powered by Google

Mbah Rono jadi bintang iklan untuk Yogyakarta

Sabtu, 24 Desember 2011

Mbah Rono jadi bintang iklan untuk Yogyakarta




Mas Das albantani,

Ceritanya cukup panjang, saat krisis Merapi, Oktober 2010, mula2 saya hanya mundur 10 km, agar tdk menarik perhatian yg dpt memancing keresahan, saya menyebutkan nama Desa, dmn Desa Kinahrejo, tempat Alm Mbah Marijan hrs kosong. Jika saya sebut sejak awal mundur 10 km, pasti banyak keributan, krn mereka menganggap, maksimum jangkauan awan saat letusan 2006, hanya 5.5 km dr puncak. Padahal scr scientific, krisis Merapi 2010, 3 x energinya dibanding letusan 1997, 2003 dan 2006. Saya nyatakan Awas 25 Okt pkl 6 pagi, hrs segera mengungsi sejak pkl 1 pagi, letusan terjadi 26 Okt pkl 17:02 WIB. Stlh melihat data2 akan terjadi letusan lbh besar dr 26 Okt 2010, maka 3 Nop 2010, saya minta pengungsi mundur 15 km dr puncak Merapi. 3 Nop letusan Merapi diikuti awanpanas hingga mencapai jarak 9 km dr puncak, ini belum pernah terjadi sbelumnya. Tanggal 4 Nop dayta2 menunjukan akan terjadi letusan lbh besar, maka 4 Nop, pkl 23, saya rekomendasikan mundur 20 km dr puncak, 5 nop 2010, pkl 00:10, Merapi meletus hebat, belum pernah dlm sejarah letusan Merapi awanpanas nya mencapai 15 km dr puncak.


Pertanyaan knp saya tdk ambil resiko saat menyatakan Awas Merapi, 25 Okt 2010, tdk ambil radius aman 15 km saja. Memang tdk ada yg saya kasih tahu, baik ahli maupun siapapun, saya takut ember, jika ahli2 saya kepepet ditanya wartawan, akan crita macam2, jika x maka mundur 15 km, jika y mundur 20 km. Itu hanya strategi dan hanya dlm otak saya. Saay saya ditanya knp tdk mundur 15 km sejak awal, saya jawab stlh Merapi reda. Yogya kota touristik, kota pelajar, yg nota bene, keluarganya di luar Yogya, jika saya langsung ambil radius aman 15 km, maka pelajar, mahasiswa dan turis/orang raker dll akan meninggalkan Yogya. Sama saja saya bunuh Yogya. Itulah perhitungan saya, dengan harapan, masyarakat yg sdh saya latih sejak 2007 bersama Pemkab 4 Kabupaten skitar Merapi mengikuti rekomendasi yg saya berikan.
Saat Merapi kritis, meletus, hingga pasca letusan, Sri Sultan HB X dan saya bagi tugas, saya nyatakan Yogya aman, Sri Sultan HB X membangkitkan masyarakat untuk bengkit n membangun Yogya kembali.


Saat saya dengar Yogya ditakuti oleh orang tua juga anaknya yg berniat sekolah ke Yogya, jelas saya merasa bertanggungjawab. SMA saya juga di Yogya. Saya tdk rela Yogya sbg kota pelajar, kota budaya dan kota wisata ditakuti oleh orang apa lagi calon pelajar dan mahasiswa, juga wisatawan. Maka saat saya diminta mempromosikan Yogya saya hrs mau, apa lagi saya sbg Anggota Kehormatan PHRI Yogyakarta. Tdk masuk akal, kita hrs takut sekolah, takut mengunjungi Yogya. Ingat Merapi lbh banyak memberi kpd kita, dan Merapi tdk pernah meminta apapun kpd siapapun. Merapi memberi kesuburan lahan di sekitarnya, memberi keindahan, memberikan pasir dan batu untuk membangun gedung yg megah, jalan raya yg mulus, Merapi tdk ingin meminta beras yg pulen, tdk ingin menikmati gedung yg megah, juga Merapi tdk pernah ingin merasakan halusnya jalan raya. Itu semua diberikan oleh Merapi. Knp takut? Hanya kita hrs berani mengembaliakan 'ruang dan waktu" saat merapi sedang menepati janji sedang mencari keseimbangan baru.
Perebut ruang dan waktu dgn dinamikan alam, hanya akan menyengsarakan n membuat bencana.
Saya beriklan ttg Yogyakarta bukan untuk harta atau mencari materi, tapi sebagai bagian tanggungjawab saya dalam bermasyarakat juga pemimpin institusi yg bertanggungjawab dlm mitigasi bencana erupsi gunungapi.
Mohon maaf jawaban ini terlambat, krn email Mas Das Albantani berenang diantara 13 ribu email lainnya yg tdk sempat terbaca.


Demikian saya sampaikan, semoga bermanfaat.
Surono FI 76

Sent from Tlekem Cap Samsung



From: das albantani ;
To: ia-itb@yahoogroups.com ; senyum-itb@yahoogroups.com ;
Subject: [IA-ITB] Mbah rono jd bintang iklan
Sent: Wed, Dec 14, 2011 11:55:20 AM

Wah saya baru liat mbah rono jd bintang iklan utk yogyakarta,
memang trend sekolah di yogya menurun yah mbah sehingga perlu dibuat iklannya?


Di Kampung Kita Jaya. . . !
twitter : @dAsalbantani
Pejuang Eco Village
www.indonesianvillage.com
"Save our World with Design 'n Technology"
new concept : UKe - Umah Kebon untuk papan & pangan yang berkelanjutan

Sent from Galaxy Tab Yahoo! Mail on Android

2 comments:

IA-ITB 24 Desember 2011 pukul 22.31  

Re: [IA-ITB] Mbah rono jd bintang iklan


Baru baca dan terpana 100%... :)

Mbah Rono, jika berkenan, kaderlah para ahli bencana negara ini dengan gayamu yang keren abis.
Teknis yang dalam disertai aspek2 non teknis yang sangat mempertimbangkan banyak hal.

Bangga pisan punya tokoh seperti Mbah Rono.
Mantaaappp...!!!

Salam hormat,
Ganda GM89

IA-ITB 24 Desember 2011 pukul 22.32  

Merapi Hanya Memberi Tidak Pernah Meminta :) - Re: [Senyum-ITB] Re: [IA-ITB] Mbah rono jd bintang iklan



Ruaaaaar biasa Mbah :). Sesuatu banget yah...

Mamang terkesan dengan tulisan "Merapi Hanya Memberi dan Tidak pernah Meminta" ini luar biasa :). Alam memang begitu selalu tunduk pada hukum-2-Nya. Tidak pernah mengeluh tidak pernah menyombongkan diri. Mereka hanya melakukan apa yang memang seharusnya dilakukan dan tentunya kita sebagai sesama Mahluk Ciptaan-Nya harus menjaga kelestarian dan keharmonisan dengan alam.

Gunung teu meunang dilebur, lebak teu meunang diruksak, buyut teu meunang di rempak :).

Pun sapun kaluluhuran :).
Nuhuuuuuns,
Mang Kabayan
www.dkabayan.com
ti urang, ku urang, keur balarea

Posting Komentar

Pencarian

10 Halaman Favorit

  © Blogger template On The Road by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP