Carito nyata Urang Awak di Bandung
Sabtu, 25 Februari 2012
From: "Santri-91"
To: <Senyum-ITB@yahoogroups.com>
Subject: [Senyum-ITB] Kepada urang awak sekalian, moga menghibur
Karya nyata malam minggu ini :D . Ubek sutres dunsanak sadonyo.
Berikut adolah carito nyata, percakapan bahasa indonesia seorang urang minang di perantauan
dengan warga setempat, nama pelaku dan lokasi kejadian dirahasiokan. ;)
1. "Bu, kalo "Kura-Kura" nya dimana?" tanya seorang urang awak kepada ibu
kos-nya. Si ibu kos kaget dan heran. "Kura-kura kok di kamar?" tanya si ibu kos
bingung. Setelah dijelaskan, maksudnya adalah Gembok. :))
*Karena di minang, "Gembok" itu disebut "Kuro-Kuro" alias Kura-kura kalo dipaksa
jd Indonesia. Hehehe
2. "Bik, nanti beli kerupuknya yang "Berderuk" ya," pesan seorang urang awak ke
si bibik yg mau ke pasar. Si bibik bingung maksudnya apa. Setelah dijelaskan,
maksudnya "Garing" alias Crunchy
*kalo makanan yg Garing/Crunchy di minang disebut "Badaruak". Kalo diterjemahkan
paksa jadi "Berderuk" Ahaaay haha
3. "Bik, mahal sekali itu belanjanya,"protes seorang minang ke si bibik yg baru
pulang dari pasar. "Ada bibik "Harga" belanja tadi?"tanya sang urang minang. Si
bibik bingung sekali, apa maksudnya. Setelah dijelaskan sedemikian rupa,
akhirnya si bibik mengerti, maksudnya "Ditawar".
*kalo menawar barang itu di minang dipake kata "Di Ago" yang kalo dipaksa
dijadikan bahasa Indonesia jadi "Diharga". "Tawar" ="Ago", dan kalo bahasa
Indonesia jadi Harga. :)) memang bikin fresh deh cerita2x nyata ini.
Selamat malam minggu teman2x. Jangan tertawa terlalu terpingkal2x, nanti
"Menjabir" air liur teman2x sekalian nanti.
Macam "Koncat" saja tertawa sambil meloncat2x begitu :p :p
Sy ;) Read more...