaan bumi , dan masih memiliki cukup alamat tersisa untuk dilakukan lain 100 + bumi . " dengan kata lain , manusia bisa dengan mudah menetapkan alamat IP bagi setiap " sesuatu " di planet ini . Peningkatan jumlah node cerdas, serta jumlah data upstream node menghasilkan , diharapkan dapat meningkatkan kekhawatiran baru tentang privasi data, kedaulatan data dan keamanan .

Walaupun konsep Internet of Things belum dikenal sampai 1999, Internet of Things telah dikembangkan selama beberapa dekade . Alat Internet pertama, misalnya , adalah mesin Coke di Carnegie Melon University di awal 1980-an . Para programer dapat terhubung ke mesin melalui Internet , memeriksa status mesin dan menentukan apakah atau tidak akan ada minuman dingin menunggu mereka , harus mereka memutuskan untuk melakukan perjalanan ke mesin .

Kevin Ashton , pendiri dan direktur eksekutif dari Auto - ID Center di MIT , pertama kali disebutkan Internet of Things dalam presentasi yang dibuat untuk Procter & Gamble . Berikut adalah cara Ashton menjelaskan potensi Internet of Things :

" Hari ini komputer - dan , oleh karena itu , Internet - hampir sepenuhnya tergantung pada manusia untuk mendapatkan informasi. Hampir semua dari sekitar 50 petabyte ( petabyte adalah 1.024 terabyte ) dari data yang tersedia di Internet pertama kali ditangkap dan diciptakan oleh manusia dengan mengetik , menekan tombol rekam , mengambil gambar digital atau memindai bar code .

Masalahnya adalah , orang memiliki waktu yang terbatas , perhatian dan ketepatan - yang berarti mereka tidak sangat baik dalam menangkap data tentang hal-hal di dunia nyata . Jika kita memiliki komputer yang tahu semuanya ada untuk mengetahui tentang hal - menggunakan data yang mereka kumpulkan tanpa bantuan dari kami - kami akan dapat melacak dan menghitung segala sesuatu dan sangat mengurangi limbah, kerugian dan biaya . Kita akan tahu kapan hal yang diperlukan menggantikan , memperbaiki atau mengingat dan apakah mereka segar atau melewati terbaik mereka . "


-----------------------

The Internet of Things Architecture, IoT-A


Published on Feb 21, 2013
"Do you think, an orchid will ever be able to tell its story? Do you think, it is possible to teach traffic to speak? Do you think, a car can call an ambulance faster than a phone? Can you imagine an ambulance that gathers critical patient information before arriving at the hospital?"

The IoT-A movie introduces you to the spectacular story of how the Internet of Things could benefit people and society in the future and how the European Lighthouse Project on the Internet of Things will "make things talk". It provides you with a glimpse into a concept being worked on by the IoT-A project team for several years, namely the Architecture Reference Model, ARM, a dictionary for the IoT, a toolbox for developers.

Watch, enjoy and share!



Read more...

Video: Touch me. Believe me. Hold me close to your heart

Sabtu, 25 Januari 2014





Touch me, how can it be?
Believe me, the sun always shines on TV
Hold me, close to your heart
Touch me and give all your love to me, to me



Mari kita saksikan kembali pemanpilan grup A-Ha yang populer di tahun 1985.
Mereka membuat video klip di sebuah bangunan tua,
dengan boneka-boneka manequin yang bermain biola.

Sementara yang versi live direkam waktu konser di Amerika Selatan.

Selamat menyaksikan penampilan grup A-ha






Uploaded on Mar 2, 2008
Great live version of their 1985 hit. Recorded live from South America, 1993.

Read more...

Video: Pacarnya Arthur Silalahi MS'99 Main Basket





Maria Selena, pacarnya Arthur Silalahi MS'99 main basket.
Selamat menonton :-)



Read more...

Dan Kubiarkan Kau Kecup Bibirku

Kuingat di malam itu  
Kau beri daku senyum kedamaian  
Hati yang teduh dalam dekapan  
Dan kubiarkan kau kecup bibirku

Mentari kelak kan tenggelam  
Gelap kan datang dingin mencekam  
Harapanku bintang kan terang  
Memberi sinar dalam hatiku


Lagu "Melati Dari Jayagiri" dipopulerkan oleh grup Bimbo dengan penyanyi Iin Parlina.
Iin Parlina membawakan dengan suaranya yang lirih dan jernih.
Diciptakan oleh Abah Iwan Abdulrachman.
Di bawah ini beberapa versi lagu "Melati Dari Jayagiri"






Versi Iin Parlina dan Trio Bimbo




Versi Trio Cantari

Published on Feb 20, 2013
Lagu Melati dari Jayagiri ciptaan Trio Bimbo ini adalah salah satu lagu yang pernah dibawakan oleh Trio Cantari sewaktu mengisi acara hiburan di TVRI Stasiun Palembang tahun 1973 dengan Pengarah Acara ketika itu antara lain Rachman Muchtar, Syahrial Tanjung dan Marti Raoef..
Trio Cantari yang terdiri dari Zally, Janna dan Ruslan ketika itu sering tampil baik di TVRI Palembang maupun di acara-acara panggung hiburan live lainnya di kota Palembang.
Dari rekaman yang sederhana ini semoga dapat mengangkat kembali kenangan manis di masa dulu




Versi Abah Iwan Abdulrachman


Read more...

Video: Mesin ATM buatan Alumni ITB




Published on Jan 20, 2014
Actually, system like this is called Self Service Kiosk.
Many applications can be applied to this system such as electronic payments, top ups, vending machine, etc. But many people still having difficulties to remember this name and prefer to keep calling it ATM.

----------------------------------------
From: "Andrie Trisaksono" 
Date: Thu, 23 Jan 2014 16:08:16 +0700
Subject: [Senyum-ITB] Mesin ATM buatan alumni ITB

 
Selamat sore rekan-rekan Alumni dan rekan-rekan Pengurus,

Saya Andrie Trisaksono. Desain Produk angkatan 90 (FSRD). Saya ingin share tentang kegitan perusahaan saya selama 9 tahun belakangan ini. Saya membuat mesin anjungan pelayanan mandiri atau disebut Self Service Kiosk, dan dioperasikan dengan touchscreen. Orang awam masih sukar mengucapkan nama itu, sehingga sering disebut juga sebagai ATM, ATM Non-Tunai, ATM Pulsa, dst dst. Well, yang jelas mesin self-service kiosk (atau ‘kiosk’ saja) sebenarnya punya kemampuan lebih dari ATM, karena bisa mengkombinasikan berbagai fitur yang di ATM tidak bisa/tidak ada.

Ada ratusan mesin buatan saya ada yang digunakan selama 10 tahun oleh CIMB Niaga, dan 5 tahun oleh Bank BRI. Adapula bank lain seperti BPR-KS (bank BPR terbesar yang sebenarnya sangat layak menjadi Bank) di Jawa Barat.  

Di luar negeri banyak sekali aplikasi self service yang telah dikembangkan. Dan rasanya akan segera booming di Indonesia, karena saya sudah mulai mendengar banyak ide-ide tentang vending machine, yaitu untuk menjual kartu perdana & top-up pulsa, beli lagu, electronic ticketing untuk kereta api, self check-in bandara, queuing system, dst. Saat ini saya sedang diskusi dengan dua principal ATM bermerek luar negeri , berkolaborasi membuat product yang spesifik taylor-made untuk kebutuhan banking di Indonesia.  Seru loh, ternyata pemegang merk ATM dunia ini perlu mitra lokal karena Head Quarternya di luar negeri sering tidak menggubris permintaan yang customized/localized Indonesia.

Di bawah ini ada share video, kemampuan saya bisa di level ini. Bila rekan-rekan ada ide/peluang kemitraan, apakah itu dengan BUMN atau swasta, jangan ragu discuss dengan saya. Terima kasih.

Supaya jelas, berikut ini adalah video contoh karya saya.

Video di atas (banking version)
Video di bawah (simple version)



Salam inovasi,
Andrie Trisaksono DS’90
twitter @andrie01 

------------------------------------


Green Goblin Kiosk

Published on Jan 22, 2014
an example of our kiosk project. It has 17" LED touchscreen with metal keyboard and metal trackball, also webcam.


-----------------

Komentar di Senyum-ITB Facebook :





Read more...

Biografi Lee Byung-chull - Pendiri Samsung.

Kamis, 23 Januari 2014




main_img

Siapa yang menyangka bahwa Perusahaan Samsung akan menjadi sebuah perusahaan elektronik paling maju dimasa kini. Produk-produk elektroniknya laris bak kacang goreng dipasar dunia dimana salah satu bisnis andalannya adalah gadget smartphone dengan Samsung Galaxy sebagai ujung tombaknya.

Semuanya berawal dari Lee Byung-chull pendiri Group Samsung lahir 12 Februari 1910, meninggal 19 November 1987. Ia adalah putra dari keluarga kaya pemilik tanah dan sempat mengenyam pendidikan perkuliahan di Universitas Wesda Tokyo meskipun tidak sampai lulus. Lee Byung-chull menggunakan warisannya untuk membuka penggilingan padi untuk usaha yang pertama. usaha itu tidak berjalan dengan baik. Pada tahun 1938 Byung-Chull Lee mendirikan perusahaan perdagangan ekspor di Korea, menjual ikan, sayuran, dan buah-buahan ke Cina. Perusahaan berkembang dengan pesat dan Lee memindahkan kantor pusatnya ke Seoul pada tahun 1947. Ketika pecah Perang Korea, ia terpaksa meninggalkan Seoul dan memulai usaha pabrik gula di Busan yang bernama Cheil Jedang. Dan itu adalah pabrik gula Korea Selatan pertama.


Setelah perang, pada tahun 1954, Lee mendirikan Cheil Mojik dan membangun pabrik wol di Chimsan-dong, Daegu. Dan itu adalah pabrik wol terbesar di negaranya, perusahaan berkembang dengan pesat menjadi perusahaan besar.

Dari tahun 1958 dan seterusnya Samsung mulai ekspansi ke industri lain seperti keuangan, media, bahan kimia dan pembuatan kapal sepanjang tahun 1970-an. Pada akhir 60-an, Samsung Group mulai masuk kedalam industri elektronik. Agar perusahaan bisa berkembang dengan pesat perusahaan membagi tugas kerja dalam bentuk divisi-divisi elektronik, diantaran Samsung Electronics Co Devices, Samsung Electro-Mekanika Co, Samsung Corning Co, dan Samsung Semiconductor & Telecommunications Co, dan membuat fasilitas di Suwon. Produk pertamanya adalah televisi hitam-putih.

Pada tahun 1980, perusahaan yang diakuisisi Hanguk tongsin jeonja di Gumi, mulai membuat perangkat telekomunikasi. produk awal nya adalah switchboards. Berawal dari produk tersebut samsung mulai memproduksi telepon dan faks dan akhirnya menjadi Samsung's mobile phone manufacturing. Dari pabrik tersebut Samsung telah menghasilkan lebih dari 0,8 miliar ponsel sampai hari ini.

Pada akhir 1980-an dan awal 1990-an, Samsung Electronics berinvestasi dalam penelitian dan pembangunan, investasi sangat penting untuk mendorong perusahaan ke garis depan dalam industri elektronik global. Pada tahun 1980-an Samsung adalah perusahan manufaktur, distributor, dan menjual berbagai macam peralatan dan produk elektronik di seluruh dunia. Pada tahun 1982, ia membangun sebuah pabrik perakitan televisi di Portugal. Pada tahun 1984, ia membangun sebuah pabrik senilai $ 25 juta di New York. Dan pada tahun 1987, samsung membangun fasilitas lain senilai $ 25 juta di Inggris.

Pada tahun 1969, Samsung Electronics memproduksi apa yang paling dikenal dari Samsung Samsung saat ini yaitu Televisi, Mobile Phones (sepanjang 90-an), Radio, komponen Komputer dan perangkat elektronik lainnya.

1987 pendiri dan ketua, Lee Byung-Chull meninggal dan Kun-Hee Lee mengambil alih sebagai ketua. Pada tahun 1990-an Samsung mulai membangun pabrik memperluas secara global di Amerika Serikat, Britania Raya, Jerman, Thailand, Meksiko, Spanyol dan Cina sampai 1997.

Pada tahun 1997 hampir semua bisnis di Korea mengalami krisi besar dan tidak terkecuali Samsung. Mereka menjual beberapa unit bisnisnya untuk meringankan utang dan merumahkan karyawan menjadi 50.000 karyawan. Namun berkat industri elektronik mereka berhasil untuk bertahan dan terus berkembang hingga saat ini.

Read more...

Video: Luar Biasa! Pelayanan Prima dalam Penerbangan Domestik Houston, TX - Phoenix, AZ

Sabtu, 18 Januari 2014



Landing in Phoenix Airport, 30 Dec 2008-
-------------

Tanggapan dari:

Hotasi Simamora PL'81: Video "Kedipan Mata Pramugari SQ"


From: Yoelson 
Date: Sun, 19 Jan 2014 07:08:46 +0700
Subject: Re: [Senyum-ITB] Kapan Garuda Seperti Ini?


Luar biasa!!
Saya pernah juga mengalami sebuah pelayanan prima dari sebuah maskapai penerbangan domestik di US beberapa tahun lalu. Suatu apresiasi terhadap sesuatu yg dianggap hal kecil.  Saya copy-kan mail yg pernah saya share di milis lain sbb:


Baru saja nyampe transit di Phoenix. Saya coba share sedikit pelayanan yg ekselen dari sebuah maskapai domestik di US sini.

Di dalam pesawat dari Houston - Phoenix sy harusnya dapat seat 21F dekat window. Ada seorang bapak dg 2 orang anaknya yg masih kecil2. Karena seat yg berdekatan hanya 3 jadi 1 org anaknya dapat seat yg terpisah. Bapak ini dan seorang pramugari meminta kpd saya agar tukaran tempat duduk dg anaknya yg terpisah. Dg senang hati sy bilang "no problem" karena sy sendirian saja. Bapak dan pramugrari ini dg tulus mengucapkan terima kasih banyak.

Tiba waktunya hidangan minuman. Seperti biasa yg ditawarkan hanya minuman dan kalau mau snack kita bisa beli. Ketika sampai giliran saya, pramugrari yg sama tadi bilang "Karena Bapak tadi dengan sukarela mau tukaran tempat duduk, silakan pesan snack yg bapak suka, dan gratis!".

Saya sedikit terkejut,"Bisa diulang lagi maksudnya?". Dia bilang,"Yes, complimentary snack!". Kebetulan sy tdk sedang lapar, saya bilang,"Thanks so much, just iced water, please."
Luar biasa!! 

Salam,
YOE
TM'91


View Larger Map


Peta: (A) Houston Airport - (B) Phoenix Airport = 1.185 mi



Phoenix Airport
___________________
Pada 19 Januari 2014 00.15, Hot Asi Simamora menulis:
Saya dapat dari FB
***
Mardigu Wowiek
(Tulisan Malam) "Kedipan Mata Pramugari SQ"

Dalam sebuah perjalanan panjang beberapa tahun yang lalu. Saya kelelahan teramat sangat. Duduk di bangku pesawat senyaman apapun kalau lama pegel juga. Di tengah pekerjaan menumpuk, ditengah kelelahan perjalanan panjang tersebut, ada cerita menarik yang saya dapat dipesawat SQ yang saya naiki waktu itu.

Karena mendapat fasilitas dari klien maka saya mendapat tiket business class untuk penerbangan menggunakan Singapore Airline. Perjalanan Bangkok- Singapore menjadi sangat nyaman. Ruang lapang di business class Boing terbaru, makanan yang tak pernah berhenti belum lagi pelayanan lainnya. Namun karena deadline pekerjaan harus selesai. Laptop di meja belakang kursi pesawat tersebut tak pernah berhenti dipergunakan.

Tanpa terasa mata saya perih dan mengantuk. saya lelah sekali. Saya pun terlelap.

“aduh!”,Tiba-tiba saya terbangun karena ada siraman air kebaju saya. saat itu saya mengenakan jas overcoat karena dingin.

“Please forgive me sir..I’ m so sorry!”,seorang pramugari SQ tertunduk-tunduk sambil sibuk menyeka pakaian saya yang tersiram air. Teh hangat. Tepat di dekat pundak kiri.

Karena kaget, saya tak banyak bicara. Tangan saya pun sibuk menyeka tumpahan tersebut. terlihat pramugari tersebut sangat panik. “I’m sorry sir, my mistake..please apologize..”, katanya berulang ulang dan bolak balik dari pantry ke tempat saya duduk.

Setelah saya lihat-lihat kondisi jas tersebut, Saya merasa tidak masalah karena setelah saya perhatikan tak ada bercak pada coat tersebut. Saya pun memilih tidak mempermasalahkan. Lelah tubuh masih mendominasi badan saya jadi saya memilih melanjutkan tidur istirahat saya. Tak lama pramugari itu muncul lagi. Membawa teh hangat. Sambil berkata,” do you want something to drink? Or is there anything you need sir? “

Saya yang lelah memilih sesuatu yang cepat yaitu meng iya kana pa yang di bawa di baki nya tersebut, “tea should be find...”kata saya separoh tidur. Saya letakkan teh panas tersebut di meja depan, lalu bersiap merebahkan kepala kesamping untuk bisa tidur. Wajah pramugari tersebut masih gusar, saya menyadarinya walau sekilas melihat dari sudut mata yang mengantuk tersebut. Dia pasti merasa bersalah terbaca benar dari gerakan tersebut. Dan menurut saya, karena saya sudah tidak mempermasalahkan singkatnya saya mau istirahat sekarang.

Ternyata tak lama setelah gerakan galaunya dia ke dalam, muncullah seorang pramugari menghampiri tempat duduk saya. Ah..dia pramugari senior. Terlihat ada pin dibawah namanya, “Chatrine Tan” lalu dia berkata, . “Sir..?!”,dengan nada sopan..”we made terible mistake, our staff spilll over tea to your lovely coat. Please accept our apology”.

Saya tersenyum. “No problem..it’s nothing..”kata saya..”it didn't make any stain at all on it though”.

“Well sir, we hope you could accept this..this is a voucher for loundry. You could do anywhere in the world on SQ expenses. Please accept it..”,dia membungkuk sambil memberikan amplop berlogo voucher laundry dari sebuah perusahaan laundry kenamaan. Saya bisa mencuci dimanapun dengan biaya di tanggung SQ.

“Waduh baik amat”, kata saya dalam hati. Selembar voucher dalam amplop dia serahkan dengan santun dan senyum. Badannya membungkuk dan memberi salam khas SQ, tangan dikatupkan didepan muka sambil setengah mengangguk dan bergerak melangkah mundur.

”Well thank you..”,saya menjawab

“Enjoy your rest sir”..katanya lagi mempersilahkan saya melanjutkan istirahat saya.

Saya tidak tahu berapa lama saya terlelap, seketika mendengar pengumuman di load speaker yang menyatakan pesawat akan mendarat. saya pun segera bersiap-siap. 10 menit kemudian, kapal mendarat, taxing beberapa saat kemudian terdengar announcement door may be open, pintu sudah boleh di buka.

Saya pun berkemas berdiri. Tanpa tahu dari mana kehadirnanya sang pramugari senior tadi, mrs Tan, sudah muncul di depan saya dan berkata..”Sir..could you please walk this way”. Dia menunjuk kesebuah arah jalan dengan santun.

Seperti domba di giring gembala saya mengikuti gerakan tangan dan ajakan tersebut. Saat itu saya merasa heran mengapa semua orang berhenti berjalan dan membuka jalan buat saya. Saya melewati beberapa orang yang duduk di depan saya . Hingga sampai ke dekat pintu kokpit dan pintu keluar paling depan dimana seakan seluruh pramugari berbaris kiri kanan saya.

Arahan jalan tersebut mengarah kesatu tujuan, dimana saya melihat tepat lurus dihadapan saya berdiri tegap seorang pria berwibawa berusia 50 tahunan dengan pakaian seragam biru tua jas baju putih didalamnya dengan lengkap tanda kepangkatan. Topi, jas, dengan 4 garis kuning di ujung lengan jas nya. Tangannya menjulur ke arahku.pastinya dia kapten pesawat ini. itu perkataan saya dalam hati.

“Mr Mardigu, i m Henry Chow, i m captain pilot of this plane, on behalf of my crew, my plane and my organization Singapore Airline please accept our deepest apology on what just happen to you”. Kalimat setelahnya saya lupa namun rasanya seperti seseorang yang sedang mendapatkan sebuah award. Atau kalau saya membayangkan jangan-jangan mendapatkan piala Oscar begini nih rasanya, agak ge er.

Wah..saya merasa melayang. Mendapat permohonan maaf secara formal dan santun begini. Gila...menurut saya, peristiwa tumpahnya sedikit teh adalah hal kecil yang terjadi namun mengapa sampai kaptennya turun tangan?!

Apapun itu, peristiwa permohonan maaf seperti ini bagi saya itu adalah sebuah service kepada pelanggan yang luar biasa. Bagi pelanggan seperti saya hal itu adalah sebuah penghargaan dan penghormatan yang luar biasa. Dalam hati saya berkali kali mengatakan, salut SQ.

dia pun melanjutkan perkataannya ,“Here are two ticket SQ with your name on it from singapore to jakarta roung trip valid for 1 year. Just to show you how sorry we are , please accept it,” katanya sambil membungkuk,

Wah..saya tergagap tidak bisa ngomong. Gerakan saya asli kikuk. Sambil mengambil tiket tersebut menjabat tangannya erat-erat dan mata saya kesana kemari mencari pegangan, tanda saya overwhelm.

Tanpa sengaja mata saya menatap mata pramugari yang menjatuhkan air teh tadi. mata ketemu mata tersebut membuat saya menangkap sebuah arti dari gerak mata dan gerak wajahnya. Karena aslim saya melihat pancaran tulus dimatanya. Dua telapak tangannya menutup didepan wajahnya memberi hormat. Kemudian dia mengedipkan mata kirinya sambil wajahnya dimiringkan ke kiri sedkit mengangguk dan memberi senyum dalam. saya mengangkap pesan itu. Kira-kira, ambillah..dan maafkan saya ya..

Tak terasa saya menetes air mata, dalam hati, saya ikhlas kok, gak marah, dan gak masalah. Eh diperlakukan seperti raja begini, jadi malu tapi tersanjung. Salut buat SQ, salut buat pramugari yang asaya lupa namanya, chief pramugari mrs Tan, dan kapten Henry Chow. All the best for SQ.Salut !# may peace be upon us
***
Hot Asi Simamora/PL 81

---------------------
Keterangan video:

Uploaded on Jul 13, 2009
Continental Airlines Boeing 737-800 landing in Phoenix (PHX) Runway 7R on December 30, 2008. 
Flight arriving from Houston Intercontinentai (IAH). 

After spending Christmas with the family in Laredo, TX, I was coming home to celebrate New Years. 
Pretty rough landing at the end. (Check out the Laredo to Houston flight video on here. 
It's titled Takeoff from Laredo (LRD) 12/30/2008). Enjoy! PS - 
Sorry about the sun in the first few seconds of the vid.


Read more...

Kaskus Dapat Investasi Senilai Rp. 600 Milyar ?

Senin, 13 Januari 2014


Kabar menggembirakan datang dari Raksasa Komunitas Online di Indonesia, kaskus.us. Siapa yang nggak tau KASKUS? Kaskus adalah sebuah komunitas online terbesar di Indonesia, dan dihuni hampir 3 juta agan dan aganwati dengan sekitar 80% kaskuser adalah user aktif dan hampir semuanya memadati salah satu kanal yaitu Forum Jual Beli.
Desas-desus akan spekulasi akuisisi ini akhirnya terjawab sudah di dalam Press Release-nya yang menyatakan bahwa kerjasama yang dilakukan antara Djarum Super dengan KASKUS adalah sebuah kerjasama berbentuk kemitraan bukan akuisisi secara penuh.
Lalu, berapa jumlah uang yang dikeluarkan oleh Djarum Super untuk KASKUS? Mari kita flashback sebentar, ketika Andrew menolak tawaran investasi dari sebuah Venture Capital, mencuatkan spekulasi bahwa investasi  yang diberikan oleh Djarum adalah melebihi apa yang ditawarkan sebuah venture tersebut. Terus berapa besar investasi yang ditawarkan oleh perusahaan Asing (ventures) yang ditolak KASKUS tersebut, investasi tersebut adalah berjumlah 50 Juta Dollar atau sekitar 450 Milyar Rupiah, sebuah angka menakjubkan untuk perusahaan yang awalnya dibangun dari sebuah tugas kuliahnya Andrew.
Pada akhirnya, beberapa issue-pun muncul ke permukaan, dan yang paling kuat sekali adalah sebuah sumber yang ditulis oleh seorang teman di sebuah koran online lokal Tempo. Di dalam tulisannya tersebut dinyatakan bahwa Djarum mempunyai kepemilikan saham sebesar 30% dari total saham-nya KASKUS, dan issue-nya 30%-nya tersebut bernilai 600 Milyar Rupiah.
Siapa yang tidak tergiur dengan dana investasi sebesar itu? Issue tersebut mengukuhkan KASKUS menjadi sebuah perusahaan termahal di bidang Digital Multimedia (Internet) se-Indonesia. Nilai jual KASKUS kini sudah sangat tinggi mencapai 2 Trilyun dengan asumsi besar nilai investasi Djarum, jauh meninggalkan teman-teman lainnya, bahkan jauh meninggalkan Satya Witoelar dengan Koprol-nya yang diakuisisi oleh Yahoo!.


Sumber: www.sandi.mardiansyah.com

Read more...

Wirausaha Berbasis Teknologi di Indonesia dan Data CEO Google


Sewaktu CEO Googgle Eric Schmidt berkunjung ke Indonesia dan menyampaikan data-data tentang prospek pengembangan bisnis berbasis teknologi di negeri ini, saya sempat agak terkejut (walaupun tidak terlalu heran). Di-informasikan bahwa Indonesia menduduki ranking kedua pemakai Facebook dan juga ranking ketiga untuk pemakai Twitter. Beberapa tahun yang lalu, kecepatan internet untuk mendownload video masih memerlukan waktu sekitar 20 menit. Tetapi sekarang dengan berkembangnya high speed internet di seluruh Indonesia dan juga dengan biaya telekomunikasi yang semakin murah, maka akses ke internet menjadi sangat cepat dan semakin terjangkau. Tulisan tentang ini pernah saya liput sebelumnya.

Dengan pasar yang sangat besar dan juga dengan semakin tersedianya akses internet berkecepatan tinggi, yang jangkauannya semakin meluas, peluang perkembangan berbagai macam kewirausahaan berbasis teknologi di Indonesia, diprediksi akan semakin melejit.Menurut majalah Forbes, perkembangan kewirausahaan di India dan China sudah relatif jenuh. Selain itu, jumlah pemodal yang ber-investasi pada ”start-up companies” pada negara-negara tersebut, sudah relatif sangat banyak. Di Indonesia justru sebaliknya, peluang bisnis sangat terbuka lebar, tetapi investornya masih sangat sedikit. Itulah sebabnya, statement Eric Schmidt sempat mendorong banyak investor manca negara mulai melirik untuk ber-investasi pada start-up technology companies di Indonesia. Contoh-contoh awalnya memang sudah terlihat sepertiGroupon membeli Disdus, Tripadvisor mengakuisisi Tripadvisor.co.id. Lalu investor mulai melirik www.Kaskus.us  karena transaksi per tahun-nya sudah mencapai US $ 100 juta dengan 33 juta pengunjung dari kalangan muda (catatan saya : penangkapan polisi untuk transaksi di Kaskus, waktunya hampir berbarengan dengan adanya calon investor yang sedang menjajagi untuk investasi di portal ini).

Untuk melihat betapa bergairahnya perkembangan kewirausahaan di bidang teknologi, khususnya pada kalangan muda, silahkan kunjungi  www.startuplokal.org (lihat foto di kiri atas). Komunitas ini dibangun oleh 4(empat) orang Aulia Halimatussadiah (Ollie @salsabeela),Natali Ardianto (@nataliardianto), Nuniek Tirta (@nuniek) dan Sanny Gaddafi (@SaGad). Merekalah yang membangun komunitas start-up tech companies di Indonesia dan menginisiasi pertemuan dengan Eric Schmidt, Hillary Clinton dan para petinggi dari berbagai perusahaan maupun jajaran pemerintahan. Program-program dan tawaran-tawaran kerja sama untuk ber-investasi banyak ditayangkan pada portal ini (silahkan lihat link showcase). Juga ada banyak program-program kompetisi kewirausahaan untuk menghasilkan start up company yang terbaik, seperti Project Eden yang sangat sukses dilaksanakan bulan Juli lalu.  Silahkan kepada teman-teman calon investor untuk mem-browse website bagus ini. Siapa tahu berminat untuk mulai ber-investasi pada berbagai bisnis yang sangat beragam.

Untuk menguji sejauh mana perkembangan start-up companies dalam kehidupan sehari-hari, saya mencoba 2(dua) masalah utama yang sedang dihadapi keluarga kami, khususnya menjelang lebaran, yaitu mudiknya para pramuwisma alias pembantu rumah tangga. Saya mencoba mencari tempat cucian kiloan dan juga catering untuk sahur, melalui internet. Ternyata website untuk melayani kebutuhan ini sudah sangat banyak tersedia, contoh-contohnya :

-         Untuk catering pengiriman makanan buka puasa dan sahur silahkan kunjungiwww.cateringjakarta.net . Saya sudah mencobanya.

-         Untuk cucian kiloan saya search Google dan ternyata jasa ini sangat banyak tersedia di Jakarta. Saya juga sudah mulai mencoba jasa yang ditawarkan www.cucikiloan.com dan jugawww.laundryfirst.com (lihat foto dikanan)

Jasa-jasa tersebut menyediakan pelayanan pengambilan dan juga pengantaran secara gratis. Ciri-ciri generasi enterpreneur muda terlihat dari cara mereka melakukan usaha pada berbagai bisnis diatas. Pertama, website mereka dibuat cukup cantik dan menarik. Umumnya sang pemilik langsung beroperasi dengan menggunakan handphone, dan menangani sendiri penerimaan order serta melakukan koordinasi pengaturan pekerjaan. Hal-hal seperti ini adalah typical layaknya sebuah start-up company dengan overhead yang diupayakan serendah mungkin. Bravo kepada para enterpreneur muda Indonesia.


Demikian sharing informasi.



Sumber: www.triharyo.com

Read more...

Monorel Bandung Lintasi Jalan Dago-Buahbatu

Monorel Bandung Lintasi Jalan Dago-Buahbatu

Oleh: Dery Fitriadi Ginanjar
Monorel Bandung Lintasi Jalan Dago-Buahbatu
Monorel yang akan dibangun PT Haji Kalla rencananya melintasi dua koridor, yakni jalur Utara-Selatan dan Circle di Kota Bandung.
INILAH.COM, Bandung - Monorel yang akan dibangun PT Haji Kalla rencananya melintasi dua koridor, yakni jalur Utara-Selatan dan Circle di Kota Bandung.

Koridor pertama melintasi Jalan Ir H Juanda (Dago)-Buahbatu dan koridor kedua melewati Jalan Pajajaran-Merdeka.

“Monorel itu kan menggunakan rute atas, jadi rutenya tidak sekadar
mengatasi kemacetan, tetapi juga memberikan efisiensi dan efektivitas
pergerakan penumpang. Maka dipilihlah rute dalam kota yang terdiri
dari jalur utara-selatan yaitu Dago-Buahbatu dan jalur circle yang
mengelilingi kegiatan di Kota Bandung dengan rute Istana Plasa Jalan
Pajajaran-Merdeka,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar
Dicky Saromi kepada wartawan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota
Bandung, Jumat (5/8/2011).

Dicky menuturkan, Pemprov Jabar memberikan usulan kepada mantan Wakil
Presiden Jusuf Kalla selaku pemilik PT Haji Kalla yang ingin
berinvestasi monorel. Hal tersebut agar rute tidak hanya mengurangi kemacetan dalam kota, tetapi juga menjadi akses ke Kota Bandung dari wilayah perbatasan, seperti dari Ciwidey Kabupaten Bandung, serta Jatinangor dan Tanjungsari Kabupaten Sumedang.

“Sudah saatnya wilayah Bandung Raya memiliki transportasi massal yang
disenangi masyarakat sehingga mengurangi kemacetan. Kapasitas jalan di
Bandung Raya sudah berada dalam kondisi mengkhawatirkan,” jelasnya.

Di Bandung Raya, lanjut Dicky, perbandingan antara kendaraan dan daya
dukung atau kapasitas jalan, dilihat dari indikator volume capasity
rasio (VCR), sudah tidak logis. Karena itu, dalam 2-3 tahun ke depan
Kota Bandung terancam kemacetan terparah.

“Saya perhitungkan sampai lima tahun ke depan akan banyak jalan-jalan
kita VCR-nya mendekati 1 atau lebih dari satu. Artinya, sudah macet.
Kita hanya bisa memacu kendaraan dengan kecepatan rata-rata 20 km per
jam. Terlalu lambat untuk perjalanan sebuah kota,” tegasnya.[den]

Read more...

Sinyal Digital Membawa Basuki Berkiprah di Eropa


Basuki Endah Priyanto (peneliti teknologi 4G di Swedia)
Basuki Endah Priyanto (peneliti teknologi 4G di Swedia)



SUDAH belasan tahun terakhir Basuki (37) berkecimpung di bidang teknologi komunikasi nirkabel. Ia mendesain algoritma pemrosesan sinyal digital telepon pintar generasi keempat untuk perusahaan telekomunikasi di Swedia, salah satu negara yang menjadi ”pusat” teknologi komunikasi nirkabel di Eropa. Basuki tercatat sebagai pemegang belasan paten desain algoritma.

Salah satu contoh paten itu semisal algoritma dalam ”heterogeneous networks” untuk teknologi telepon genggam generasi keempat (4G). Dia mendesain algoritma agar telepon pintar mampu memproses sinyal yang diterima—kendati mengalami banyak interferensi (sinyal pengganggu)—sehingga tetap bisa menerima data dengan kecepatan tinggi.
Teknologi 4G, kata Basuki, memiliki banyak tantangan karena di satu sisi terdapat besarnya permintaan data berkecepatan tinggi, sementara di sisi lain sangat banyak interferensi akibat sel-selbase-station yang saling bertumpukan.
Belasan paten dicatatkan atas nama Basuki beserta tim melalui perusahaan tempatnya dulu bekerja, Ericsson AB, dan Huawei Technologies Sweden AB, tempatnya kini bekerja. Di Huawei, dia jadi spesialis senior yang memimpin tim kecil beranggotakan lima-enam peneliti multinasional yang bertugas mendesain algoritma agar telepon pintar punya performa tinggi, tetapi mampu menggunakan energi seefisien mungkin.

”Kami coba mencari teknologi, bagaimana menyelesaikan persoalan itu dalam konteks matematika, lalu dibuat modelnya. Setelah disimulasikan dan terbukti berhasil, model itu diberikan ke bagian pengembangan untuk diimplementasikan ke chipset (’otak’ telepon pintar),” kata Basuki.

Kami berbincang di sela-sela santap siang pada pertengahan Desember lalu di kawasan Ideon, kota Lund, Swedia. Ideon merupakan salah satu kawasan sains terkemuka di Skandinavia yang jadi ”markas” perusahaan- perusahaan berskala global di bidang teknologi informasi dan komunikasi.
Basuki mulai berkiprah di Eropa sejak 2005. Ia mendapat beasiswa sebagai mahasiswa program doktoral bidang komunikasi nirkabel di Aalborg Universitet, Denmark. Saat itu penelitiannya didukung Nokia Siemens Networks.


View Larger Map
Peta: (A) Science Park, Stockholm, Swedia - (B) Ideon Science Park, Lund, Swedia = 605 km


Dunia industri
Selulus tahun 2008, ia tiba di persimpangan jalan, antara mengabdi di dunia akademik dan terjun ke dunia industri. Aalborg Universitet menawarinya pascadoktoral, tetapi Basuki pun berpeluang bekerja di dua perusahaan besar, Nokia di Finlandia atau Ericsson di Lund, Swedia.
Ia memilih dunia industri karena dirasakannya penuh dinamika dan memberikan peluang lebih untuk berinteraksi dengan teknologi tepat guna. Pilihannya jatuh pada Ericsson AB, Swedia. Keputusannya itu berdasarkan pertimbangan riset 4G di Ericsson AB ataupun di Swedia umumnya terbilang maju.
Selain itu, kawasan Swedia selatan (Skane) terkenal sebagai Medicon Valley. Dengan bekerja di Lund, istrinya, Dina (31), yang berlatar belakang kedokteran, pun bisa melanjutkan pendidikan dan karier. Dina menjadi staf riset di Biomedical Center sekaligus mahasiswa doktoral Departemen Kardiologi, Lunds Universitet.
Bekerja di lingkungan multinasional di Eropa membuatnya tertantang. Ia harus mampu berkomunikasi lintas budaya sekaligus terbiasa berbicara langsung ke pokok persoalan. Ini karena sistem organisasi di Eropa Utara umumnya ”datar”, tak hierarkis, sehingga komunikasinya terbuka. ”Dalam banyak hal, ini membuat kami bekerja lebih efisien,” katanya.

”Mimpi” menjadi produsen
Salah satu kunci sukses Basuki ialah tak cepat menyerah. Saat pertama kali melamar posisi doktoral di Aalborg Universitet, ia sempat ditolak. Namun, beberapa minggu kemudian ia kembali melamar di universitas yang sama. Kali ini lamarannya diterima. Ia mendapat hikmah, topik penelitian pada lamaran kedua lebih tepat ketimbang topik lamaran pertama.
Selain itu, diperlukan ketekunan dan fokus pada pekerjaan. Basuki merasa kerja keras itu terbayar saat berhasil menemukan teknologi yang akan eksis di masa depan lebih cepat dibandingkan orang lain. Apalagi saat ide itu diterapkan di telepon genggam dan digunakan jutaan orang.
”Itu kebanggaan,” kata Basuki yang tak lantas berpuas diri. ”Apa yang saya raih belum seberapa dibandingkan ribuan paten 4G yang sudah ada.”
Di sisi lain, dia mengaku ada hal yang kurang menyenangkan berkiprah di Eropa. ”Saya enggak enak karena bekerja di luar negeri,” katanya. Ini membuatnya tinggal jauh dari keluarga, terutama orangtua.
Oleh karena itu, salah satu tantangan dia adalah bagaimana bisa berkiprah di Indonesia meski hal itu relatif masih sulit karena Indonesia sekadar jadi konsumen. Ia menilai belum banyak upaya pemerintah untuk membuat Indonesia jadi lebih mandiri di sektor telekomunikasi.
Namun, hal itu tak membuatnya berdiam diri. Basuki menjajaki kemungkinan membangun pusat desain dan penelitian berskala internasional di Indonesia. Ia mengajak anggota Diaspora Indonesia lain yang berpotensi dan punya keahlian serupa untuk berkolaborasi. Ia berharap hal ini bisa terwujud.
”Indonesia itu pangsa pasarnya besar, tetapi sejauh ini hanya sebagai pengguna. Dari sisi teknologi, kita mengikuti apa yang sudah dikembangkan di luar negeri. Sebenarnya banyak orang Indonesia yang berpotensi, tetapi belum menemukan wadah,” katanya.
Kendati jauh dari Tanah Air, Basuki berusaha berkontribusi untuk Indonesia. Misalnya, saat pulang, ia menyempatkan diri memberikan kuliah umum di beberapa universitas, seperti Institut Teknologi Bandung dan Telkom University. Ia ingin membuka wawasan mahasiswa agar termotivasi untuk belajar dan bersekolah lebih tinggi, sekaligus percaya diri.
Dia juga punya ”mimpi” agar orang Indonesia yang tinggal di luar negeri dan tergabung dalam Diaspora Indonesia bisa membangun wadah jejaring global. Di jejaring ini, anggota Diaspora Indonesia bisa saling berkomunikasi, terutama mengenai potensi masing-masing.
”India dan China sudah bagus. Ini juga memungkinkan peneliti dua negara itu yang bekerja di luar negeri mudah kembali dan berkiprah di negaranya,” tutur Wakil Sekretaris Jenderal Diaspora Indonesia itu.
Semoga harapannya terwujud dan Indonesia tak lagi menjadi konsumen belaka.

—————————————————————————
Dr Ir BASUKI ENDAH PRIYANTO, MEng
♦ Lahir: Bandung, 9 Juni 1976
♦ Istri: Dokter Ihdina Sukma Dewi, MSc (31)
♦ Anak: Rayan Erik Priyanto (4,5)
♦ Pendidikan:
- PhD Wireless Communications Aalborg Universitet, Denmark, 2005-2008
- MEng Wireless Communications Nanyang Technological University, Singapura, 2000-2002
- Teknik Elektro (Cum Laude) Institut Teknologi Bandung, 1994-1998
♦ Pekerjaan:
- Senior Specialist Huawei Technologies Sweden AB,  2012-kini
- Staf Engineer Ericsson AB Sweden, 2008-2012
- External Researcher Nokia Siemens Networks ApS Denmark, 2005-2008
- Research Associate, Nanyang Technological University, Singapura, 2002-2005
- Network Engineer Schlumberger, 1999-2000

Read more...

Kisah Mark Zuckerberg mendirikan Facebook

Rabu, 08 Januari 2014

Biografi Mark Zuckerberg - Pendiri Facebook


Mark Elliot Zuckerberg lahir di kawasan bernama Dobbs Ferry, Westchester County, kota New York.Anak dari Edward dan Karen Zuckerberg. Ia adalah anak kedua dari empat bersaudara dari orang tua pasangan dokter gigi - ­psikiater. Sejak kecil Zuckerberg suka mengu­tak-atik komputer, mencoba berbagai program komputer dan belajar membuatnya. Ayahnya sendiri membelikannya komputer sejak ia beru­sia delapan tahun. Saat di sekolah menengah Phillips Exeter Academy, ia dan rekannya, D'Angelo, membuat plug-in untuk MP3 player Winamp. Plug-in adalah program komputer yang bisa berinteraksi dengan aplikasi host seperti web browser atau email untuk keperluan tertentu.


Zuckerberg dan D'Angelo membuat plug-in untuk menghimpun kesukaan orang terhadap aneka jenis lagu dan kemudian membuat play­list-nya sesuai selera mereka. Mereka mengirimkan program itu ke berbagai perusahaan termasuk ke AOL (American Online) dan Microsoft. Pada tahun terakhimya di Phillips ia direkrut oleh Microsoft dan AOL untuk suatu proyek.

Saat melanjutkan sekolah ke perguruan ting­gi keduanya harus berpisah. D'Angelo masuk Caltech sedangkan Zuckerberg masuk Harvard. Di Harvard inilah Zuckerberg menemukan ide membuat buku direktori mahasiswa online karena universitasnya tak membagikan face book (buku mahasiswa yang memuat foto dan identitas mahasiswa di universitas itu) pada mahasiswa baru sebagai ajang pertemanan di antara mereka. Namun setiap kali ia menawarkan diri membuat direktori itu, Harvard menolaknya. "Mereka mengatakan punya alasan untuk tidak mengumpulkan informasi (mahasiswa) ini," ujar Zuckerberg kemudian.

Meski ditolak ia selalu mencari cara untuk mewujudkannya. "Saya ingin menunjukkan kalau hal itu bisa dilakukan," lanjutnya soal kengototannya membuat direktori itu. Proyek pertamanya adalah CourseMatch (www.coursematch.com) yang memungkinkan teman-teman sekelasnya berkomunikasi satu sama lain di website tersebut. Suatu malam di tahun kedua ia kuliah di Harvard, Zuckerberg menyabot data mahasiswa Harvard dan memasukkannya ke dalam website yang ia buat bernama Facemash. Sejumlah foto rekan mahasiswanya terpampang di situ. Tak lupa ia membubuhkan kalimat yang meminta pengun­jungnya menentukan mana dari foto-foto ini yang paling "hot". Pancingannya mengena. Dalam tempo empat jam sejak ia meluncurkan webiste itu tercatat 450 orang mengunjungi Facemash dan sebanyak 22.000 foto mereka buka. Pihak Harvard mengetahuinya dan sambungan internet pun diputus. Zuckerberg diperkarakan karena dianggap mencuri data. Anak muda berambut keriting ini pun meminta maaf kepada rekan-rekan yang fotonya masuk di Facemash. Tetapi ia tak menyesali tinda­kannya. "Saya kira informasi seperti itu harus tersedia (online)," ujamya.

Alih-alih kapok ia malah membuat website baru dengan nama Facebook (www.thefacebook.com). Website ini ia luncurkan pada Februari 2004. Facebook merupakan penyempurnaan dari Facemash. Sasarannya tetap sebagai tempat pertemuan sesama mahasiswa Harvard. Dalam penjelasan di website-nya sekarang disebutkan bahwa Facebook adalah suatu alat sosial untuk membantu orang berko­munikasi lebih efisien dengan rekan, keluarga, atau rekan kerjanya. Facebook menawarkan navigasi yang mudah bagi para penggunanya. Setiap pemilik account punya ruang untuk memajang fotonya, teman-temannya, network, dan melakukan hal lainnya seperti bisa berkirim pesan dan lain sebagainya.

Banyaknya aplikasi yang bisa digunakan oleh anggotanya membuat Facebook digan­drungi banyak orang. Konon hingga saat ini sudah lebih dari 20.000 aplikasi dimasukkan ke dalam Facebook yang bisa digunakan para anggotanya. Setidaknya 140 aplikasi baru ditambahkan ke Facebook setiap harinya dan 95% pemilik account Facebook telah menggu­nakan minimal satu aplikasi.

Penyertaan banyak aplikasi ini membuat Facebook berbeda dengan website jejaring sosial terdahulu seperti MySpace. Lalu orang berbondong-bondong mengunjungi website­nya dan mendaftar jadi anggotanya. Dalam waktu dua minggu setelah diluncurkan, separuh mahasiswa Harvard sudah memiliki account di Facebook. Ternyata tak hanya mahasiswa Harvard yang tertarik, beberapa kampus di sekitar Harvard pun meminta dimasukkan dalam jejaring Facebook. Ini membuat Zuckerberg kewalahan. Ia lalu meminta bantuan dua temannya untuk ikut mengem­bangkan Facebook. Dalam tempo empat bulan Facebook sudah bisa menjaring 30 kampus. Hingga akhir 2004 jumlah pengguna Facebook sudah mencapai satu juta.

Pengguna Facebook terus meningkat. Malah ada sejumlah orang yang tak lagi jadi mahasiswa atau yang masih di sekolah ingin bergabung. Tingginya desakan ini membuat Zuckerberg dan kawan-kawan memutuskan Facebook membuka jaringan untuk para siswa sekolah menengah (di sini SMU) pada Sep­tember 2005. Tak lama kemudian mereka juga membuka jejaring para pekerja kantoran. Kesibukan yang luar biasa ini membuat Zuckerberg harus memutuskan keluar dari Harvard. "Apa yang saya inginkan sudah ada di tangan. Saya tidak ingin punya ijazah kemudian bekerja. Menurut saya, pekerjaan hanyalah untuk orang-orang yang lemah," ujarnya pada Majalah Current. Zuckerberg dan kawan-kawan kemudian mengembangkan Facebook lebih jauh lagi. Pada September 2006 Facebook membuka pendaftaran untuk jejaring umum dengan syarat memiliki email. Sejak itulah jumlah anggota Facebook melesat.

Saat ini jumlah anggota aktifnya mencapai 70 juta di seluruh dunia. Jejaring yang dihim­punnya mencapai enam juta jaringan (ke­lompok pertemanan) meliputi 55.000 jaringan berdasarkan demografi, pekerjaan, sekolah, kolegial, dan sebagainya. Setiap harinya ada 14 juta foto di-upload (dimasukkan ke Facebook). Dan dalam hal jumlah trafik pengakses Facebook menjadi website teraktif ke-6 di dunia dan menjadi website jejaring sosial kedua terbesar versi camScore.

Jual Saham Jadi Kaya

Jumlah anggota Facebook yang jutaan or­ang itu menjadi tambang emas yang meng­giurkan. Zuckerberg dan kawan-kawan pun menangkap peluang bisnis yang besar. Karena itu ketika jumlah user-nya melebihi satu juta mereka menggandeng Accel Part­ners, perusahaan modal ventura, untuk membiayai pengembangannya. Modal yang ditanamkan adalah US$ 12,7 juta. Ini adalah investasi kedua yang masuk ke Facebook setelah sebelumnya (Juni 2004) men­dapatkan dan dari pendiri PayPal sebesar US$ 500.000. Pembenahan pertama dengan tambahan modal itu adalah dengan meng­ganti domain-nya dari www. thefacebook. corn menjadi www.facebook.com pada Agustus 2005. Setelah itu jangkauan keanggotaannya diperluas menjadi internasional. Hingga Desember 2005 jumlah anggotanya sudah mencapai 5,5 juta.

Meski jumlah user-nya meningkat tajam pada tahun 2005 disebutkan Facebook menga­lami kerugian sampai US$ 3,63 juta. Facebook kemudian mendapatkan dana sebesar US$ 25 juta dari Greylock Partners dan Meritech Capi­tal Partners. Dana itu digunakan untuk meluncurkan versi mobile-nya.

Pada September 2007 Microsoft melakukan pendekatan dan menawarinya membeli 5% saham senilai sekitar US$ 300 juta hingga US$ 500 juta. Jika nilai itu disetujui maka nilai kapitalisasi Facebook sudah mencapai US$ 6 miliar hingga US$ 10 miliar atau sekitar Rp 54 triliun hingga Rp 90 triliun. Namun Microsoft akhirnya mengumumkan hanya membeli 1,6% saham Facebook dengan nilai US$ 240 juta pada Oktober 2007. Transaksi ini menunjukkan nilai kapitalisasi Facebook ternyata lebih tinggi yaitu sekitar US$ 15 miliar (sekitar US$ 135 triliun).
Setelah itu sejumlah tawaran mengepung Facebook. Li Ka-shing disebut-sebut ikut menginvestasinya sekitar US$ 60 juta pada November 2007. Lalu ada berita yang menyebutkan Viacom, Yahoo, Google, dan sebagainya pun ikut menawar untuk membeli Facebook. Sejauh ini Zackerberg me­ngatakan Facebook tak akan dijual. Melesatnya bisnis Facebook membuat Zackerberg menampuk kekayaan yang luar biasa. Majalah Forbes menyebutkan kekayaan Zackerberg sendiri mencapai US$ 1,5 miliar atau sekitar Rp 13,5 triliun. Jangankan untuk anak seusia Zackerberg, untuk orang dewasa pun harta sebanyak itu tentu jumlah yang luar biasa besar. Maka wajar jika majalah itu menobatkannya sebagai The Youngest `Self-made' Billionaire on the Planet.

Prestasi yang diraih Zackerberg tak benar­-benar mulus. Sejumlah perkara ia dapatkan sehubungan dengan Facebook. Termasuk dari rekannya di Harvard yang menyebutkan rancangan Facebook sebenarnya tiruan dari ConnectU. Namun Zackerberg tetap bergeming bahwa Facebook merupakan hasil karyanya. Meskipun ConnectU kalah dalam persidangan pertama, perusahaan ini mendaftarkan gugatan baru pada Maret 2008. Kontroversi juga datang dari negara-negara seperti Myanmar, Bhutan, Syria, Arab Saudi, Iran dan sebagainya yang menyebutkan kalau Facebook mempromosikan serangan terhadap otoritas pemerintahannya sehingga akses terhadap Facebook di negara tersebut ditutup.

Di tengah sejumlah kontroversi itu, nama Facebook dan Mark Zackerberg tetap digan­drungi banyak orang. Zackerberg sendiri di tengah kepopuleran namanya dan jumlah kekayaan yang dimilikinya, ia tetap sederhana. Ia masih tinggal di apartemen sewaan dan di kamarnya hanya tersedia sebuah meja dan kursi. Kasurnya diletakkan di lantai. Kala datang ke kantornya di Palo Alto, Zackerberg kerap berjalan kaki atau mengendarai sepeda. Tak tampak sebagai miliuner (dalam US$ dol­lar, tentunya) atau triliuner (dalam rupiah).

Forbes mencatatnya sebagai milyarder termuda, atas usaha sendiri dan bukan karena warisan, yang pernah tercatat dalam sejarah. Kekayaannya ditaksir sekitar satu setengah miliar dolar Amerika.
Awal tahun 2009 Mark Zuckerberg mendapat penghargaan Young Global Leaders. Usia Mark Zuckerberg baru 24 tahun, tetapi ia bisa menghasilkan 1,5 miliar dollar AS. Keberhasilan pria pendiri Facebook, salah satu situs jejaring sosial ternama di dunia, ini membuatnya nangkring dalam jajaran 400 orang terkaya di Amerika versi Forbes. Tidak hanya itu, dalam jajaran tersebut ia juga dinobatkan sebagai orang kaya yang paling muda.

Fakta - fakta tentang Facebook dan Mark Zuckerberg

- Facebook punya lebih dari 150 juta pendaftar
- Jumlah pengguna yang aktif lebih dari 20 juta
- Separuh lebih pendaftar Facebook bukan orang kuliahan
- Pengguna rata-rata memiliki 100 teman
- Lebih dari 3 juta pengguna menjadi penggemar sesuatu
- Jumlah foto yang di up-load lebih dari 800 juta perbulan
- lebih dari 5 juta video di up-load perbulan
- Konten lain(link,cerita,blog,cata
tan,dll) yang si share lebih dari 20 juta perbulan
- Lebih dari 2 juta even dibuat setiap bulan
- Facebook sudah di terjemahkan ke dalam 15 bahasa ,Masih ada 60 bahasa lagi yang masih dalam proses penerjemahan
- lebih dari 70 persen pengguna Facebook tinggal di luar Amerika
- Saat ini,ada lebih dari 52 ribu aplikasi ontuk Facebook
- Aplikasi baru bertambah 140 perhari
- Sekitar 95 persen pengguna menggunakan satu aplikasi dalam Facebook

Sumber: kolom-biografi.blogspot.com

Read more...
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Pencarian

10 Halaman Favorit

  © Blogger template On The Road by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP