powered by Google

99 Cahaya di Langit Eropa

Minggu, 08 Desember 2013


99 Cahaya Di Langit Eropa Trailer 2013


Published on Oct 29, 2013
99 Cahaya Di Langit Eropa
Sutradara : Guntur Soeharjanto
Pemaran : Acha Septriasa, Abimana Aryasatya, Raline Shah, Dewi Sandra, Alex Abbad, Nino Fernandez.
Genre: Drama
-----------------------------

From: Rangga Almahendra 
Date: Thu, 5 Dec 2013 23:20:14 -0800 (PST)
Subject: [Senyum-ITB] KARENA KAMI PERCAYA PENONTON INDONESIA SUDAH CERDAS

Salam,

Perkenalkan saya Rangga Almahendra (Ketua IA ITB Yogyakarta, Alumni LFM-ITB 1998 ) dan istri saya Hanum Salsabiela.

Kami sedang berikhitiar mencoba membuat sebuah karya film berjudul 99 Cahaya di Langit Eropa, sebuah film perjalanan spiritual yang dibalut persahabatan dalam menghadapi tantangan lintas budaya hidup sebagai minoritas di Eropa.

Ternyata niatan untukmembuat karya edukatif dan inspiratif melalui sebuah film di Indonesia ini harus menemui banyak tantangan yang tidak ringan. Ijinkan saya sharing pengalamanyang mungkin bisa menjadi bahan renungan kita semua.

Beberapa hari yang lalu, tim produksi film 99 Cahaya Di Langit Eropa datang ke kantor Cinema 21untuk memastikan lagi tentang rencana pemutaran film kami. Betapa kagetnya kami, ternyata pada awal rencana, film kami dialokasikan untuk tayang hanya di80 layar bioskop saja. Padahal beberapa film lain bisa mendapatkan kesempatan pertama untuk bisa tayang di lebih dari 120, 150 bahkan hingga 200 layar. Yang lebih membuat kami prihatin, beberapa film horror bermuatan seksual dan kekerasan pernah mendapatkan jumlah layar berlipat-lipat dibanding kami.

Harus kami akui, memang kami pemain baru di industri ini, yang mungkin terlalu naif mencoba menawarkan tayangan alternatif bagi masyarakat Indonesia. Film yang kami harap bukan hanya sekedar menjadi tontonan,namun juga tuntunan dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk.

Kami sudah lakukan segala upaya untuk meyakinkan Cinema 21 terkait niat kami ini. Namun sepertinya pihak 21 memiliki aturan main tersendiri. Pada akhirnya mekanisme pasarlah yang akan menentukan ditambah atau dikuranginya jumlah layar, yang akan diberikan untuk sebuah film.

Kami selama ini menyadari, jumlah layar yang berlebih akan selalu diberikan untuk film yangmengandung 3G (Ghosts, Girls, Guns). Topik horror, seksualitas dan kekerasan tidak bisa dipungkiri menjadi main stream dunia perfilman saat ini. Di satu sisi, retorika untuk memajukan perfilman Indonesia pasti akan selalu terbentur oleh dilema produser untuk membuat film yang cepat menghasilkan uang, dengan mengedepankan kengeriankekerasan dan seksualitas.Tiga hal yang harus kita akui juga ikut membentuk potret masyarakat Indonesia saat ini. 

Melalui film 99 Cahaya di Langit Eropa ini, kami berusaha untuk meninggalkan mainstream tersebut;karena kami percaya bahwa sudah saatnya  masyarakat Indonesia mendapatkan haknya memilih film yang berkualitas, tidak lagi terpenjara oleh pilihan dengan tema itu itu saja.

Kami yakin masyarakatIndonesia sudah cerdas memilih film film berbobot yang seharusnya ditonton. Kami berharap masyarakat Indonesia bisa menerima film kami dan pada akhirnya juga akan membuka mata kita semua, bahwa sebuah peradaban bangsa yang kuat juga harus didukung oleh produk budaya-budayanya yang berkualitas.

Dengan segala kerendahan hati, kami bermaksud mengajak seluruh sahabat, teman, saudara,handai taulan untuk menyaksikan film 99 Cahaya Di Langit Eropa yang sudah mulaitayang tanggal 5 Desember yang lalu. 

Film yang kami buat dengan sepenuh hati,dengan niatan semata untuk mengajak masyarakat Indonesia untuk tak pernah lelahberikhitar menebarkan kebaikan dan manfaat untuk sekitarnya.

Sekian. Terima kasihsudah meluangkan waktu untuk membaca email ini. Kami juga ingin mengucapkanterimakasih pada pihak Cinema 21 yang akhirnya memberikan 20 layar tambahanuntuk kami, setelah menyaksikan sendiri tanggapan masyarakat yang menonton film kami (http://99cahaya.com/)

Majulah perfilman Indonesia…majulah peradaban bangsa Indonesia.



Salam
Rangga Almahendra
Associate Produser 99Cahaya di Langit Eropa
Anggota LFM-ITB tahun 1998



0 comments:

Posting Komentar

Pencarian

10 Halaman Favorit

  © Blogger template On The Road by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP