powered by Google

Masalah Pertanian di Indonesia

Senin, 10 September 2012


From: Artissa Panjaitan <apanjaitan@gmail.com>
Date: Tue, 11 Sep 2012 00:49:37 +0700
Subject: Re: Bls: [sinergi-ia-itb] Kok, Negara Agraris Impor 65 Persen Kebutuhan Pangan



 
Mas Yayak,

Sejarah pertanian itu sebenarnya bisa kita mulai dari membandingkan zaman kerajaan Melayu atau Jawa, masuk ke zaman kompeni dan kemudian beberapa fase dalam masa Indonesia yg merdeka. Yang terjadi sblm masa kekuasaan Suharto rasanya hanya bisa dilihat di buku sejarah...;-)

Zaman Soeharto dimulai dari masa Indonesia mengatasi inflasi super dengan mengandalkan pinjaman IGGI yg ditujukan utk menekan inflasi dan swa-sembada pangan. Upaya menekan inflasi diterjemahkan pada parameter utama harga pangan. Jadilah harga pangan yang "sengaja" dibuat murah. Di sisi lain, digerakkan industrialisasi (+ pendidikan) di kota dengan gaji yg lebih menarik daripada jadi petani. Orang2 desa terdorong menjual tanah utk biaya pendidikan dan pindah ke kota, kan? Petani yg di desa semakin tertinggal dari sisi penghasilan dan kemudian termarjinalkan dalam kelas sosial...

Kakek sy seorang petani di zaman Belande sampai zaman Soekarno, yg menyekolahkan 5 anaknya... Bapak sy masih sempat ngangon kebo alias kata lae ITb: marmahan horbo ;-).
Ada kemiripan dengan kebanyakan alumni ITB angkatan 70 - 80an? (hihihi)

Selebihnya... kita jalan2 saja ke Bogor dan Malang (atau Jember).

Salam,
Artissa Panjaitan, MS'83.


2012/9/10 CHPStar <chp109@yahoo.com>
 

Bung Artissa,

saya ingin bertanya serius, perlukah kita mengundang dan mendengar langsung dari petani tradisional tentang suka duka menjadi petani atau kelebihan kekurangan pertanian tradisional semenjak Bung Karno mengembangkan krawang misalnya? atau bagaimana Jawa Timur pernah menjadi lumbung padi? atau mengapa sistem koperasi subak menghilang? Bukankah petani juga merangkap jadi gembala kerbau yang tidak ada penurunan aset? KKBI sudah jadi nama suatu gedung besar dekat jembatan semanggi. Terakhir juga bertanya atau berkunjung ke IPB atau PTP Jawa Timur dan lain. Maklum lah saya cuma warga ITB perlu belajar sejarah hehehe

Salam Koperasi IA ITB 2012



0 comments:

Poskan Komentar

Share it

Pencarian

Memuat...

10 Halaman Favorit

  © Blogger template On The Road by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP