powered by Google

Video: Teknologi start-up Jerman "GoalControl-4D" Rp. 41 Milyar dipakai di Piala Dunia 2014 Brazil

Kamis, 19 Juni 2014






Mengenal Teknologi Pencegah Gol Hantu di Piala Dunia 

Liputan6.com, Jakarta Teknologi garis gawang untuk pertama kalinya digunakan pada pertandingan Piala Dunia 2014 di Brasil antara Kroasia melawan Brasil yang berlangsung pada Jumat dini hari, 13 Juni 2014.

Mengutip laman CNN, Sabtu (14/6/2014), teknologi ini dijuluki GoalControl-4D dan dikembangkan oleh startup asal Jerman bernama GoalControl. Dalam mengoperasikan perangkat ini Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) dilaporkan menghabiskan dana hingga US$ 3,5 juta atau sekitar Rp 41 miliar.

(Iskandar) 


Goal Control
Sebuah perusahaan asal Jerman menciptakan Goal Control untuk mengawasi Brazuca (bola yang dipakai di Piala Dunia 2014) memang berhasil menembus pertahanan kiper. Alat ini dilengkapi dengan tujuh kamera super cepat dengan akurasi 0,5 sentimeter per detik. Goal Control akan memunculkan kataGOAL yang akan ditransmisikan pada jam tangah wasit jika Brazuca sudah melewati garis gawang. 

2014 FIFA World Cup Goal Control Setup Video






Read more...

Anggota baru: Hanna suka naik gunung

Selasa, 10 Juni 2014

Hai Bapak/Ibu Admin,


Berikut ini data pribadi saya

Lampiran foto terkini (Foto attachment) ?  [x] Ada dong :-)     [  ] Tidak
Note: file foto lebih kecil dari 150 KB


Nama (Name)               : Hanna Fadhila
Nama panggilan (Nickname) : Hanna

Jurusan di ITB            : Teknik Geodesi dan Geomatika
Jenjang S1 / S2 / S3      : S1
Angkatan Tahun            : 2007

Personal Web/URL/Blog     : http://flickr.com/photos/latte10/show/
Foto / Alamat Facebook    : https://www.facebook.com/hannfadhila
Rekaman Video / Film      : -

Profesi (Profession)      : Hydrographic Surveyor
Keahlian (Expertise)      : Surveying, Data Processing, Mapping, Photography

Alamat Rumah (Home Adr)   : Perum. Griya Caraka D-46, Kel. Cisaranten Endah, Kec. Arcamanik
Kota/Negara (City/Country): Bandung, 40295/ Indonesia
Perusahaan (Company)      : PT Offshore Works Indonesia
Alamat Kantor (Office Adr): Jl. Mahakam 1 No. 11 B, Keramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Kota/Negara (City/Country): Jakarta, 12130/ Indonesia
Company Web/URL           : http://www.javaoffshore.com/


Tempat/Tanggal Lahir (Place/Date of Birth) : Bandung/ 10 Desember 1990
Umur (Age)       : 23 tahun
Hobby/Life Style : Fotografi, Naik gunung, travelling

Ceritakan 1 pengalaman berkesan semasa di kampus ITB : cerita paling berkesan semasa di kampus ITB itu sewaktu angkatan saya mengikuti ospek himpunan dan di satu malam pelantikan himpunan, satu teman saya meninggal di tangan beberapa senior. sampai saat ini pengalaman ini yang masih berkesan untuk kehidupan pertemanan saya denga satu angkatan di geodesi 2007.

Ceritakan juga 1 pengalaman berkesan sesudah berkarir : saat berakhir, saya sangat sedih berpisah dengan kehidupan dinamis di kampus. tidak ada pulang malam, tidak ada tugas menumpuk yang tiada ujung, tidak ada waktu begadang bersama, tidak ada sosialiasi sampai pagi.

Interest (ketertarikan, aspirasi, minat) join : saya ingin berpartisipasi dalam acara IAGD sebagai oenyambung silaturahmi dengan anggota-anggota milis yang lainnya.

Read more...

Video Perbedaan Format Debat Capres di Amerika dan Indonesia




Published on Oct 19, 2012
(English Subtitle) Obama vs. Romney, Second Presidential Debate 2012, Hofstra University, New York.
--------------------------

Obama Sudutkan Romney di Debat Kedua

CNN menunjukan bahwa Obama memimpin dengan 46 persen suara sementara Romney hanya 39 persen

Barack Obama benar-benar memanfaatkan debat kandidat kedua, jelang pemilihan presiden Amerika Serikat yang jatuh pada November mendatang, untuk menyerang rivalnya Mitt Romney dalam isu lapangan kerja, energi, dan Libya. Dalam debat yang berlangsung Selasa (16/10) malam itu, Obama kembali menyeimbangkan kedudukan setelah terpojok di debat perdana.

Obama tampak mengeluarkan pendapat lebih tajam dan penampilan lebih prima ketimbang debat perdana mereka di 4 Oktober silam.

Obama menyudutkan Romney yang menuding sang presiden mengambil keuntungan politik dari insiden serangan pasukan militan ke konsulat AS di Benghazi, Libya, bulan lalu. Dalam peristiwa itu Duta Besar AS untuk Libya, Chris Stevens, tewas. 

"Kami tidak melakukannya. Itu bukan yang saya kerjakan sebagai presiden, bukan yang saya kerjakan sebagai panglima tertinggi," tegas Obama dalam debat yang berlangsung di Hofstra University, New York.

"Saya adalah presiden dan saya selalu bertanggung jawab, dan karenanya tidak seorang pun yang lebih penasaran untuk mengetahui kejadian yang sebenarnya," imbuh Obama.

Dalam debat itu Romney meragukan klaim Obama bahwa dia menyebut serangan di Benghazi itu sebagai "aksi teror". Obama mengaku mengucapkan hal itu di taman mawar Gedung Putih, sehari setelah serangan itu berlangsung.

Tetapi Candy Crowley, wartawan CNN yang menjadi moderator dalam debat itu mengoreksi Romney karena dalam transkrip jelas menunjukan Obama memang menggunakan istilah tersebut.

Kandidat dari Partai Republik itu juga menuduh Obama gagal memenuhi janji-janji kampanyenya pada 2008.

Pada salah satu momen terbaiknya dalam debat yang berlangsung 60 menit itu Romney menyerang kinerja Obama di bidang ekonomi. Romney mengatakan karena kebijakan ekonomi Obama sekitar 15 juta orang kini kekurangan makanan, pertumbuhan ekonomi melambat, dan lapangan kerja berkurang.

"Kelas menengah kian terhimpit di bawah kebijakan presiden yang tidak paham apa yang diperlukan untuk membuat ekonomi berjalan kembali," ujar Romney.

Jajak pendapat menunjukan bahwa publik menilai Obama adalah pemenang debat itu. Survei yang digelar CNN menunjukan bahwa Obama memimpin dengan 46 persen suara sementara Romney hanya 39 persen. CBS menunjukan Obama unggul dengan 37 persen sementara Romney hanya 30 persen.

"Saya kira Obama memenangkan debat yang satu ini. Saya adalah pendukung Romney tetapi menurut saya dia gagal mengutarakan seluruh pendapatnya dengan efektif," kata James Digirolamo, salah seorang penonton langsung debat itu dari Long Island, New York.


Sumber: http://www.beritasatu.com/

------------------

Peta: (A) Patung Liberty - (B) Hofstra University = 33,5 miles

Read more...

Kenangan Piala Dunia: Video 3 gol Paolo Rossi yang memupus asa Brazil di Piala Dunia 1982

Minggu, 08 Juni 2014




Piala Dunia 1982: Italia - Brazil  3-2

Uploaded on Jul 4, 2009
Goals scored * Paolo Rossi (Ita) 5, * Socrates (Bra) 12, * Paolo Rossi (Ita) 25, * Falcao (Bra) 68, * Paolo Rossi (Ita) 74


--------------------------
Kami meminta pembaca memilih momen favorit Piala Dunia 1982 dan mayoritas menjawab tiga gol Paolo Rossi yang memupus asa Brasil.


GOALOLEH   CARLO GARGANESE     PENYUSUN   AGUNG HARSYA    





Judul otobiografi Paolo Rossi adalah "Saya membuat Brasil menangis" dan ini dengan tepat menangkap momen pertandingan saat sang pemain menjadi legenda Italia sekaligus mengantarkan Azzurri ke tangga juara Piala Dunia 1982.

Tidak ada yang mengunggulkan Italia dalam pertandingan penentuan putaran kedua Grup C melawan Brasil di Estadio Sarria di Barcelona. Brasil dilengkapi para pemain fantasi seperti Zico, Socrates, Eder, Falcao, dan Cerezo. Dan mereka berjaya dengan mengalahkan lawan-lawannya sebelum bertemu Italia. Tim lawan hanya mampu bermain imbang dalam tiga pertandingan awal sebelum sukses mengalahkan Argentina 2-1 pada laga perdana putaran kedua.

Keraguan publik terhadap Italia sebelum pertandingan melawan Brasil adalah penampilan Rossi. Penyerang 25 tahun itu masuk skuat setelah menjalani sanksi dua tahun larangan bermain akibat terlibat dalam skandal judi Totonero. Keterlibatan yang hingga kini dibantah oleh Rossi.


Pada laga pembuka, Rossi seperti kehilangan ritme permainan. Dia menjadi bulan-bulanan kritik media Italia yang menilainya tak pantas diberangkatkan ke Spanyol. Pelatih Enzo Bearzot tetap memberikan kepercayaan kepada sang striker dan itu rupanya terbayar tuntas.

"Kepercayaan Bearzot begitu berarti," ujar Rossi kepadaFIFA.

Lima menit pertandingan dimulai, Rossi membayar kepercayaan sang pelatih dengan menyundul umpan silang Antonio Cabrini. Gol tersebut mengawali salah satu pertandingan terbaik Piala Dunia.

Duel kedua tim memiliki segalanya. Falcao dan Bruno Conti bergantian menyuguhkan keterampilan bak sihir. Ada pula kontroversi gol Giancarlo Antognoni yang dianulir dan pengawalan ketat tanpa kompromi dari Claudio Gentile terhadap Zico. Serta penyelamatan gemilang kiper 40 tahun Dino Zoff atas sundulan Oscar.

Brasil mampu menyamakan kedudukan dua kali melalui Socrates dan Falcao, tapi Rossi pun melesakkan dua gol tambahan guna mencatatkan hat-trick serta kemenangan 3-2 buat Italia. Pertama saat menyambar kesalahan Cerezo untuk meloloskan bola dari sergapan Waldir Perez dan kemudian, dengan sisa 16 menit pertandingan, dengan naluri tajam menyambar bola muntah hasil tendangan pojok untuk mengirim Brasil, tim favorit turnamen, pulang kandang.

Masyarakat Brasil terhenyak. Pelatih Tele Santana dihujani buah busuk saat mendarat di negaranya, sedangkan Zico menyebutkan kekalahan itu adalah "hari ketika sepakbola telah mati".

Italia melaju ke semi-final dan Rossi terus bangkit. Dia melesakkan seluruh gol Azzurri saat menghempaskan Polandia 2-0 di Camp Nou. Perannya kembali menentukan di final melawan Jerman Barat. Rossi membuka skor dengan sundulan kepala untuk membawa Italia menang 3-1. Berkat gol-gol Rossi, Italia pun menjadi juara dunia.

Enam gol yang dicetaknya sepanjang turnamen mengantarkan Rossi memenangi Sepatu Emas dan juga Bola Emas oleh FIFA sebagai pemain terbaik turnamen. Rekor itu membuatnya sejajar dengan dua pemain lain dalam sejarah, Pele dan Ronaldo, yang pernah memenangi Bola Emas dan Bola Perak. Rossi sukses mencatatkan nama sebagai salah satu legenda Piala Dunia serta menjadi mimpi buruk yang menakutkan bagi publik Brasil.





Opini dari Italia
0leh Federico CasottiGoal Italy

Paolo Rossi harus berterima kasih kepada seorang pria atas kebangkitan istimewanya di Piala Dunia 1982: Enzo Bearzot.
"Sebelum pertandingan, Bearzot bilang agar saya menekan Oscar dan Luizinho, dua bek tengah Brasil yang lamban," tulisnya dalam otobiografi mengenang pertandingan. "Dia bilang, mereka pasti membuat kesalahan."
"Usai pertandingan, saya langsung memandang Bearzot. Saya berutang banyak kepadanya atas kemenangan luar biasa itu, momen yang tak terlupakan. Saya memeluknya, hanya memeluk, tidak perlu berbicara."

"Saya rasa momen yang saya alami merupakan puncak dari kebahagiaan, kebahagiaan yang membuat Anda melayang setelah bertahun-tahun mengalami penderitaan, keraguan, dan kepedihan."


Sumber: goal.com

Read more...

Pengalaman Naik “Xpress Air” dari Bandung ke Padang

Sabtu, 07 Juni 2014

Oleh: Rinaldi Munir IF'85

Posted on 

Sudah beberapa bulan ini maskapai Express Air melayani rute Bandung – Padang pulang pergi setiap hari. Dari Bandung berangkat pukul 17.00 sore sedangkan dari Padang pukul 6.30 pagi. Ini adalah salah satu alternatif pulang kampung tanpa harus bersusah payah melewati kota Jakarta yang padat, macet, serta habis waktu di jalan menuju Bandara Soekarno-Hatta. Juga alternatif ke Bandung dari Padang tanpa perlu repot ke Jakarta dulu.
Saya ingin mencoba naik pesawat ini, bagaimana rasanya terbang langsung ke kota kelahiran dari Bandung. Setelah mencari waktu yang tepat maka bulan lalu saya membeli tiket Express Air di sebuah agen. Saya dapat tiket seharga Rp650.000 untuk penerbangan hari Sabtu. Jika dihitung-hitung memang agak lebih mahal dibandingkan bila berangkat dari Jakarta. Lion Air misalnya, pada tanggal saya pulang harga tiket paling murahnya berkisar antara 450-550 ribu rupiah, namun jika ditambah ongkos travel atau bis dari Bandung ke Bandara Soeta maka selisihnya tidak jauh berbeda. Dari Bandung ke Bandara Soeta di Jakarta bila naik bis Primajasa ongkos tiketnya sudah 90.000 rupiah. Orang Minang memang selalu berhitung, he..he…
Rupa pesawat Xpress Air di landasan Bandara Husein
Rupa pesawat Express Air di landasan Bandara Husein
Jam 15.45 saya sudah tiba di Bandara Husein Sastranegara Bandung, masih ada waktu sejam lebih lagi sebelum berangkat. Setelah proses chek-in, saya menunggu di ruang tunggu. Hari Sabtu sore itu Bandara Husein cukup ramai dengan calon penumpang yang akan berangkat ke Bali, Surabaya, dan Medan. Saya cari-cari di ruang tunggu itu apakah ada calon penumpang yang berbicara pakai bahasa Minang, sebab itu pertanda mereka calon penumpang ke Padang dengan pesawat yang sama dengan saya, he..he (padahal nggak selalu kan, mungkin saja mereka calon penumpang ke Bali atau Surabaya). Oh ada ternyata, berarti saya tidak sendiri.
Jam 16.15 pesawat Express Air baru saja mendarat dari Palembang. Memang rute pesawat ini setiap hari dari Bandung hanya tiga saja, yaitu Bandung-Pontianak pp (pagi), lalu Bandung-Palembang pp (siang), dan terakhir Bandung-Padang (sore). Jam 16.30 datang panggilan boarding kepada calon penumpang. Para penumpang Express Air pun berjalan ke landasan bandara menuju pesawat Express Air yang terparkir di sana. Wah,on-time juga pesawat ini.


Pesawat yang saya naiki ukurannya tidak terlalu besar, kira-kira untuk seratusan penumpang, namun saya perhatikan pesawat hari itu tidak terisi penuh sebab masih banyak kursi yang kodong. Kursi-kursinya berwarna coklat dengan seat-belt sedikit berbeda dari pesawat lainnya.
22022014035
Jam 17.00 tepat pesawat pun lepas landas meninggalkan kota Bandung yang masih berawan cukup tebal sore itu, benar-benar tepat waktu sesuai janjinya. Selama perjalanan di udara tidak ada hal yang menarik, sekali-sekali pesawat mengalami guncangan akibat turbulensi di atas Sumatera, yach maklum pesawat berukuran sedang jadi guncangannya lebih terasa dibandingkan pesawat besar. Pramugari memberikan sekotak snack yang berisi roti dan air mineral, lumayanlah daripada tidak ada sama sekali seperti maskapai si singa udara.
Memasuki kota Padang pesawat berputar-putar dulu karena hujan deras melanda pesisir barat Sumatera. Menurut jadwal seharusnya pesawat sudah mendarat di Bandara Minangkabau pukul 18.30, tetapi karena berputar-putar dulu maka pesawat baru mendarat pukul 7 malam lebih sedikit. Alhamdulillah, saya sudah sampai di kota kelahiran.
Pesawat Express Air tersebut bermalam dulu di bandara Minangkabau karena penerbangan ke Bandung dari Padang adalah pukul 6.30 keesokan harinya. Bagi saya terlalu cepat sekali harus pulang lagi besok paginya, maka untuk balik ke Bandung saya naik maskapai lain, yang berarti ke Jakarta dulu. Tidak apa-apa, lain waktu saya akan coba langsung terbang dari Padang ke Bandung. Jadi nanti saya mandi dan sarapan dulu di rumah di Padang, lalu naik pesawat jam 6.30 di Bandara Minangkabau, dan tiba di Bandung pukul 8 pagi. Dari Bandara Husein ke kampus ITB hanya perlu waktu 15 menit dengan sepeda motor (karena saya nanti akan menitipkan motor di bandara Husein), dan setiba di kampus langsung ke kelas untuk mengajar. Asyik kan?

Sumber: http://rinaldimunir.wordpress.com

Read more...

Budaya Sate di Padang - Padang Panjang - Bukittinggi

Jumat, 06 Juni 2014



Topik: ANTV Kuliner, Sate Padang Jam Gadang

--------------------------------------

From: "Santri
Date: Fri, 6 Jun 2014 20:32:45 +0700
Subject: Re: [Senyum-ITB] Budaya Sate-Menyate di Padang dan Palembang. 
Re: Sate Husein gede untuk Meita dan Teman2 nya


Hai Mas Erik, sorry baru baca, karena online milist nya di tablet.

Sebelumnya Mas Wind, selamat ya dipindahin ke Kota Padang Panjang, kota yg seringnya hujan dan mendung. Swejuuuuk bangets.
Dan terkenal deh kualitas Daging Sapi Padang Panjang baguuus.
Dan tidak lupa, Sate Mak Syukur di Padang Panjang tu dan RM Pak Datuk, serta Bofet (semacam kedai kopi) namanya Gumarang yg ada di Pasar Padang Panjang, tempat berkumpul di pagi hari, seru sarapan disana, ada Bubur Kampiun, Ampiang Dadiah, Teh Telor, dll.
Sehat lah disana Mas Wind. Mana kotanya adem bener.

Sate Padang kan direbus dulu dengan bumbu. Jadi kalo mau dimakan, dibakar sebentar saja untuk 'manasin' dan keluarin aromanya.

Ada Sate enak juga di Payakumbuh, Sate Danguang-Danguang, daging sapi juga.

Santri belum pernah masak Sate, tapi dah kebayang. Tinggal belajar buat kuahnya. Itu
Tepung beras berikut bumbu2nya. Nanti kapan2 coba buat.


Sent from my iPad



Peta: (A) Padang - (B) Padang Panjang - (C) Bukittinggi




----------------------

On 6 Jun 2014, at 08:28, "'B. Antariksa (Erik), 99Bali International


Selamat dulu utk Mas Windriyo MA'95 yg akan pindah ke BRI Padang Panjang.
Kapan2 kita gathering di Padang ya.

Jika di Palembang tidak ada budaya sate, di daerah mana lagi antara Palembang dan Padang punya budaya sate?

Utk teman2 Padang, gimana rasanya ketika pertama makan Sate Jawa dg bumbu kecap atau kacang?
Saya agak aneh ketika makan Sate Padang pertama kali di Medan.
Tapi setelah itu jadi ter bayang2 heheheehee.

Apa bumbu khas Sate Padang?
Santri bisa bikin Sate Padang?



Salam kompax
Erik


------Original Message------

From: wahyusaidi.ws
Subject: Re: [IA-ITB] [Senyum-ITB] Pemuda Bali bertanya ke Om Palembang.
Re: Sate Husein gede untuk Meita dan Teman2 nya
Sent: Jun 6, 2014 07:49

Kalau si sate hudori bisa order sate torpedo yg masih segar, ada juga sate pak karjan (stasiun bandung) dng sate pentul berbahan lemak kambing yang wow.

Sate ori palembang nggak ada, kambing di palembang dimasak malbi (gule kuah kental penuh rempah ala arab) dimakan pakai nasi minyak, beriyani minyak onta khas palembang.

Slurrrpppp



Read more...

Senyum-ITB Forum

Rabu, 04 Juni 2014



Senyum-ITB Forum

Read more...
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Pencarian

10 Halaman Favorit

  © Blogger template On The Road by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP